Demam panggung, striker PSIS kurang garang

Senin, 28 Januari 2013 - 16:51 WIB
Demam panggung, striker...
Demam panggung, striker PSIS kurang garang
A A A
Sindonews.com - Kemenangan tipis 1-0 yang diraih PSIS Semarang atas PSCS Cilacap di laga pembuka Divisi Utama Liga Indonesia, di Stadion Jatidiri, Semarang (27/1), melegakan. Kendati memperoleh kemenangan, bukan berarti permainan anak-anak asuh Firmandoyo sempurna.

Lagi-lagi masalah finisihing masih menjadi momok bagi Iswandi Da'i Dkk. Bomber asal Belanda Emile Linkers, yang diharapkan mampu mempertajam lini depan klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar ini belum mampu tampil maksimal.

Pada laga perdana Divisi Utama LI tersebut, penyerang asal Belanda itu tampil sangat berhati-hati den terkesan belum mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Beruntung, kurang maksimalnya penampilan Linkers, terselamatkan, oleh gol bunuh diri yang dilakukan oleh pemain belakang PSCS Arif Sarifudin. Arif yang berusaha menghalau bola dari Linkers jutru masuk ke gawang.

Jajaran pelatih mengaku belum puas dengan performa para pemain. Menurut Pelatih Firmandoyo para pemain mengalami demam panggung pada partai pembuka tersebut.

Selain itu, koordinasi lini tengah dan depan belum berjalan dengan baik. Pada pertandingan melawan PSCS Cilacap Minggu (27/1) sore terlihat empat geladang yakni M.Irfan, Saiful Amar, Iswandi Dai dan Rizky Yulian bermain terlalu dalam. Hal ini menyebabkan suplai bola terhadap Emile Linkers dan Imral Usman sangat minim. Alhasil sangat sedikt peluang yang tercipta di laga tersebut.

"Anak-anak masih demam panggung. Terlihat pada babak pertama kemarin, kita kalah penguasaan bola," Firmandoyo.

Dengan hasil tersebut, akan ada evaluasi menyeluruh untuk menghadapi laga selanjutnya, terutama untuk penyelesaian akhir dan pembenahan mental pemain. PSIS memiliki waktu lebih lama untuk melakukan pembenahan, sebelum laga kedua melawan Persikad Depok, yang akan dilakukan pada 9 Februari mendatang. Pada laga itu PSIS menjadi tim tamu.

Dengan sisa waktu yang ada akan digunakan untuk mempersiapkan tim, terutama masalah masih tumpulnya lini depan. Iswandi Da'i Dkk akan digembleng mental bertandingnya, mengingat tim yang bakal dihadapi di laga kedua bermain di kandang lawan.

"Kita diuntungkan dengan jeda pertandingan cukup lama, sehingga bisa mempersiapkan tim lebih matang," ujarnya.

Sementara itu, Manajer Tim PSIS Semarang, Setyo Agung Nugroho mengaku, kemenangan dipartai perdana melawan PSCS menjadi bekal penting untuk timnya menghadapi laga berikutnya. "Kami harap anak-anak tidak puas, perjalanan masih panjang dan tentunya akan semakin berat," ujarnya.

Dia mengkau, juga mengapresiasi antusias dari pendukung PSIS yang memenuhi stadion Jatidiri pada laga perdana tersebut."Dukungan yang begitu besar dari masyarakat, semakin memotifasi kami untuk terus memberikan kemenangan kepada publik Semarang," tandasnya
(aww)
Berita Terkait
Ultah ke-88, PSIS Bagikan...
Ultah ke-88, PSIS Bagikan Paket Sembako ke Panser Biru dan Snex
Dinyatakan Negatif COVID-19,...
Dinyatakan Negatif COVID-19, Jandia Gabung Latihan PSIS
CEO PSIS Semarang Maklum...
CEO PSIS Semarang Maklum Renovasi Stadion Jatidiri Dihentikan
Liga 1 Berhenti Akibat...
Liga 1 Berhenti Akibat Corona, Pemain PSIS Jualan Pakaian
Direksi-Komisaris Baru...
Direksi-Komisaris Baru PT LIB, PSIS : Jangan Untuk Main-Main!
Skuad Mahesa Jenar Langsung...
Skuad Mahesa Jenar Langsung Tancap Gas di Awal Pekan
Berita Terkini
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
3 jam yang lalu
Timnas Indonesia Sikat...
Timnas Indonesia Sikat Oman 2-0 di Babak Pertama FIFA Matchday
4 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Kalahkan Ana/Trias, Rachel/Febi ke Semifinal
5 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Tiwi/Fadia Gugur di Perempat Final
5 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
6 jam yang lalu
Timnas Indonesia dan...
Timnas Indonesia dan Oman Tiba, Lautan Suporter Padati Stadion GBK
6 jam yang lalu
Infografis
Jumlah Dokter di Indonesia...
Jumlah Dokter di Indonesia Kurang dan Tidak Merata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved