Polisi : Vijender tidak masuk dalam komplotan narkoba
Senin, 01 April 2013 - 14:12 WIB
Polisi : Vijender tidak masuk dalam komplotan narkoba
A
A
A
Sindonews.com - Kepolisian Fatehgarh Sahab SSP, India, memberikan pernyataan terbaru terkait keterlibatan petinju Vijender Singh dalam kasus narkoba. Menurut keterangannya, Vijender dan rekannya Ram Singh tidak dalam satu organisasi penyelundupan barang haram tersebut.
Hal itu terbukti ketika Ram mengikuti proses yang diajukan pihak kepolisian setempat untuk memberikan sampel darah dan rambut. Sehingga dalam tes tersebut ia mengakui bahwa Ram dan Vijender tidak terlibat dalam penyelundupan narkoba seperti apa yang selama ini diberitakan.
Petinju peraih medali perungggu tersebut terlibat dalam kasus narkoba menyusul pengakuan dari dua rekannya Anup Singh Kahlon dan Rocky yang sebelumnya telah diamankan kepolisian setelah tertangkap tangan membawa 540g heroin pada 3 Maret lalu.
Barang haram tersebut ditemukan di mobil Vijender, ketika kendaraan pribadinya itu dipinjamkan kepada Kahlon, usai mengantarkannya ke bandara untuk pergi ke Mumbai. Tapi siapa yang menyangka, niat baik Vijender itu justru mendapatkan balasan yang tidak menyenangkan ketika rekannya itu menaruh narkoba di dalam mobilnya.
Namun pihak kepolisian mengaku dengan adanya bukti baru itu. Maka Vijender dan Ram untuk sementara tidak akan ditahan. "Mereka (Vijender dan Ram Singh) tidak aktif berkomplot dengan penyelundup narkoba. Karenanya tidak ada yang patut untuk dicurigai dari mereka. Jadi untuk sementara waktu keduanya tidak akan ditahan," tulis pernyataan polisi seperti dilansir Zeenews, Senin (1/4/2013).
Hal itu terbukti ketika Ram mengikuti proses yang diajukan pihak kepolisian setempat untuk memberikan sampel darah dan rambut. Sehingga dalam tes tersebut ia mengakui bahwa Ram dan Vijender tidak terlibat dalam penyelundupan narkoba seperti apa yang selama ini diberitakan.
Petinju peraih medali perungggu tersebut terlibat dalam kasus narkoba menyusul pengakuan dari dua rekannya Anup Singh Kahlon dan Rocky yang sebelumnya telah diamankan kepolisian setelah tertangkap tangan membawa 540g heroin pada 3 Maret lalu.
Barang haram tersebut ditemukan di mobil Vijender, ketika kendaraan pribadinya itu dipinjamkan kepada Kahlon, usai mengantarkannya ke bandara untuk pergi ke Mumbai. Tapi siapa yang menyangka, niat baik Vijender itu justru mendapatkan balasan yang tidak menyenangkan ketika rekannya itu menaruh narkoba di dalam mobilnya.
Namun pihak kepolisian mengaku dengan adanya bukti baru itu. Maka Vijender dan Ram untuk sementara tidak akan ditahan. "Mereka (Vijender dan Ram Singh) tidak aktif berkomplot dengan penyelundup narkoba. Karenanya tidak ada yang patut untuk dicurigai dari mereka. Jadi untuk sementara waktu keduanya tidak akan ditahan," tulis pernyataan polisi seperti dilansir Zeenews, Senin (1/4/2013).
(wbs)