Tempel ketat Persipura, waspadai sodokan Persiwa
Senin, 08 April 2013 - 17:27 WIB
Tempel ketat Persipura, waspadai sodokan Persiwa
A
A
A
Sindonews.com - Gap angka antara antara Sriwijaya FC (SFC) dan pemuncak klasemen Persipura Jayapura, masih terpaut lima poin. Laskar Wong Kito sangat optimistis bisa menggeser tempat Mutiara Hitam-julukan Persipura dari singgasananya.
Hanya saja, Ponaryo Astaman dan kawan-kawan harus konsentrasi menghadapi Persiwa Wamena terlebih dulu. Kemudian, berharap Pelita Bandung Raya (PBR) bisa mengalahkan Persipura untuk pertama kali di stadion Siliwangi, Minggu (14/4) nanti.
Jika PBR mampu memecundangi Persipura dan SFC mengungguli Persiwa di Palembang, maka perbedaan poin hanya tinggal dua angka lagi. Puncaknya, kedua tim akan bertemu di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring pada 20 April nanti.
Artinya, dua partai kandang yang bakal dilakoni SFC kontra dua tim asal Papua nanti, bisa dibilang menjadi penentu apakah SFC mampu menggeser kekuatan besar Persipura Jayapura. Pasalnya, sejauh ini, tim besutan Jacksen F. Tiago itu sangat konsisten dan belum pernah merasakan kekalahan sekalipun.
Dari hitung-hitungan tersebut, manajer SFC Robert Heri mengatakan, sebelum menghadapi partai big match kontra Persipura, dirinya menilai pertarungan lawan Persiwa juga tak kalah penting. Karena Badai Pegunungan Tengah -julukan Persiwa, bukanlah tim yang bisa dikalahkan.
''Posisi mereka tak jauh di bawah kita, mungkin sekarang Persiwa ada di peringkat 6 klasemen sementara. Jika kita terlalu percaya diri, bukan tidak mungkin malah mereka yang menggeser SFC,” ujarnya.
Jadi, sambung Robert, daripada terlalu dini memikirkan prediksi dan hitung-hitungan poin yang terjadi pada pertandingan lain, lebih baik pihaknya memilih fokus mempersiapkan diri sebelum menjamu Sekou Camara dan kawan-kawan. Apalagi striker asal Mali itu telah mengemas 8 gol untuk timnya.
''Kami fokus dulu lawan Persiwa, baru siap-siap menghadapi Persipura. Persiwa juga penting, karena poin demi poin di sisi laga putaran pertama ini sangat lah penting. Pemain mereka juga cukup kuat saat bentrok antar pemain, itu yang menjadi catatan kami,” kata Robert.
Menurut pria yang menjabat Kepala Dinas Pertambang dan Energi ini, pelatih dan pemain SFC sendiri memang lagi konsentrasi pada dua laga kandang ini. tetapi masih ada dua pertandingan yang harus diamankan. SFC harus selalu enjoy dan hanya memikirkan pertandingan demi pertandingan.
Sementara pelatih kepala SFC Kas Hartadi, menjelaskan, dirinya pun sudah mengantongi nama-nama pemain yang harus di tempel ketat. Setidaknya Sekou Camara adalah pemain yang harus dikunci pergerakannya selama 90 menit berjalan. Kas menilai, saat Camara masih berseragam PSAP Sigli, pemain tersebut mampu mencuri gol dari gawang SFC dimusim lalu.
''Saya tidak tahu bagaimana kekuatan Persiwa saat ini. Sebab, setiap kali pertandingan mereka selalu saja tidak disiarkan langsung. Namun, Camara cukup dikenal karena dia kini menunjukkan produktivitas gol yang menonjol dari beberapa pemain asing yang merumput di ISL,” jelas Kas Hartadi.
Pria asal Solo itu menambahkan, memang dalam dua partai yang akan dihadapinya kali ini sangat berbeda dengan sebelumnya. Sekalipun bermain di hadapan pendukung SFC, tapi bukan berarti seluruh pemain SFC mampu mengalahkan Persiwa dan Persipura.
''Makanya, sebelum masuk persiapan inti atau strategi, saya terus ingatkan pada pemain agar lebih sabar dan tenang. Disiplin posisi harus lebih dimaksimalkan, karena lawan kita nanti sangat berat dan berkarakter yang berbeda,”pungkasnya.
Hanya saja, Ponaryo Astaman dan kawan-kawan harus konsentrasi menghadapi Persiwa Wamena terlebih dulu. Kemudian, berharap Pelita Bandung Raya (PBR) bisa mengalahkan Persipura untuk pertama kali di stadion Siliwangi, Minggu (14/4) nanti.
Jika PBR mampu memecundangi Persipura dan SFC mengungguli Persiwa di Palembang, maka perbedaan poin hanya tinggal dua angka lagi. Puncaknya, kedua tim akan bertemu di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring pada 20 April nanti.
Artinya, dua partai kandang yang bakal dilakoni SFC kontra dua tim asal Papua nanti, bisa dibilang menjadi penentu apakah SFC mampu menggeser kekuatan besar Persipura Jayapura. Pasalnya, sejauh ini, tim besutan Jacksen F. Tiago itu sangat konsisten dan belum pernah merasakan kekalahan sekalipun.
Dari hitung-hitungan tersebut, manajer SFC Robert Heri mengatakan, sebelum menghadapi partai big match kontra Persipura, dirinya menilai pertarungan lawan Persiwa juga tak kalah penting. Karena Badai Pegunungan Tengah -julukan Persiwa, bukanlah tim yang bisa dikalahkan.
''Posisi mereka tak jauh di bawah kita, mungkin sekarang Persiwa ada di peringkat 6 klasemen sementara. Jika kita terlalu percaya diri, bukan tidak mungkin malah mereka yang menggeser SFC,” ujarnya.
Jadi, sambung Robert, daripada terlalu dini memikirkan prediksi dan hitung-hitungan poin yang terjadi pada pertandingan lain, lebih baik pihaknya memilih fokus mempersiapkan diri sebelum menjamu Sekou Camara dan kawan-kawan. Apalagi striker asal Mali itu telah mengemas 8 gol untuk timnya.
''Kami fokus dulu lawan Persiwa, baru siap-siap menghadapi Persipura. Persiwa juga penting, karena poin demi poin di sisi laga putaran pertama ini sangat lah penting. Pemain mereka juga cukup kuat saat bentrok antar pemain, itu yang menjadi catatan kami,” kata Robert.
Menurut pria yang menjabat Kepala Dinas Pertambang dan Energi ini, pelatih dan pemain SFC sendiri memang lagi konsentrasi pada dua laga kandang ini. tetapi masih ada dua pertandingan yang harus diamankan. SFC harus selalu enjoy dan hanya memikirkan pertandingan demi pertandingan.
Sementara pelatih kepala SFC Kas Hartadi, menjelaskan, dirinya pun sudah mengantongi nama-nama pemain yang harus di tempel ketat. Setidaknya Sekou Camara adalah pemain yang harus dikunci pergerakannya selama 90 menit berjalan. Kas menilai, saat Camara masih berseragam PSAP Sigli, pemain tersebut mampu mencuri gol dari gawang SFC dimusim lalu.
''Saya tidak tahu bagaimana kekuatan Persiwa saat ini. Sebab, setiap kali pertandingan mereka selalu saja tidak disiarkan langsung. Namun, Camara cukup dikenal karena dia kini menunjukkan produktivitas gol yang menonjol dari beberapa pemain asing yang merumput di ISL,” jelas Kas Hartadi.
Pria asal Solo itu menambahkan, memang dalam dua partai yang akan dihadapinya kali ini sangat berbeda dengan sebelumnya. Sekalipun bermain di hadapan pendukung SFC, tapi bukan berarti seluruh pemain SFC mampu mengalahkan Persiwa dan Persipura.
''Makanya, sebelum masuk persiapan inti atau strategi, saya terus ingatkan pada pemain agar lebih sabar dan tenang. Disiplin posisi harus lebih dimaksimalkan, karena lawan kita nanti sangat berat dan berkarakter yang berbeda,”pungkasnya.
(aww)