Menang telak, PSIS jangan cepat puas
Senin, 11 Maret 2013 - 14:29 WIB
Menang telak, PSIS jangan cepat puas
A
A
A
Sindonews.com - Hasil kemenangan 7-0 atas saudara mudanya Persipur Purwodadi, Minggu (10/3) menjadi, sebuah prestasi yang bisa dikatakan terbaik bagi PSIS Semarang sepanjang putaran pertama Divisi Utama Liga Indonesia musim ini.
Pasalnya, sejak putaran pertama digulirkan sejak 27 Januari lalu, tiga kemenangan PSIS sebelumnya hanya mampu menang tipis atas lawan-lawannya. Yakni menang 1-0 atas PSCS Cilacap, 1-0 atas Persikad Depok, dan 2 - 1 saat menjamu Persitara Jakarta Utara.
Kemenangan besar tujuh gol tanpa balas tersebut juga menjawab keraguan duet Linkers dan Hari Nur yang selama ini dianggap masih kurang mampu menujukana ketajamannya. Dalam laga tersebut, kedua striker utama PSIS masing-masing mencetak satu gol, yakni pada menit ke 43 dan 50.
Hal lain yang cukup menggebirakan lagi adalah, pemain pelapis yang juga mampu menunjukan ketajamannya. Robby Fajar yang selama ini sering dibangku cadangkan, mampu mencetak dua gol dan Vidi Hasiholan menyumbang satu gol. Dengan mampu mencetak gol cukup banyak, menujukan bahwa pemain-pemain PSIS, saat ini sudah tidak ragu lagi untuk menciptakan gol.
Manajer Tim PSIS Semarang Agung Setyo Nugroho mengaku, kemenangan besar atas Persipur menjadi titik balik bangkitnya PSIS Semarang, dan memperlebar jalan menuju tangga lolos ke babak 12 besar fase grub.
Dia mengakui, permainan Imral “Korea” Usman cs cukup baik. Kelemahan dan kekurangan yang terjadi pada pertandingan-pertandingan sebelumnya mampu diperbaiki dengan baik. “Anak-anak menunjukan tren positif , terus ada perkembangan pada setiap pertandingan,” ujarnya.
Namun, Agung mengingatkan kepada para pemain, untuk tetap fokus menatap laga-laga berikutnya dan tidak besar kepala. Perjalanan PSIS masih panjang untuk lolos fase grub, mereka masih harus menyelesaikan laga terakhir diputaran pertama, melawan Persiku Kudus 26 Maret mendatang, menyelesaikan kemudian di putaran kedua yang akan milai digelar 26 April. Tentunya diputaran kedua jalan tidak akan semulus putran pertama karena klub-klub lain pastinya melakukan evaluasi hasil selama putaran pertama. Jika lolos tentu persaingan akan semakin sengit, dan akan semakin sulit.
.“Kita bersyukur kemanangan kemarin semakin mengkohkan kita di pucak klasmen sementara grub II. Tapi perjalanan masih panjang, kompetisi masih berjalan,”ujarnya.
Pelatih PSIS Firmandoyo mengaku, meski menang pada laga melawan Persipur bukan berarti anak-anak asuhnya bermain bersih tanpa membuat kesalahan. Menurutnya, Imral Cs masih sering melakukan kesalahan kecil, dan salah satunya adalah meremehkan lawan terutama diakhir-akhir babak kedua.
Namun, meski begitu, Dia melihat semua instruksi yang diberikan dari luar lapangan dapat berjalan dengan baik. Penempatan posisi yang selama ini masih sering salah juga sudah menunjukan perkembangan kearah yang lebih baik.“Mudah-mudahan kondisi seperti ini terus bertahan di tim, sehingga ketika melawan Persiku kita bisa kembali memetik poin penuh,”imbuhnya.
Pasalnya, sejak putaran pertama digulirkan sejak 27 Januari lalu, tiga kemenangan PSIS sebelumnya hanya mampu menang tipis atas lawan-lawannya. Yakni menang 1-0 atas PSCS Cilacap, 1-0 atas Persikad Depok, dan 2 - 1 saat menjamu Persitara Jakarta Utara.
Kemenangan besar tujuh gol tanpa balas tersebut juga menjawab keraguan duet Linkers dan Hari Nur yang selama ini dianggap masih kurang mampu menujukana ketajamannya. Dalam laga tersebut, kedua striker utama PSIS masing-masing mencetak satu gol, yakni pada menit ke 43 dan 50.
Hal lain yang cukup menggebirakan lagi adalah, pemain pelapis yang juga mampu menunjukan ketajamannya. Robby Fajar yang selama ini sering dibangku cadangkan, mampu mencetak dua gol dan Vidi Hasiholan menyumbang satu gol. Dengan mampu mencetak gol cukup banyak, menujukan bahwa pemain-pemain PSIS, saat ini sudah tidak ragu lagi untuk menciptakan gol.
Manajer Tim PSIS Semarang Agung Setyo Nugroho mengaku, kemenangan besar atas Persipur menjadi titik balik bangkitnya PSIS Semarang, dan memperlebar jalan menuju tangga lolos ke babak 12 besar fase grub.
Dia mengakui, permainan Imral “Korea” Usman cs cukup baik. Kelemahan dan kekurangan yang terjadi pada pertandingan-pertandingan sebelumnya mampu diperbaiki dengan baik. “Anak-anak menunjukan tren positif , terus ada perkembangan pada setiap pertandingan,” ujarnya.
Namun, Agung mengingatkan kepada para pemain, untuk tetap fokus menatap laga-laga berikutnya dan tidak besar kepala. Perjalanan PSIS masih panjang untuk lolos fase grub, mereka masih harus menyelesaikan laga terakhir diputaran pertama, melawan Persiku Kudus 26 Maret mendatang, menyelesaikan kemudian di putaran kedua yang akan milai digelar 26 April. Tentunya diputaran kedua jalan tidak akan semulus putran pertama karena klub-klub lain pastinya melakukan evaluasi hasil selama putaran pertama. Jika lolos tentu persaingan akan semakin sengit, dan akan semakin sulit.
.“Kita bersyukur kemanangan kemarin semakin mengkohkan kita di pucak klasmen sementara grub II. Tapi perjalanan masih panjang, kompetisi masih berjalan,”ujarnya.
Pelatih PSIS Firmandoyo mengaku, meski menang pada laga melawan Persipur bukan berarti anak-anak asuhnya bermain bersih tanpa membuat kesalahan. Menurutnya, Imral Cs masih sering melakukan kesalahan kecil, dan salah satunya adalah meremehkan lawan terutama diakhir-akhir babak kedua.
Namun, meski begitu, Dia melihat semua instruksi yang diberikan dari luar lapangan dapat berjalan dengan baik. Penempatan posisi yang selama ini masih sering salah juga sudah menunjukan perkembangan kearah yang lebih baik.“Mudah-mudahan kondisi seperti ini terus bertahan di tim, sehingga ketika melawan Persiku kita bisa kembali memetik poin penuh,”imbuhnya.
(wbs)