Seedorf ingin jadi pelatih Milan
Sabtu, 16 Maret 2013 - 08:34 WIB
Seedorf ingin jadi pelatih Milan
A
A
A
Sindonews.com – Mantan pemain AC Milan Clarence Seedorf mulai memikirkan akan kelanjutan masa depannya usai gantung sepatu sebagai pesepak bola. Pemain asal Belanda itu tertarik untuk melanjutkan karirnya sebagai pelatih.
Dia bahkan berambisi untuk kelak bisa kembali ke San Siro. “Ketika saya meninggalkan Milan pada musim panas, saya mengucapkan ‘sampai jumpa lagi’ bukan ‘selamat tinggal’. Memang benar saya selalu berkeinginan menjadi pelatih ketika masa saya sebagai pemain telah berakhir,” ujar Seedorf dilansir Goal America, Sabtu 916/3/2013).
Lebih lanjut berbicara mengenai peluang Liga Champions musim ini, Seedorf yang kini bermain untuk klub Botafogo menilai mantan klubnya Real Madrid menjadi kandidat terkuatnya. “Saya melihat Real Madrid sebagai tim yang menunjukkan kemajuan yang besar saat ini. Hasil yang mereka raih ketika melawan Manchester United dan Barcelona benar-benar luar biasa,” ujarnya.
“Saya selalu meyakini mereka memiliki peluang untuk juara di turnamen ini. Mereka memiliki banyak opsi pemain. Pada tahapan kompetisi ini, setiap tim membutuhkan keberuntungan untuk menang, jadi kita lihat saja nanti.”
Dia bahkan berambisi untuk kelak bisa kembali ke San Siro. “Ketika saya meninggalkan Milan pada musim panas, saya mengucapkan ‘sampai jumpa lagi’ bukan ‘selamat tinggal’. Memang benar saya selalu berkeinginan menjadi pelatih ketika masa saya sebagai pemain telah berakhir,” ujar Seedorf dilansir Goal America, Sabtu 916/3/2013).
Lebih lanjut berbicara mengenai peluang Liga Champions musim ini, Seedorf yang kini bermain untuk klub Botafogo menilai mantan klubnya Real Madrid menjadi kandidat terkuatnya. “Saya melihat Real Madrid sebagai tim yang menunjukkan kemajuan yang besar saat ini. Hasil yang mereka raih ketika melawan Manchester United dan Barcelona benar-benar luar biasa,” ujarnya.
“Saya selalu meyakini mereka memiliki peluang untuk juara di turnamen ini. Mereka memiliki banyak opsi pemain. Pada tahapan kompetisi ini, setiap tim membutuhkan keberuntungan untuk menang, jadi kita lihat saja nanti.”
(irc)