Messi nyaris berseragam PSV Eindhoven
Kamis, 10 Januari 2013 - 21:18 WIB
Messi nyaris berseragam PSV Eindhoven
A
A
A
Sindonews.com – Bintang Barcelona Lionel Messi ternyata nyaris berkostum PSV Eindhoven pada musim panas 2005. Kabar itu diungkapkan oleh mantan Direktur PSV Rob Westerhof.
Pada saat itu, Westerhof mengaku memiliki hubungan yang cukup dekat dengan Presiden Barcelona saat itu Joan Laporta. Saat keduanya melakukan pertemuan Laporta menawarkan Messi dengan statatus pinjaman kepada Westerhof. Messi saat itu tengah mengjalani debutnya bersama Barcelona.
"Kita bicara tentang musim semi 2005. Saya punya hubungan yang cukup baik dengan Presiden Barcelona Joan Laporta dan dia mendekati saya selama pertemuan itu," ungkap Westerhof seperti dikutip goal, Kamis (10/1/2013)
"Dia mengatakan kepada saya mereka punya pemain muda yang sukses disebut Messi, dan mereka ingin meminjamkannya kepada kami. PSV pada saat itu.memiliki reputasi yang cukup baik karena berhasil menangkan gelar liga dan mencapai semi final Liga Champions,” tambahnya.
Namun, proses negosiasi Messi ke PSV gagal. Pasalnya, pihak Barcelona tiba-tiba membatalkan negosiasi tersebut. Padahal awalnya manajemen Barca setuju untuk melepas pemian asal Argentina itu. Namun, salah seorang anggota staf teknis tak menyetujui jika Messi dipinjamkan. Penentangan tersebut berbuntut batalnya transfer Messi.
"Kami mendiskusikannya dalam klub dan semua orang mendukung langkah itu. Kami tahu bahwa dia adalah pemain yang sangat baik dan tidak ada masalah bagi kita. Kami sangat antusias tentang penandatanganan Messi," ucapnya
"Tapi ketika kami kemudian ingin melakukan negosiasi, Laporta menelepon saya. Dia mengatakan kepada saya staf teknis menentang transfer tersebut,” pungkasnya.
Pada saat itu, Westerhof mengaku memiliki hubungan yang cukup dekat dengan Presiden Barcelona saat itu Joan Laporta. Saat keduanya melakukan pertemuan Laporta menawarkan Messi dengan statatus pinjaman kepada Westerhof. Messi saat itu tengah mengjalani debutnya bersama Barcelona.
"Kita bicara tentang musim semi 2005. Saya punya hubungan yang cukup baik dengan Presiden Barcelona Joan Laporta dan dia mendekati saya selama pertemuan itu," ungkap Westerhof seperti dikutip goal, Kamis (10/1/2013)
"Dia mengatakan kepada saya mereka punya pemain muda yang sukses disebut Messi, dan mereka ingin meminjamkannya kepada kami. PSV pada saat itu.memiliki reputasi yang cukup baik karena berhasil menangkan gelar liga dan mencapai semi final Liga Champions,” tambahnya.
Namun, proses negosiasi Messi ke PSV gagal. Pasalnya, pihak Barcelona tiba-tiba membatalkan negosiasi tersebut. Padahal awalnya manajemen Barca setuju untuk melepas pemian asal Argentina itu. Namun, salah seorang anggota staf teknis tak menyetujui jika Messi dipinjamkan. Penentangan tersebut berbuntut batalnya transfer Messi.
"Kami mendiskusikannya dalam klub dan semua orang mendukung langkah itu. Kami tahu bahwa dia adalah pemain yang sangat baik dan tidak ada masalah bagi kita. Kami sangat antusias tentang penandatanganan Messi," ucapnya
"Tapi ketika kami kemudian ingin melakukan negosiasi, Laporta menelepon saya. Dia mengatakan kepada saya staf teknis menentang transfer tersebut,” pungkasnya.
(aww)