Dibobol 12 kali, ada miskomunikasi di benteng SFC

Senin, 25 Februari 2013 - 17:32 WIB
Dibobol 12 kali, ada...
Dibobol 12 kali, ada miskomunikasi di benteng SFC
A A A
Sindonews.com - Lini belakang Sriwijaya FC (SFC) tetap menjadi sorotan. Kebobolan empat gol saat dibekuk Arema Cronous menjadi bukti betapa keroposnya pertahanan Laskar Wong Kito. Sebagai juara bertahan, dari delapan pertandingan yang telah dilalui, SFC telah kebobolan 16 kali.

Walaupun masih ada tim promosi Persepam MU yang telah kebobolan 17 gol dari tujuh pertandingan. Tapi itu bukan sebuah perbandingan yang harus di tepis pihak SFC. Sekadar mengingatkan, dari tiga partai tandang yang sudah di jalani SFC, jala gawang Wong Kito telah kemasukan 12 gol.
Muncul pertanyaan dari berbagai pihak, apa sebenarnya yang terjadi khususnya untuk pemain-pemain barisan pertahanan. Apakah mereka hanya panik atau memang tidak berjalannya komunikasi antar sesama pemain sepanjang 90 menit.

Diogo Santos yang diharapkan bisa menambal lubang di kanan pertahanan SFC, tetap belum bisa memberikan ekspektasi untuk manajemen. Begitu juga dengan Taufik Kasrun, Abdul Rahman, Ahmad Jufrianto dan Mahyadi Panggabean yang seolah kehilangan energi.

Jika merujuk skill individu dari pemain-pemain tersebut, sepertinya tidak ada yang salah. Terlebih Jufrianto, Mahyadi, dan Abdul Rahman adalah pemain-pemain yang pernah menjadi bagian dari Timnas. Sedangkan Diogo Santos merupakan salah satu pilar Timnas Timor Leste.

Asisten Manajer SFC, Muchendi Machzarekki menuturkan, apa yang terjadi pada barisan pertahanan SFC, bukan karena pemain-pemain secara individu kurang bagus. Tapi, kemungkinan yang paling besar adalah kurangnya koordinasi yang terjalin dari semua pemain belakang tersebut. ''Tidak ada yang salah dari pemain (belakang). Namun bisa saja komunikasi mereka di lapangan, terlebih saat SFC mendapat tekanan dari lawan,” tuturnya.

Menurut pria yang akrab di sapa bung Endi ini, pihaknya mengakui kalau belum terlihat kesoliditasan yang diperlihatkan barisan pertahanan SFC. Hanya saja, ini bukan akhir dari segalanya. Karena masih banyak waktu untuk memperbaiki kinerja pemain, dengan memanfaatkan waktu sambil menjalankan pertandingan.

''Ini pelajaran berharga bagi SFC, tapi kami juga masih ada waktu untuk memperbaiki performa. Hal yang terpenting saat ini adalah bagaimana mengembalikan mental kami dalam waktu yang cepat dan tepat,” tambahnya.

Sementara pelatih kepala SFC, Kas Hartadi juga mengakui kalau hingga saat ini koordinasi yang dibangun anak asuhnya di sektor belakang, masih terlalu lemah. ''Selain kurangnya koordinasi, sepertinya pemain juga agak down ketika Arema membuat gol di menit-menit awal,” ucapnya.

Mantan asisten Ivan Venkov Kolev ini mengatakan, dirinya sendiri telah berbicara langsung kepada setiap pemain. Karena, sebelum pertandingan Kas juga memperhitungkan secara detail, kemampuan dan kebugaran pemain yang akan dipasangnya sebagai starter.

''Pokoknya ini menjadi tugas saya untuk mengembalikan permainan mereka seperti semula. Kalah itu memang menyakitkan, tapi saya juga tak mau menyerah begitu saja dengan kondisi seperti itu. Semua harus bekerja dan membuat semua lebih baik lagi,” pungkasnya.
(aww)
Berita Terkait
Duel Pemungkas 8 Besar...
Duel Pemungkas 8 Besar Liga 2: Sriwijaya FC vs Rans Cilegon Habis-habisan di Cikarang
Redam Sriwijaya FC,...
Redam Sriwijaya FC, Rans Cilegon ke Semifinal Liga 2 2021/2022
Dukung Program Sejuta...
Dukung Program Sejuta Bola, PT Pusri Bantu Klub Lokal
Liga 2 Indonesia : Sriwijaya...
Liga 2 Indonesia : Sriwijaya FC Hempaskan Persikabo 1973 5-1
Sriwijaya Taklukan PSDS...
Sriwijaya Taklukan PSDS Deli Serdang Lewat Hattrick Habibi Jusuf
Potret Suporter Sriwijaya...
Potret Suporter Sriwijaya FC Turun ke Lapangan Usai Kalah dari FC Bekasi City
Berita Terkini
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
3 jam yang lalu
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
DBL Indonesia Lepas...
DBL Indonesia Lepas Tim ke Amerika Serikat, Musim 2026-2027 Digelar di 31 Kota
6 jam yang lalu
Lamine Yamal Ungkap...
Lamine Yamal Ungkap Pesan Messi saat Berpelukan di Final Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
19 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved