Barcelona akui tolak perubahan jadwal El Clasico
Kamis, 14 Februari 2013 - 07:59 WIB
Barcelona akui tolak perubahan jadwal El Clasico
A
A
A
Sindonews.com - Real Madrid mengajukan proposal kepada operator Liga Spanyol (LFP) untuk mengajukan jadwal El Clasico dalam ajang La Liga yang kemudian diteruskan ke Barcelona.
Los Blancos meminta laga dimajukan pada Jumat (1/3) karena agar memiliki waktu yang cukup sebelum berlaga di leg kedua 16 besar Liga Champions melawan Manchester United di Old Trafford.
Namun sayangnya, permintaan itu tidak dikabulkan oleh LFp, dan jadwal pertandingan tetap digelar seperti jadwal semula. LFP tidak memberikan alasan yang jelas soal penolakan tersebut. Tapi kabarnya, pihak lawan menagku bertanggung jawab atas penolakan tersebut.
Melalui juru bicara klub, Toni Freixa menjelaskan soal penolakan yang dilakukan oleh El Barca. Pihka klub pun memahami keinginan Madrid. Namun, mereka enggan bermain di hari Jumat.
"Kami memang sudah menerima permintaan mereka, tapi kami tidak mau bermain di hari Jumat. Kami merasa hari Sabtu merupakan hari yang tepat mengingat situasi yang dialami Madrid. Permintaan Madrid suah kami pertimbangkan dengan baik," kata Freixa
Los Blancos meminta laga dimajukan pada Jumat (1/3) karena agar memiliki waktu yang cukup sebelum berlaga di leg kedua 16 besar Liga Champions melawan Manchester United di Old Trafford.
Namun sayangnya, permintaan itu tidak dikabulkan oleh LFp, dan jadwal pertandingan tetap digelar seperti jadwal semula. LFP tidak memberikan alasan yang jelas soal penolakan tersebut. Tapi kabarnya, pihak lawan menagku bertanggung jawab atas penolakan tersebut.
Melalui juru bicara klub, Toni Freixa menjelaskan soal penolakan yang dilakukan oleh El Barca. Pihka klub pun memahami keinginan Madrid. Namun, mereka enggan bermain di hari Jumat.
"Kami memang sudah menerima permintaan mereka, tapi kami tidak mau bermain di hari Jumat. Kami merasa hari Sabtu merupakan hari yang tepat mengingat situasi yang dialami Madrid. Permintaan Madrid suah kami pertimbangkan dengan baik," kata Freixa
(dka)