Kena sanksi tolak timnas, pemain Persib tenang
Selasa, 22 Januari 2013 - 14:16 WIB
Kena sanksi tolak timnas, pemain Persib tenang
A
A
A
Sindonews.com - Tiga pemain Persib Bandung, I Made Wirawan, Atep dan M. Ridwan dijatuhi sanksi larangan bermain selama 6 bulan plus denda Rp 100 juta oleh PSSI karena dinilai menolak panggilan memperkuat tim nasional Indonesia.
Ketiga pilar Maung Bandung tersebut, termasuk dalam daftar 23 pemain yang dikenai sanksi oleh PSSI. Namun, Atep dan I Made menganggap keputusan tersebut tidak adil dan salah sasaran, sebab yang seharusnya dikenai sanksi adalah pihak klub.
Menurut Atep di negara manapun, secara personal seorang pemain dibenarkan dan berhak tidak membela negaranya. Seperti yang dilakukan Park Ji Sung saat ia memutuskan mundur dari tim nasional Korea Selatan pada tahun 2011 silam. Meski kala itu, Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) menyatakan jika tenaga Park masih dibutuhkan timnas. Namun, KFA tidak sampai menjatuhkan sanksi kepada eks pemain Manchester United tersebut, kendati Park masih tetap melanjutkan karir sepak bola profesionalnya.
"Saya kiri hukuman kepada pemain kurang tepat. Sebab pemain dalam kondisi dan situasi harus tunduk pada aturan klub. Soal pemanggilan timnas itu kan seharusnya jadi urusan antara pihak manajemen dengan timnas itu sendiri. Jadi kalau pemain itu, ya tergantung kebijakan klub," ucap Atep, Selasa (22/1/2013).
Hal senada diungkapkan kiper I Made Wirawan. Menurut pemain kelahiran Gianyar, Bali tersebut. Ia menyerahkan sepenuhnya persoalaan pemanggilan timnas terhadap dirinya kepada manajemen. "Saya belum bisa berkomentar lebih jauh. Semuanya saya serahkan kepada manajemen," tegas I Made.
Komisi Disiplin (Komdis) telah PSSI merilis 23 daftar pemain yang divonis sanksi larangan bertanding selama enam bulan dan denda Rp 100 juta. Ke-23 pemain tersebut dianggap terbukti menolak panggilan tim nasional yang tengah bersiap menghadapi Kualifikasi Piala Asia 2015.
Berikut 23 pemain yang diumumkan Komdis PSSI mendapatkan sanksi: Boaz Solossa, Richardo Salampessy, Patrich Wanggai, Immanuel Wanggai, Ian Louis Kabes, Lukas Mandowen, Ortizan Solossa, I Made Wirawan, Atep, M. Ridwan, Tantan, Zulkifli Syukur, Ahmad Bustomi, M. Roby, Jailani Sibi, Ronal Setmop, Busari, Fachrudin Wahyudin, Samsul Arif, Victor Igbonefo, Greg Nwokolo, dan dua pemain Arema IPL Irfan Raditya serta Aji Saka.
Ketiga pilar Maung Bandung tersebut, termasuk dalam daftar 23 pemain yang dikenai sanksi oleh PSSI. Namun, Atep dan I Made menganggap keputusan tersebut tidak adil dan salah sasaran, sebab yang seharusnya dikenai sanksi adalah pihak klub.
Menurut Atep di negara manapun, secara personal seorang pemain dibenarkan dan berhak tidak membela negaranya. Seperti yang dilakukan Park Ji Sung saat ia memutuskan mundur dari tim nasional Korea Selatan pada tahun 2011 silam. Meski kala itu, Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) menyatakan jika tenaga Park masih dibutuhkan timnas. Namun, KFA tidak sampai menjatuhkan sanksi kepada eks pemain Manchester United tersebut, kendati Park masih tetap melanjutkan karir sepak bola profesionalnya.
"Saya kiri hukuman kepada pemain kurang tepat. Sebab pemain dalam kondisi dan situasi harus tunduk pada aturan klub. Soal pemanggilan timnas itu kan seharusnya jadi urusan antara pihak manajemen dengan timnas itu sendiri. Jadi kalau pemain itu, ya tergantung kebijakan klub," ucap Atep, Selasa (22/1/2013).
Hal senada diungkapkan kiper I Made Wirawan. Menurut pemain kelahiran Gianyar, Bali tersebut. Ia menyerahkan sepenuhnya persoalaan pemanggilan timnas terhadap dirinya kepada manajemen. "Saya belum bisa berkomentar lebih jauh. Semuanya saya serahkan kepada manajemen," tegas I Made.
Komisi Disiplin (Komdis) telah PSSI merilis 23 daftar pemain yang divonis sanksi larangan bertanding selama enam bulan dan denda Rp 100 juta. Ke-23 pemain tersebut dianggap terbukti menolak panggilan tim nasional yang tengah bersiap menghadapi Kualifikasi Piala Asia 2015.
Berikut 23 pemain yang diumumkan Komdis PSSI mendapatkan sanksi: Boaz Solossa, Richardo Salampessy, Patrich Wanggai, Immanuel Wanggai, Ian Louis Kabes, Lukas Mandowen, Ortizan Solossa, I Made Wirawan, Atep, M. Ridwan, Tantan, Zulkifli Syukur, Ahmad Bustomi, M. Roby, Jailani Sibi, Ronal Setmop, Busari, Fachrudin Wahyudin, Samsul Arif, Victor Igbonefo, Greg Nwokolo, dan dua pemain Arema IPL Irfan Raditya serta Aji Saka.
(akr)