Dihabisi Juve, bintang Celtic ingin kabur
Kamis, 07 Maret 2013 - 11:04 WIB
Dihabisi Juve, bintang Celtic ingin kabur
A
A
A
Sindonews.com – Langkah Celtic di ajang Liga Champions harus berhenti setelah takluk ditangan Juventus dengan skor agregat 0-5 di babak 16 besar. Kekalahan tersebut ternyata membuat beberapa bintang Celtic berniat hengkang pada bursa transfer musim panas nanti.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh pelatih Celtic, Neil Lennon. Ia yakin kegagalan Celtic di Liga Champions musim ini membuat beberapa penggawanya bakal memilih untuk hengkang dari Celtic Park.
Ungkapan tersebut tentu menambah kuat spekulasi mengenai hengkangnya dua bintang Cektic, Victor Wanyama dan Georgios Samaras. Sebelumnya Wanyama dikabarkan tengah di Incar Manchester City, sementara itu Samaras sempat menjadi bidikan Manchester United.
“Kami akan melihat nanti berapa banyak pemain kami yang akan pindah dari klub ini setelah kami gagal di Liga Champions,” ungkap Lennon seperti dikutip Goal, Kamis (7/3/2013)
Meskipun begitu Lennon menilai kekalahan dari Juve di Liga Champions bukan sebagai kegagalan. Ia justru bangga melihat anak asuhnya yang mampu melaju hingga babak 16 besar.
"Saya berharap pemain muda belajar dari pengalaman ini, tapi babak 16 besar adalah laga penuh dengan gejolak dan Juventus adalah tim yang hebat,” pungkasnya.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh pelatih Celtic, Neil Lennon. Ia yakin kegagalan Celtic di Liga Champions musim ini membuat beberapa penggawanya bakal memilih untuk hengkang dari Celtic Park.
Ungkapan tersebut tentu menambah kuat spekulasi mengenai hengkangnya dua bintang Cektic, Victor Wanyama dan Georgios Samaras. Sebelumnya Wanyama dikabarkan tengah di Incar Manchester City, sementara itu Samaras sempat menjadi bidikan Manchester United.
“Kami akan melihat nanti berapa banyak pemain kami yang akan pindah dari klub ini setelah kami gagal di Liga Champions,” ungkap Lennon seperti dikutip Goal, Kamis (7/3/2013)
Meskipun begitu Lennon menilai kekalahan dari Juve di Liga Champions bukan sebagai kegagalan. Ia justru bangga melihat anak asuhnya yang mampu melaju hingga babak 16 besar.
"Saya berharap pemain muda belajar dari pengalaman ini, tapi babak 16 besar adalah laga penuh dengan gejolak dan Juventus adalah tim yang hebat,” pungkasnya.
(wbs)