Inilah alasan Guardiola, ogah ke Chelsea
Sabtu, 19 Januari 2013 - 10:27 WIB
Inilah alasan Guardiola, ogah ke Chelsea
A
A
A
Sindonews.com - Pep Guardiola telah menentukan pilihan untuk melatih Bayern Munchen musim depan. Hal itu memang sangat menejutkan pasalnya banyak klub-klub Besar termasuk Chelsea yang bersedia memberinya gaji fantastis, mantan arsitek Barcelona itu enggan ke Stamford Bridge.
Ternyata, juru racik strategi asal Spanyol tersebut, merasa tak nyaman dengan kebijakan Roman Abramovich selaku pemilik klub asal London itu, yang terlalu mudah memecat pelatih.
Hal itu diungkapkan oleh Ray Wilkins yang pernah menjadi asisten pelatih The Blues dan merasakan pahitnya dipecat, di era kepelatihan Carlo Ancelotti, musim kompetisi 2009/10.
"Setiap pelatih yang menerima pekerjaan di Chelsea, tahu pasti apa yang akan dihadapinya. Memang gaji yang didapat sangat tinggi. Tapi, mereka harus siap kehilangan jabatan setiap saat," ucap Wilkins, seperti dilansir The BBCSPORT, Sabtu (19/1/2013).
"Guardiola pun telah melakukan pertimbangan, makanya ia tak ingin mengalami situasi seperti itu (pemecatan mendadak)," seru pria Inggris itu.
Sementara itu, Agen dari Josep 'Pep' Guardiola, Josep Maria Orobitg, membocorkan alasan mantan pelatih Barcelona itu memilih raksasa Bundesliga Bayern Muenchen sebagai pelabuhan barunya. Menurut Orobitg, kesepakatan tersebut telah dilakukan Guardiola pada Desember lalu dengan durasi kontrak selama tiga tahun.
"Kami telah menolak beberapa tawaran. Klub ini bukanlah tim yang menawarkan uang paling banyak. Klub ini dipilih karena organisasi, potensi yang ia lihat serta para pemainnya," kata agen Guardiola itu seperti dilansir Football-Espana.
"Telah ada beberapa tawaran dari klub lain, sementara itu tetap Guardiola menunggu. Ia telah keliling dunia untuk melakukan pertemuan seperti yang telah diberitakan, hal itu tidak benar. Ia menandatangani kesepakatan tersebut saat Natal. Saya tidak ingat kapan tepat, tapi sekitar tanggal 20 Desember," sambungnya.
"Klub itu sangat profesional dan dijalankan dengan sangat baik, dengan filosofi yang sama seperti Barcelona. Jadi mereka akan mengerti apa yang akan dilakukan oleh Pep," terangnya.
"Saya tidak tahu kenapa mereka mengumumkan hal itu sekarang. Isu tentang kebocoran saya rasa merupakan hal bohong. Mereka ingin membuat keputusan tentang mendapatkan Guardiola hari ini. Ketika banyak orang sudah tidak sabar lagi, mereka juga harus mencari sponsor. Mereka (Bayern) sangat serius tentang hal ini," tutupnya.
Ternyata, juru racik strategi asal Spanyol tersebut, merasa tak nyaman dengan kebijakan Roman Abramovich selaku pemilik klub asal London itu, yang terlalu mudah memecat pelatih.
Hal itu diungkapkan oleh Ray Wilkins yang pernah menjadi asisten pelatih The Blues dan merasakan pahitnya dipecat, di era kepelatihan Carlo Ancelotti, musim kompetisi 2009/10.
"Setiap pelatih yang menerima pekerjaan di Chelsea, tahu pasti apa yang akan dihadapinya. Memang gaji yang didapat sangat tinggi. Tapi, mereka harus siap kehilangan jabatan setiap saat," ucap Wilkins, seperti dilansir The BBCSPORT, Sabtu (19/1/2013).
"Guardiola pun telah melakukan pertimbangan, makanya ia tak ingin mengalami situasi seperti itu (pemecatan mendadak)," seru pria Inggris itu.
Sementara itu, Agen dari Josep 'Pep' Guardiola, Josep Maria Orobitg, membocorkan alasan mantan pelatih Barcelona itu memilih raksasa Bundesliga Bayern Muenchen sebagai pelabuhan barunya. Menurut Orobitg, kesepakatan tersebut telah dilakukan Guardiola pada Desember lalu dengan durasi kontrak selama tiga tahun.
"Kami telah menolak beberapa tawaran. Klub ini bukanlah tim yang menawarkan uang paling banyak. Klub ini dipilih karena organisasi, potensi yang ia lihat serta para pemainnya," kata agen Guardiola itu seperti dilansir Football-Espana.
"Telah ada beberapa tawaran dari klub lain, sementara itu tetap Guardiola menunggu. Ia telah keliling dunia untuk melakukan pertemuan seperti yang telah diberitakan, hal itu tidak benar. Ia menandatangani kesepakatan tersebut saat Natal. Saya tidak ingat kapan tepat, tapi sekitar tanggal 20 Desember," sambungnya.
"Klub itu sangat profesional dan dijalankan dengan sangat baik, dengan filosofi yang sama seperti Barcelona. Jadi mereka akan mengerti apa yang akan dilakukan oleh Pep," terangnya.
"Saya tidak tahu kenapa mereka mengumumkan hal itu sekarang. Isu tentang kebocoran saya rasa merupakan hal bohong. Mereka ingin membuat keputusan tentang mendapatkan Guardiola hari ini. Ketika banyak orang sudah tidak sabar lagi, mereka juga harus mencari sponsor. Mereka (Bayern) sangat serius tentang hal ini," tutupnya.
(wbs)