Dengar prestasi Federer, Tomic sudah gentar

Sabtu, 19 Januari 2013 - 23:18 WIB
Dengar prestasi Federer,...
Dengar prestasi Federer, Tomic sudah gentar
A A A
Sindonews.com - Setelah dikalahkan oleh unggulan kedua, Roger Federer, di babak ketiga Australia Terbuka, petenis tuan rumah Bernard Tomic mengakui bahwa dirinya sudah gentar dengan reputasi Roger Federer di dunia tenis profesional terutama di grand slam Australia Terbuka.

Terlepas dari kenyataan bahwa ia memiliki pendukung yang lebih banyak di belakangnya di Melbourne, petenis berusia 20 tahun itu hasilnya kalah 6-3, 6-4, 6-1 dari mantan peringkat satu dunia.

Berkaca pada pertandingan tersebut, Tomic mengungkapkan bahwa dirinya tidak bisa menghalangi laju prestasi Federer. "Saya sampai di sana dan saya mulai berpikir setelah mereka menyebutkan semua keunggulannya di grand slam," kata Tomic, setelah permainan, Sabtu (19/1).

"Juara Wimbledon tujuh kali, lima kali juara AS Terbuka. Lalu aku bergumam, 'Oh omong kosong, itu adalah Roger'."

"Saya mencoba untuk menghadang siapa saja yang ada di sisi lain dari net, tapi tidak bisa cukup melakukannya setelah pengumuman itu," pungkas petenis peringkat 43 dunia itu.
(nug)
Berita Terkini
Angka 7 Tak Lagi Bersahabat...
Angka 7 Tak Lagi Bersahabat dengan Cristiano Ronaldo
21 menit yang lalu
6 Tim Lolos ke Perempat...
6 Tim Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026: Argentina Menyusul atau Tersingkir?
54 menit yang lalu
Amerika Serikat Tersingkir,...
Amerika Serikat Tersingkir, Belgia Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Ronaldo: Portugal Belum...
Ronaldo: Portugal Belum Menang Apa Pun Sebelum Saya, Euro 2016 Setara Piala Dunia
2 jam yang lalu
Folarin Balogun Jadi...
Folarin Balogun Jadi Starter, Amerika Serikat Tertinggal dari Belgia 1-2 di Babak Pertama
3 jam yang lalu
Kontroversi Balogun...
Kontroversi Balogun Berlanjut, Politikus Inggris Desak FIFA Cabut Skorsing Quansah
3 jam yang lalu
Infografis
3 Penyebab Para Jenderal...
3 Penyebab Para Jenderal Israel Sudah Tak Ingin Serang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved