Sriwijaya FC beri lampu hijau tiga pemain ke Timnas
Rabu, 06 Maret 2013 - 17:32 WIB
Sriwijaya FC beri lampu hijau tiga pemain ke Timnas
A
A
A
Sindonews.com - Manajemen Sriwijaya FC (SFC) memberikan lampu hijau bagi semua pemain untuk bergabung ke Timnas Indonesia. Itu terkait masuknya tiga nama pemain Laskar Wong Kito dalam rilis 58 pemain yang dikeluarkan Badan Tim Nasional (BTN) awal Maret lalu.
Pemanggilan pemain-pemain tersebut dilakukan BTN untuk seleksi jelang laga menghadapi Arab Saudi pada 23 Maret, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan. SFC menyumbangkan tiga nama pemain, yakni Abdurrahman (belakang), Ponaryo Astaman (tengah), dan Tantan Dzalikha (depan).
Menanggapi munculnya tiga nama pemain tersebut, Manajer SFC Robert Heri menuturkan, bahwa pihaknya tidak memberikan larangan kepada pemain SFC untuk bergabung dengan timnas. Hanya saja, manajemen tetap memberikan beberapa catatan untuk BTN.
''Ya walau kita izinkan, tapi tiga pemain ini diharapkan tampil di laga krusial lawan Persib Bandung, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Sabtu (9/3) nanti,” tutur Robert.
Karena, tenaga dari tiga pungawa SFC tersebut sangat dubutuhkan untuk mendapatkan angka tiga, saat menjamu Persib Bandung nanti. Jadi, manajemen menginginkan sebaiknya ketiga pemain tersebut belum dulu masuk Pelatnas hingga di atas tanggal 9 Maret nanti.
''Kami tidak melarang jika ada pemain SFC bergabung ke Timnas. Ya, karena yang memanggil pemain adalah pihak netral bukan KPSI muapun PSSI. Jadi kita izinkan pemain bergabung. Tapi kan kami juga membutuhkan tenaga mereka saat menghadapi Persib nanti,” ujarnya.
Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Prov Sumsel tersebut, menambahkan, timnas merupakan impian dari setiap pemain sepakbola di tanah air. Atas dasar itulah, manajemen memberikan suport kepada pemain tersebut.
''Timnas kan diidamkan semua pemain. Memang kami kehilangan pemain saat menjalankan pertandingan kompetisi. Walaupun masih ada satu pertandingan tetap kita lepas. Tapi nanti akan kita pinjamkan dulu sama Timnas,” pungkasnya.
Sementara bagi Abdurrahman, dirinya tetap menyerahkan semua keputusan kepada manajemen. Namun, dirinya juga sangat bahagia ketika namanya termasuk dalam ke 58 pemain yang di panggil untuk seleksi timnas tersebut.
''Kalau senang ya jelas sekali, karena setiap pemain itu ingin membela negara dan itu tidak bisa dilakukan seluruh pemain. Tapi saya juga harus menghormati manajemen SFC, tempat saya bekerja. Jadi semua saya serahkan pada mereka,” tambahnya singkat
Pemanggilan pemain-pemain tersebut dilakukan BTN untuk seleksi jelang laga menghadapi Arab Saudi pada 23 Maret, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan. SFC menyumbangkan tiga nama pemain, yakni Abdurrahman (belakang), Ponaryo Astaman (tengah), dan Tantan Dzalikha (depan).
Menanggapi munculnya tiga nama pemain tersebut, Manajer SFC Robert Heri menuturkan, bahwa pihaknya tidak memberikan larangan kepada pemain SFC untuk bergabung dengan timnas. Hanya saja, manajemen tetap memberikan beberapa catatan untuk BTN.
''Ya walau kita izinkan, tapi tiga pemain ini diharapkan tampil di laga krusial lawan Persib Bandung, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Sabtu (9/3) nanti,” tutur Robert.
Karena, tenaga dari tiga pungawa SFC tersebut sangat dubutuhkan untuk mendapatkan angka tiga, saat menjamu Persib Bandung nanti. Jadi, manajemen menginginkan sebaiknya ketiga pemain tersebut belum dulu masuk Pelatnas hingga di atas tanggal 9 Maret nanti.
''Kami tidak melarang jika ada pemain SFC bergabung ke Timnas. Ya, karena yang memanggil pemain adalah pihak netral bukan KPSI muapun PSSI. Jadi kita izinkan pemain bergabung. Tapi kan kami juga membutuhkan tenaga mereka saat menghadapi Persib nanti,” ujarnya.
Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Prov Sumsel tersebut, menambahkan, timnas merupakan impian dari setiap pemain sepakbola di tanah air. Atas dasar itulah, manajemen memberikan suport kepada pemain tersebut.
''Timnas kan diidamkan semua pemain. Memang kami kehilangan pemain saat menjalankan pertandingan kompetisi. Walaupun masih ada satu pertandingan tetap kita lepas. Tapi nanti akan kita pinjamkan dulu sama Timnas,” pungkasnya.
Sementara bagi Abdurrahman, dirinya tetap menyerahkan semua keputusan kepada manajemen. Namun, dirinya juga sangat bahagia ketika namanya termasuk dalam ke 58 pemain yang di panggil untuk seleksi timnas tersebut.
''Kalau senang ya jelas sekali, karena setiap pemain itu ingin membela negara dan itu tidak bisa dilakukan seluruh pemain. Tapi saya juga harus menghormati manajemen SFC, tempat saya bekerja. Jadi semua saya serahkan pada mereka,” tambahnya singkat
(aww)