Mourinho akui sulit menangkan gelar Liga Champions
Selasa, 26 Maret 2013 - 06:26 WIB
Mourinho akui sulit menangkan gelar Liga Champions
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, mengungkapkan jika dirinya tidak membutuhkan trofi Liga Champions yang ketiga selama karirnya untuk dinilai sebagai pelatih legendaris. Sebelumnya, pelatih asal Portugal itu telah mengangkat trofi sebanyak dua kali, yakni saat ia menukangi FC Porto dan Inter Milan.
Pelatih yang berjuluk The Special One itu pun memiliki kesempatan untuk kembali mengangkat trofi kampiun Liga Champions, setelah tim yang saat ini ditanganinya, Real Madrid, menembus babak perempat final ajang antar klub paling bergengsi di Eropa itu. Namun, mantan pelatih Chelsea itu yakin jika ia akan tetap puas dengan kesuksesan yang ia miliki, walau ia gagal menyabet gelar Liga Champions yang ketiga.
"Itu sangat sulit untuk memenangkan dua gelar Liga Champions," tandas Mourinho kepada wartawan. "Itu tidak akan menjadi sebuah drama jika saya tidak memenangkan yang ketiga, atau tidak melakukannya tahun ini. Akan sulit bagi saya untuk pindah ke negara lain selain Portugal, Inggris, Italia atau Spanyol. Lingkungan alam saya adalah untuk bermain dan melatih."
Madrid sendiri akan tampil sebagai tuan rumah dalam pertandingan pertama perempat final Liga Champions melawan wakil dari Turki, Galatasaray, pada 4 April mendatang. Selanjutnya, pada 10 April, giliran Madrid yang melawat ke markas Galatasaray.
Pelatih yang berjuluk The Special One itu pun memiliki kesempatan untuk kembali mengangkat trofi kampiun Liga Champions, setelah tim yang saat ini ditanganinya, Real Madrid, menembus babak perempat final ajang antar klub paling bergengsi di Eropa itu. Namun, mantan pelatih Chelsea itu yakin jika ia akan tetap puas dengan kesuksesan yang ia miliki, walau ia gagal menyabet gelar Liga Champions yang ketiga.
"Itu sangat sulit untuk memenangkan dua gelar Liga Champions," tandas Mourinho kepada wartawan. "Itu tidak akan menjadi sebuah drama jika saya tidak memenangkan yang ketiga, atau tidak melakukannya tahun ini. Akan sulit bagi saya untuk pindah ke negara lain selain Portugal, Inggris, Italia atau Spanyol. Lingkungan alam saya adalah untuk bermain dan melatih."
Madrid sendiri akan tampil sebagai tuan rumah dalam pertandingan pertama perempat final Liga Champions melawan wakil dari Turki, Galatasaray, pada 4 April mendatang. Selanjutnya, pada 10 April, giliran Madrid yang melawat ke markas Galatasaray.
(nug)