Kalah dari Bayern, penampilan terburuk Buffon di Eropa
Minggu, 07 April 2013 - 03:43 WIB
Kalah dari Bayern, penampilan terburuk Buffon di Eropa
A
A
A
Sindonews.com - Portiere Juventus Gianluigi Buffon, mengakui kekalahan 0-2 atas Bayern Muenchen di pentas Liga Champions, akhir pekan lalu merupakan penampilan terburuknya selama bermain di kompetisi Eropa.
Buffon disebut-sebut sebagai titik lemah kala Juve kala itu. Performa kiper berusia 35 tahun itu dinilai jauh dari kata memuaskan. Pemain senior timnas Italia itu pun sadar seharusnya ia bisa tampil lebih baik sekaligus memberikan kenyamanan bagi rekan setimnya di sektor pertahanan.
"Banyak dari kita bermain buruk malam itu, termasuk saya sendiri," Buffon mengatakan kepada surat kabar L'Equipe di Perancis.
"Itu mungkin kinerja saya terburuk dalam karir saya Liga Champions. Saya salah satu yang paling berpengalaman dalam skuad, jadi mungkin kinerja saya mempengaruhi rekan tim saya,”terangnya.
Di lain hal, terkait komentar pedas dari ikon Bayern Franz Beckenbauer yang menyebut Buffon seorang pensiunan. Buffon punya pendapat sendiri.” Aku tidak ingin mengatakan apa-apa. Ini adalah orang yang menulis sejarah dalam olahraga ini, dia bekerja untuk sebuah klub besar dan saya menghormatinya,”tambahnya.
Buffon disebut-sebut sebagai titik lemah kala Juve kala itu. Performa kiper berusia 35 tahun itu dinilai jauh dari kata memuaskan. Pemain senior timnas Italia itu pun sadar seharusnya ia bisa tampil lebih baik sekaligus memberikan kenyamanan bagi rekan setimnya di sektor pertahanan.
"Banyak dari kita bermain buruk malam itu, termasuk saya sendiri," Buffon mengatakan kepada surat kabar L'Equipe di Perancis.
"Itu mungkin kinerja saya terburuk dalam karir saya Liga Champions. Saya salah satu yang paling berpengalaman dalam skuad, jadi mungkin kinerja saya mempengaruhi rekan tim saya,”terangnya.
Di lain hal, terkait komentar pedas dari ikon Bayern Franz Beckenbauer yang menyebut Buffon seorang pensiunan. Buffon punya pendapat sendiri.” Aku tidak ingin mengatakan apa-apa. Ini adalah orang yang menulis sejarah dalam olahraga ini, dia bekerja untuk sebuah klub besar dan saya menghormatinya,”tambahnya.
(wir)