Messi akui Catenaccio bikin Barca mati kutu
Senin, 18 Maret 2013 - 16:59 WIB
Messi akui Catenaccio bikin Barca mati kutu
A
A
A
Sindonews.com - Penyerang Barcelona Lionel Messi mengkritik performa timnya yang menurutnya tidak memiliki rencana cadangan ketika harus menghadapi tim dengan gaya permainan yang bertahan total. Messi mengakui jika klub yang bermain dengan gaya Catenaccio ala Italia dapat mematikan gaya permainan tim asal Catalan itu.
"Tim yang hanya fokus pada cara bertahan cenderung dapat memberikan masalah kepada kami dan kami seharusnya belajar dari masa lalu. Ada saat-saat di mana kami harus membayar dengan cara yang mahal karena tidak memiliki rencana alternatif untuk menghadapi gaya permainan seperti itu," terang Messi seperti dilansir Soccerway, Senin (18/3/2013).
"Coba kita pikir tim seperti Chelsea dalam era 2011-2012 dan Jose Mourinho saat menangani Inter Milan. AC Milan dan Real Madrid juga memainkan cara yang sama musim ini untuk mengalahkan kami," sambungnya.
Sementara itu, pemain peraih penghargaan Ballon d'Or sebanyak empat kali itu mengatakan timnya sangat membutuhkan sosok pelatih saat ini setelah ditinggal Josep 'Pep' Guardiola dan Tito Vilanova yang absen panjang karena harus menjalani pemulihan kanker yang menimpanya sejak Desember tahun lalu.
"Para pemain memang mengetahui cara bermain satu dengan yang lainnya maupun gaya permainan yang biasa kami lakukan, tapi Anda memerlukan pelatih untuk menjelaskan secara rinci. Tentu saja kami menghormati Jordi Roura (asisten pelatih), tetapi ketiadaan Vilanova menjadi pukulan berat bagi tim ini," jelasnya.
"Tito merupakan sosok pelatih yang sangat cerdas dan tahu bagaimana untuk mengirimkan ide-ide maupun menyampaikan keinginannya kepada para pemain. Ia sangat mengetahui semua hal tentang sepak bola, dan ia berbeda dengan Pep Guardiola," tandasnya.
"Tim yang hanya fokus pada cara bertahan cenderung dapat memberikan masalah kepada kami dan kami seharusnya belajar dari masa lalu. Ada saat-saat di mana kami harus membayar dengan cara yang mahal karena tidak memiliki rencana alternatif untuk menghadapi gaya permainan seperti itu," terang Messi seperti dilansir Soccerway, Senin (18/3/2013).
"Coba kita pikir tim seperti Chelsea dalam era 2011-2012 dan Jose Mourinho saat menangani Inter Milan. AC Milan dan Real Madrid juga memainkan cara yang sama musim ini untuk mengalahkan kami," sambungnya.
Sementara itu, pemain peraih penghargaan Ballon d'Or sebanyak empat kali itu mengatakan timnya sangat membutuhkan sosok pelatih saat ini setelah ditinggal Josep 'Pep' Guardiola dan Tito Vilanova yang absen panjang karena harus menjalani pemulihan kanker yang menimpanya sejak Desember tahun lalu.
"Para pemain memang mengetahui cara bermain satu dengan yang lainnya maupun gaya permainan yang biasa kami lakukan, tapi Anda memerlukan pelatih untuk menjelaskan secara rinci. Tentu saja kami menghormati Jordi Roura (asisten pelatih), tetapi ketiadaan Vilanova menjadi pukulan berat bagi tim ini," jelasnya.
"Tito merupakan sosok pelatih yang sangat cerdas dan tahu bagaimana untuk mengirimkan ide-ide maupun menyampaikan keinginannya kepada para pemain. Ia sangat mengetahui semua hal tentang sepak bola, dan ia berbeda dengan Pep Guardiola," tandasnya.
(akr)