Pulang dengan tangan hampa, Persijap bakal dievaluasi
Kamis, 07 Maret 2013 - 21:22 WIB
Pulang dengan tangan hampa, Persijap bakal dievaluasi
A
A
A
Sindonews.com - Asa Persijap Jepara untuk membawa pulang poin dari tur ke tanah Rencong Aceh kandas. Setelah tim besutan Riono Asnan itu gagal mencuri poin di kandang Persiraja, Persijap kembali gagal mengambil poin di kandang PSLS, dalam laga lanjutan Indonesia Premier League (IPL), Rabu (6/3). Dalam laga menghadapi PSLS itu, gawang Joko Ribowo justru digelontor dua gol tanpa balas.
Pulang dengan tanpa membawa satu poin pun, jelas sebuah prestasi yang buruk bagi klub sekelas Persijap. Mengingat pasukan arahan Riono Asnan itu diisi oleh pemain-pemain yang sarat pengalaman, macam stiker timnas Agung Supriyanto, pemain senior Evaldo, Walter Brizuela, dan Kurniawan Dwi Cahyo. Selain itu skuad Persijap juga sudah diperkuat dua legiun asing mereka yakni Kanaan Nakhjavani dan Viktor Manuel Ortega.
Dengan hasil dua kali kekalahan di laga kandang tersebut, Persijap sementara hanya mengantongi tiga poin hasil dari kemenangan lawan Persija Jakarta di awal kompetisi. Dengan baru mengantongi tiga poin dari tiga pertandingan, Persijap saat ini berada di posisi sembilan klasemen sementara IPL. Pasukan Laskar Kalinyamat, julukan Persijap, wajib segera berbenah jika ingin tetap meneruskan ambisinya berada di papan atas klasemen akhir IPL.
General Manajer Persijap, Muhammad Basalamah mengaku, sangat kecewa dengan hasil yang diperoleh Persijap pada dua kali pertandingan tandang. Saking kecewanya dengan hasil kerja anak-anak asuh Riono Asnan tersebut, Basalamah pun menyebut dua kekalahan itu merupakan kekalahan yang menyakitkan. “Kekalahan yang menyakitkan,” tegas Basalamah, yang turut mendampingi para pemain selama tur ke tanah Rencong Aceh.
Dengan hasil buruk yang ditorehkan tim kebanggaan warga Jepara itu, Basalamah mengaku akan melakukan evaluasi secara menyeluruh terkait kondisi tim. ”Setelah kembali ke Jepara kita akan langsung melakukan evaluasi terhadap hasil kekalahan ini,” ujarnya.
Meski kekalahan tersebut cukup menyakitkan, Basalamah tetap memberikan apresiasi yang tinggi kepada para pemainnya, karena sudah berjuang cukup keras. ”Pemain sudah tampil maksimal pada dua pertandingan tapi memang kami belum beruntung,” katanya.
Para pemain pun diminta segera melupakan “luka” tersebut untuk menatap laga berikutnya. Di laga selanjutnya, Persijap bakal melakoni dua laga kandang. Pertama menjamu juara bertahan IPL, Semen Padang, 26 Maret mendatang, dan dilanjutkan menjamu Pro Duta, 29 Maret. “Kami harus melupakan kekalahan itu, dan kita harus menang di kandang saat menjamu Semen Padang dan Pro Duta. Tidak ada alasan untuk kalah di kandang sendiri,” tutupnya.
Pulang dengan tanpa membawa satu poin pun, jelas sebuah prestasi yang buruk bagi klub sekelas Persijap. Mengingat pasukan arahan Riono Asnan itu diisi oleh pemain-pemain yang sarat pengalaman, macam stiker timnas Agung Supriyanto, pemain senior Evaldo, Walter Brizuela, dan Kurniawan Dwi Cahyo. Selain itu skuad Persijap juga sudah diperkuat dua legiun asing mereka yakni Kanaan Nakhjavani dan Viktor Manuel Ortega.
Dengan hasil dua kali kekalahan di laga kandang tersebut, Persijap sementara hanya mengantongi tiga poin hasil dari kemenangan lawan Persija Jakarta di awal kompetisi. Dengan baru mengantongi tiga poin dari tiga pertandingan, Persijap saat ini berada di posisi sembilan klasemen sementara IPL. Pasukan Laskar Kalinyamat, julukan Persijap, wajib segera berbenah jika ingin tetap meneruskan ambisinya berada di papan atas klasemen akhir IPL.
General Manajer Persijap, Muhammad Basalamah mengaku, sangat kecewa dengan hasil yang diperoleh Persijap pada dua kali pertandingan tandang. Saking kecewanya dengan hasil kerja anak-anak asuh Riono Asnan tersebut, Basalamah pun menyebut dua kekalahan itu merupakan kekalahan yang menyakitkan. “Kekalahan yang menyakitkan,” tegas Basalamah, yang turut mendampingi para pemain selama tur ke tanah Rencong Aceh.
Dengan hasil buruk yang ditorehkan tim kebanggaan warga Jepara itu, Basalamah mengaku akan melakukan evaluasi secara menyeluruh terkait kondisi tim. ”Setelah kembali ke Jepara kita akan langsung melakukan evaluasi terhadap hasil kekalahan ini,” ujarnya.
Meski kekalahan tersebut cukup menyakitkan, Basalamah tetap memberikan apresiasi yang tinggi kepada para pemainnya, karena sudah berjuang cukup keras. ”Pemain sudah tampil maksimal pada dua pertandingan tapi memang kami belum beruntung,” katanya.
Para pemain pun diminta segera melupakan “luka” tersebut untuk menatap laga berikutnya. Di laga selanjutnya, Persijap bakal melakoni dua laga kandang. Pertama menjamu juara bertahan IPL, Semen Padang, 26 Maret mendatang, dan dilanjutkan menjamu Pro Duta, 29 Maret. “Kami harus melupakan kekalahan itu, dan kita harus menang di kandang saat menjamu Semen Padang dan Pro Duta. Tidak ada alasan untuk kalah di kandang sendiri,” tutupnya.
(nug)