Jalan juara Hewitt melalui jalur terjal
Rabu, 13 Februari 2013 - 18:04 WIB
Jalan juara Hewitt melalui jalur terjal
A
A
A
Sindonews.com - Mantan petenis nomor satu dunia, Lleyton Hewitt, memburu tambahan gelar setelah hampir tiga tahun tak pernah lagi mengangkat trofi. Harapan kembali menjadi juara terbuka ketika petenis Australia tersebut mencapai putaran kedua SAP Terbuka dengan kemenangan 3-6, 6-4, 7-6 (4) atas Blaz Kavcic.
"Ada banyak perubahan momentum sepanjang pertandingan," kata pria berusia 31 tahun itu, yang kali terakhir memenangkan gelar di lapangan keras tujuh tahun yang lalu. "Kavcic merupakan lawan tangguh di luar sana. Dia memiliki awal yang cukup baik di tahun ini juga. Itu tidak mudah. Pada akhirnya, saya senang bisa melaluinya. Saya harus berjuang sangat keras."
Hewitt pernah meraih kemenangan di turnamen ini pada tahun 2002 dan 2006 ketika menembus babak final. "Kau selalu menikmati saat datang kembali ke tempat di mana Anda pernah meraih sukses dengan baik," tuturnya, seperti dikutip New York Times, Rabu (13/2).
Namun, pada dasarnya turnamen San Jose, Amerika Serikat, ini bukan menjadi satu-satunya tujuan utama Hewitt. Pasalnya, ia masih mengincar gelar grand slam dan Piala Davis. "Fokus utama saya saat ini adalah Piala Davis dan Grand Slam di panggung karir saya. Tapi saya ingin mempersiapkan sebaik mungkin untuk turnamen besar, saya selalu memberikan 100 persen, tidak peduli saya memainkan turnamen apa."
Peluang Hewitt di SAP Terbuka sudah harus menemui jalan terjal. Petenis yang kini tercecer di peringkat 112 dunia itu sudah harus bertemu dengan unggulan ketiga Sam Querrey dari AS.
"Ada banyak perubahan momentum sepanjang pertandingan," kata pria berusia 31 tahun itu, yang kali terakhir memenangkan gelar di lapangan keras tujuh tahun yang lalu. "Kavcic merupakan lawan tangguh di luar sana. Dia memiliki awal yang cukup baik di tahun ini juga. Itu tidak mudah. Pada akhirnya, saya senang bisa melaluinya. Saya harus berjuang sangat keras."
Hewitt pernah meraih kemenangan di turnamen ini pada tahun 2002 dan 2006 ketika menembus babak final. "Kau selalu menikmati saat datang kembali ke tempat di mana Anda pernah meraih sukses dengan baik," tuturnya, seperti dikutip New York Times, Rabu (13/2).
Namun, pada dasarnya turnamen San Jose, Amerika Serikat, ini bukan menjadi satu-satunya tujuan utama Hewitt. Pasalnya, ia masih mengincar gelar grand slam dan Piala Davis. "Fokus utama saya saat ini adalah Piala Davis dan Grand Slam di panggung karir saya. Tapi saya ingin mempersiapkan sebaik mungkin untuk turnamen besar, saya selalu memberikan 100 persen, tidak peduli saya memainkan turnamen apa."
Peluang Hewitt di SAP Terbuka sudah harus menemui jalan terjal. Petenis yang kini tercecer di peringkat 112 dunia itu sudah harus bertemu dengan unggulan ketiga Sam Querrey dari AS.
(nug)