Lee tak bisa main, Jupe temani Abdul Rahman

Senin, 29 April 2013 - 18:02 WIB
Lee tak bisa main, Jupe...
Lee tak bisa main, Jupe temani Abdul Rahman
A A A
Sindonews.com - Hilangnya Dong Won Lee pada pertandingan terakhir Sriwijaya FC (SFC) di putaran pertama Indonesia Super League (ISL) mengharuskan pelatih melakukan beberapa perubahan. Mulai dari posisi penjaga gawang, stopper hingga ke sektor gelandang.
Ahmad Jufrianto yang selama ini menjadi tandem Ponaryo Astaman di sektor gelandang bertahan, harus ditarik ke belakang guna menggantikan peran Dong Won Lee. Jupe-sapaan akrab Ahmad Jufrianto, akan digandengkan dengan Abdul Rahman sebagai duo stopper. Untuk penjaga gawang sendiri, Ferry Rotinsulu akan kembali dicoba dimainkan sebagai palang pintu terakhir Laskar Wong Kito.

Sedangkan peran Jupe di gelandang sendiri, kemungkinan sang nakhoda akan mencoba tenaga Dodok Anang untuk menemani Ponaryo Astaman. Tidak hanya itu, Ramdhani Lestaluhu yang selama ini mengisi sayap kanan, akan dicoba bermain lebih menyerang.

Jika menilik rotasi yang akan diterapkan Kas Hartadi, sepertinya SFC menginginkan hasil yang melebihi target. Jika di awal mereka hanya berharap hasil imbang, bisa jadi SFC bakal memainkan skema menyerang.

Menurut Kas Hartadi, perubahan yang dilakukannya untuk menghadapi kekuatan Persisam Raja Ampat ini, bukan karena memperhatikan karakter permainan. Tapi karena ada salah satu pilarnya dilini belakang, tak bisa dimainkan lantaran terakumulasi kartu.

''Lee (Dong Won) jelas tak bisa main, jadi saya sengaja tarik Jupe untuk menggantikannya. Saya juga akan mencoba memberi kesempatan pada Ferry (Rotinsulu) untuk tampil lagi. Kondisinya juga sudah lebih baik dari kemarin,” ujarnya.

Rotasi ini sendiri, sambung Kas, lebih kepada menyeimbangkan permainan dengan skema yang akan diterapkannya. Untuk memainkan strategi menyerang dan terbuka, dia akan mencoba menerapkan pola 4-4-2. “Karena saya lihat semua kondisi pemain tetap dalam kondisi bugar dan fit, maka kami akan bermain normal, artinya tidak akan bertahan begitu saja,” katanya.

Kalau memang Kas Hartadi tetap akan memainkan skema 4-4-2 tersebut, bisa jadi Dodok Anang tidak akan menjadi pengganti Jupe. Tapi SFC akan lebih memanfaatkan tiga gelandang untuk menopang kerja dua pemain depan.

Karena ada Tantan dan Hilton yang akan mengisi kedua sayap, serta Erick Week yang berperan sebagai playmaker. Bisa ditebak, Boakay Eddie Foday malah akan disandingkan dengan Ramdhani sebagai ujung tombak. ''Ya, semua bisa saja terjadi. Tapi akan saya lihat saat kami latihan pagi besok. semua masih bisa dicoba dan saya akan mencari duet yang cocok di depan,” tandasnya.

Para penggawa Laskar Wong Kito sendiri, baru tiba dihotel pagi kemarin dan Kas Hartadi memberikan jatah istirahat untuk anak asuhnya. Mulai hari ini, beberapa skema menyerang dan dua striker akan di simulasikannya
(aww)
Berita Terkait
Sudah Saatnya Harga...
Sudah Saatnya Harga BBM Turun
Bahan Pangan Aman, Distribusi...
Bahan Pangan Aman, Distribusi Bisa Tersendat
Korona dan Kebangkitan...
Korona dan Kebangkitan Produk Dalam Negeri
Mengandalkan Sektor...
Mengandalkan Sektor Konsumsi
Mendata Masyarakat Miskin...
Mendata Masyarakat Miskin Baru
Reaktivasi Rumah Ibadah...
Reaktivasi Rumah Ibadah Tak Cukup Regulasi
Berita Terkini
Leg Kedua Final Four...
Leg Kedua Final Four Pro Futsal League 2026, Satu Langkah Menuju Partai Pamungkas
1 jam yang lalu
MotoGP 2026 Berlanjut...
MotoGP 2026 Berlanjut ke Hungaria, Simak Jadwal Lengkap dan Link Nonton di VISION+
1 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Putri Kusuma Wardani Takluk dari Chen Yu Fei
2 jam yang lalu
Premier Padel Italia...
Premier Padel Italia 2026 Masuk Babak Penentuan, Nonton Perempat Final hingga Final di VISION+
2 jam yang lalu
Formula 1 Monako 2026...
Formula 1 Monako 2026 Digelar, Panaskan Akhir Pekan! Nonton Streaming di VISION+
2 jam yang lalu
Preview Timnas Indonesia...
Preview Timnas Indonesia vs Oman: Rizky Ridho Jadi Kapten, Calvin Verdonk Siap Tampil
7 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved