Tak puas, manajemen Sriwijaya FC coret pemain asing
Senin, 07 Januari 2013 - 23:01 WIB
Tak puas, manajemen Sriwijaya FC coret pemain asing
A
A
A
Sindonews.com - Sikap manajemen Sriwijaya FC (SFC) untuk mendepak satu atau dua pemain asing yang ada saat ini, benar-benar akan terjadi. Karena manajemen telah menetapkan, sebelum tanggal 18 Januari nanti semua pemain yang diincar harus sudah teken kontrak.
Memang, hingga saat ini PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku manajemen SFC belum membocorkan siapa-siapa legiun asing yang bakal diputuskan kontraknya. Apakah Erick Weeks Lewis, Boakay Eddy Foday, atau Ali Khadaffi. Namun, manajemen menyatakan akan menambah 4 pemain, dengan komposisi dua pemain asing dan dua pemain lokal yang memiliki kualitas.
''Hasil dari rapat evaluasi kemarin, SFC masih membutuh 4 pemain yang memiliki kualitas. Dua pemain khusus asing dan dua pemain lagi untuk pemain lokal dan semoga, kami sudah mendapatkan pemain tersebut sebelum tanggal 18 (Januari) nanti,” ungkap Direktur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainuddin.
Hendri Zainuddin sendiri pernah menyatakan bahwa Laskar Wong Kuito-julukan SFC, masih mencari pemain yang beroperasi dilini depan. Kalaupun manajemen tidak bisa mendapatkan pemain asing dari daratan asia, maka mereka akan mencari pemain asing non Asia. Hanya saja manajemen harus lebih selektif jika nantinya akan mendatangkan pemain asing baru tersebut.
Pasalnya, manajemen juga harus menanggung semua konsekuensi, seandainya mereka memutuskan kontrak di tengah jalan ke salah satu pemain asing yang ada.
''Ketiga pemain tersebut masih terus dipertimbangkan manajemen. Namun kalau kami ingin mencari pemain baru, harus memiliki kualitas di atas ketiga pemain itu. Terus terang manajemen punya pemikiran untuk mengambil pemain non Asia, artinya ada beberapa pemain yang akan diganti, apakah itu Erick Weeks, Foday, ataupun Ali Khadaffi,” katanya.
Hendri juga menyampaikan, niatan manajemen untuk mencari pemain asing tersebut, terus disambut agen-agen pemain. Sejauh ini, dia mengakui sudah ada beberapa agen pemain yang telah menawarkan pemain asing kepada manajemen SFC.
''Sudah ada beberapa agen yang telah menawarkan pemain (asing), tapi kami juga tetap akan mencari pemain. terus terang, saat ini dalam tubuh SFC masih ada dua posisi yang masih lemah, yakni di posisi bek kanan dan striker. Bek kanan kan sudah dapat Fandy Mochtar, tapi striker belum,” tandasnya lagi.
Sementara manajer SFC, Robert Heri menuturkan, saat ini pihaknya masih terus berupaya untuk menghadirkan kejutan-kejutan untuk publik sepak bola Sumsel. Selain akan mendatangkan pemain-pemain baru, untuk misi mempertahankan gelar juara. Pihaknya juga akan mencarikan seluruh penggawa SFC bapak angkat. Satu pemain satu bapak angkat.
''SFC kan sudah tidak lagi menggunakan dana dari APBD, jadi manajemen harus mencari dana dan bekerja dengan cerdas. Kami akan cari pemain lagi agar perfroma SFC lebih baik dari yang diinginkan pendukung setia. Kami juga akan berusaha carikan setiap pemain ini bapak angkat dari sebuah perusahaan BUMN maupun swasta yang ada di Sumsel. Musim ini bahkan sejak musim lalu, klub kita lepas dari APBD dan ini akan menjadi tahun terberat bagi saya untuk dapat merealisasikan niat saya ini,” jelasnya.
Memang, hingga saat ini PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku manajemen SFC belum membocorkan siapa-siapa legiun asing yang bakal diputuskan kontraknya. Apakah Erick Weeks Lewis, Boakay Eddy Foday, atau Ali Khadaffi. Namun, manajemen menyatakan akan menambah 4 pemain, dengan komposisi dua pemain asing dan dua pemain lokal yang memiliki kualitas.
''Hasil dari rapat evaluasi kemarin, SFC masih membutuh 4 pemain yang memiliki kualitas. Dua pemain khusus asing dan dua pemain lagi untuk pemain lokal dan semoga, kami sudah mendapatkan pemain tersebut sebelum tanggal 18 (Januari) nanti,” ungkap Direktur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainuddin.
Hendri Zainuddin sendiri pernah menyatakan bahwa Laskar Wong Kuito-julukan SFC, masih mencari pemain yang beroperasi dilini depan. Kalaupun manajemen tidak bisa mendapatkan pemain asing dari daratan asia, maka mereka akan mencari pemain asing non Asia. Hanya saja manajemen harus lebih selektif jika nantinya akan mendatangkan pemain asing baru tersebut.
Pasalnya, manajemen juga harus menanggung semua konsekuensi, seandainya mereka memutuskan kontrak di tengah jalan ke salah satu pemain asing yang ada.
''Ketiga pemain tersebut masih terus dipertimbangkan manajemen. Namun kalau kami ingin mencari pemain baru, harus memiliki kualitas di atas ketiga pemain itu. Terus terang manajemen punya pemikiran untuk mengambil pemain non Asia, artinya ada beberapa pemain yang akan diganti, apakah itu Erick Weeks, Foday, ataupun Ali Khadaffi,” katanya.
Hendri juga menyampaikan, niatan manajemen untuk mencari pemain asing tersebut, terus disambut agen-agen pemain. Sejauh ini, dia mengakui sudah ada beberapa agen pemain yang telah menawarkan pemain asing kepada manajemen SFC.
''Sudah ada beberapa agen yang telah menawarkan pemain (asing), tapi kami juga tetap akan mencari pemain. terus terang, saat ini dalam tubuh SFC masih ada dua posisi yang masih lemah, yakni di posisi bek kanan dan striker. Bek kanan kan sudah dapat Fandy Mochtar, tapi striker belum,” tandasnya lagi.
Sementara manajer SFC, Robert Heri menuturkan, saat ini pihaknya masih terus berupaya untuk menghadirkan kejutan-kejutan untuk publik sepak bola Sumsel. Selain akan mendatangkan pemain-pemain baru, untuk misi mempertahankan gelar juara. Pihaknya juga akan mencarikan seluruh penggawa SFC bapak angkat. Satu pemain satu bapak angkat.
''SFC kan sudah tidak lagi menggunakan dana dari APBD, jadi manajemen harus mencari dana dan bekerja dengan cerdas. Kami akan cari pemain lagi agar perfroma SFC lebih baik dari yang diinginkan pendukung setia. Kami juga akan berusaha carikan setiap pemain ini bapak angkat dari sebuah perusahaan BUMN maupun swasta yang ada di Sumsel. Musim ini bahkan sejak musim lalu, klub kita lepas dari APBD dan ini akan menjadi tahun terberat bagi saya untuk dapat merealisasikan niat saya ini,” jelasnya.
(aww)