Genjot pemasukan, Elang Jawa main malam

Kamis, 04 April 2013 - 16:32 WIB
Genjot pemasukan, Elang...
Genjot pemasukan, Elang Jawa main malam
A A A
Sindonews.com - PSS Sleman sukses menggaet tiga sponsor untuk mengarungi kompetisi musim ini. Namun, penjualan tiket penonton tetap menjadi sumber pendapatan utama tim Elang Jawa. Tak heran, manajemen selalu menggelar laga kandang di Stadion Maguwoharjo pada malam hari.

Laga di malam hari menjadi pilihan utama guna mendongkrak pemasukan dari tiket penonton. Hal itu terbukti ampuh. Dari sejumlah laga uji coba yang digelar malam hari, pemasukan dari tiket selalu menembus di atas Rp200 juta.

Bahkan saat menjamu Persiba, pendapatan dari tiket mencapai Rp370 juta. Sedangkan saat laga digelar sore hari seperti saat meladeni PPSM Magelang, pendapatan tidak mampu menembus Rp200 juta.

Manajer Teknik PSS Sleman Bambang Nurjoko mengaku sudah menyampaikan keinginan menggelar laga kandang pada malam hari kepada operator liga. "Dari segi pendapatan, bermain di malam hari selalu banyak tiket yang terjual. Ini berbeda saat laga digelar sore hari,''katanya.

Dia optimistis dari 11 laga kandang yang akan dijalani musim ini, bisa untuk menghidupi 'roda ekonomi' tim kebanggaan publik Sleman. "Karena faktanya memang dari tiket penonton menjadi sumber utama pemasukan untuk tim ini," imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Banur ini menambahkan, laga di malam hari lebih banyak penontonnya karena sebagian besar pendukung PSS Sleman sudah selesai bekerja.

"Kalau digelar sore, warga masih bekerja sehingga enggan datang ke stadion. Kalau malam, mereka sudah bekerja dan berkesempatan mendukung PSS. Lagi pula, mulai musim ini stadion (Maguwoharjo) sudah dilengkapi lampu penerangan. Jadi, kenapa hal itu tidak kita maksimalkan," jelasnya.

PSS Sleman bisa berbangga dengan antusias para pendukungnya. Dilihat dari pemasukan penonton, tim yang berhome base di Stadion Maguwoharjo ini jauh lebih banyak mengeruk keuntungan dari tiket penonton dibanding dua klub tetangganya, PSIM Yogyakarta maupun Persiba Bantul.

Managemen optimistis pada open ceremony Divisi Utama LPIS kontra Persibangga, pendapatan dari tiket penonton bisa menembus di atas Rp300 juta. "Berdasarkan pengalaman, saat uji coba saja penonton sudah melimpah, apalagi di laga resmi. Terlebih PSS mendapat kehormatan sebagai laga pembuka lagi," ungkapnya.

Berdasarkan draft jadwal Divsi Utama LPIS musim ini, PSS Sleman sebanyak tiga kali berturut-turut menjadi tuan rumah. Usai menjamu Persibangga, Minggu (14/4), Anang Hadi dkk bakal menjamu Persewon Wondama dan PPSM Magelang. Setelah itu baru menjalani tanding tandang. Dari tiga laga kandang di awal musim ini, target Rp1 miliar dari tiket penonton kemungkinan besar bisa tercapai.
(aww)
Berita Terkait
PT Palladium Resmi Jadi...
PT Palladium Resmi Jadi Pemilik Baru PSS Sleman
Bali United Kalahkan...
Bali United Kalahkan PSS Sleman
PSS Sleman Kalahkan...
PSS Sleman Kalahkan Persis Solo 2-1
PSS Sleman Imbang Lawan...
PSS Sleman Imbang Lawan Persib Bandung 1-1
PSS Sleman Pecat Dejan...
PSS Sleman Pecat Dejan Antonic!
Persiapkan PSS Sleman,...
Persiapkan PSS Sleman, Dejan Akan Tiru Cara Klub Eropa
Berita Terkini
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
2 jam yang lalu
Raymond/Joaquin Kalah,...
Raymond/Joaquin Kalah, Merah Putih Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
2 jam yang lalu
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
3 jam yang lalu
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
3 jam yang lalu
An Se-young Juara Indonesia...
An Se-young Juara Indonesia Open 2026, Rekor Susy Susanti Terancam
5 jam yang lalu
Jonatan Christie Gagal...
Jonatan Christie Gagal Juara, Viktor Lai Taklukkan Istora di Final Indonesia Open 2026
5 jam yang lalu
Infografis
Tanda Terjadinya Malam...
Tanda Terjadinya Malam Lailatul Qadar, Penting Diketahui agar Memaksimalkan Ibadah!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved