Fokus sapu poin kandang, pasang pemain bermental menang
Selasa, 09 April 2013 - 17:17 WIB
Fokus sapu poin kandang, pasang pemain bermental menang
A
A
A
Sindonews.com - Nakhoda Sriwijaya FC (SFC) Kas Hartadi mulai memilih siapa pemain yang akan dipasang saat menghadapi Persiwa Wamena dan Persipura Jayapura. Pasalnya, kekuatan duo tim asal Papua ini berbeda, meski ada kemiripan dari cara bermain mereka.
Karakter Persiwa dan Persipura mungkin lebih mirip dari gaya individu dan kolektivitas mereka bermain. Tapi untuk speed dan agresivitas tim, memiliki perbedaan yang mencolok. Dari perbedaan inilah yang akan dimanfaatkan Laskar Wong Kito untuk mendapatkan poin penuh di kandang sendiri.
Selama menjalani masa persiapan selama dua pekan ini, pelatih kepala SFC Kas Hartadi memberikan semua materi yang dibutuhkan dalam kekuatan tim. Mulai dari fisik, teknik dan strategi. Namun beberapa hari awal ini, sang nakhoda lebih menitik beratkan pada program fisik terlebih dulu. Karena, pemain yang sebelumnya diberikan libur selama empat hari, mengalami sedikit pengendoran otot.
Menurut Kas Hartadi, karakter permainan dari Persiwa dan Persipura hampir-hampir mirip. Gaya bermain keras dan selalu tampil menekan, selalu diperagakan Mutiara Hitam-julukan Persipura dan Badai Pegunungan Tengah-julukan Persiwa, terhadap siapapun lawan mereka. ''Tapi mereka memiliki kelebihan masing-masing. Memang kekuatan Persipura lebih lengkap dibanding Wamena, tapi itu bukan berarti Persiwa mudah dikalahkan,” ujarnya.
Pria asal Solo ini menilai, ada beberapa pemain yang harus diwaspadai anak asuhnya saat menjamu tim yang ditukangi Subangkit itu. Seperti tiga pilar asing Persiwa, Fred Ferdinando Mote, Guy Junior, Abdoulaye Sekou Camara adalah nama-nama yang harus dikunci pergerakannya.
''Sejauh ini Camara dan (Guy) Junior selalu memberikan gol untuk Persiwa. Itu berarti mobilitas pemain ini paling tinggi di antara pemain lain. mungkin sudah 16 gol dibuat oleh dua pemain itu. Makanya, saya berharap pemain belakang kami harus lebih disiplin,” jelasnya.
Hanya saja, pelatih yang telah memberikan dua gelar untuk SFC selama tahun 2012 lalu itu, belum mau membeberkan, siapa-siapa pemain yang pantas untuk mengunci pemain utama Persiwa. Kas Hartadi menilai, masih terlalu dini untuk menentukan pemain-pemain yang diplot menghadapi Wamena nanti.
''Kami banyak memiliki pemain belakang dan semuanya dalam kondisi siap. Tapi saya belum menentukan siapa yang lebih dulu saya mainkan. Karena semua pemain harus menunjukkan performa mereka selama latihan dua pekan ini,” sambungnya.
Bukan saja di sektor pertahanan, untuk lini tengah dan depan pun, Kas Hartadi masih belum menentukan. Karena peran vital Ponaryo Astaman ditengah, harus dibantu dengan gelandang yang mampu membantu pertahanan. Bisa saja, Kas Hartadi akan menggunakan tenaga Ahmad Jufrianto lagi, setelah absen pada pertandingan sebelumnya menghadapi Persela Lamongan.
''Saat ini, untuk menentukan kekuatan 11 orang yang akan dimainkan, harus mengedepankan siapa yang paling siap dan harus bermain menang. Karena, semakin mendekati akhir kompetisi, maka pertarungan semakin keras. Makanya, saya akan tentukan siapa yang akan bermain paling tidak sehari sebelum pertandingan,” tukasnya.
Karakter Persiwa dan Persipura mungkin lebih mirip dari gaya individu dan kolektivitas mereka bermain. Tapi untuk speed dan agresivitas tim, memiliki perbedaan yang mencolok. Dari perbedaan inilah yang akan dimanfaatkan Laskar Wong Kito untuk mendapatkan poin penuh di kandang sendiri.
Selama menjalani masa persiapan selama dua pekan ini, pelatih kepala SFC Kas Hartadi memberikan semua materi yang dibutuhkan dalam kekuatan tim. Mulai dari fisik, teknik dan strategi. Namun beberapa hari awal ini, sang nakhoda lebih menitik beratkan pada program fisik terlebih dulu. Karena, pemain yang sebelumnya diberikan libur selama empat hari, mengalami sedikit pengendoran otot.
Menurut Kas Hartadi, karakter permainan dari Persiwa dan Persipura hampir-hampir mirip. Gaya bermain keras dan selalu tampil menekan, selalu diperagakan Mutiara Hitam-julukan Persipura dan Badai Pegunungan Tengah-julukan Persiwa, terhadap siapapun lawan mereka. ''Tapi mereka memiliki kelebihan masing-masing. Memang kekuatan Persipura lebih lengkap dibanding Wamena, tapi itu bukan berarti Persiwa mudah dikalahkan,” ujarnya.
Pria asal Solo ini menilai, ada beberapa pemain yang harus diwaspadai anak asuhnya saat menjamu tim yang ditukangi Subangkit itu. Seperti tiga pilar asing Persiwa, Fred Ferdinando Mote, Guy Junior, Abdoulaye Sekou Camara adalah nama-nama yang harus dikunci pergerakannya.
''Sejauh ini Camara dan (Guy) Junior selalu memberikan gol untuk Persiwa. Itu berarti mobilitas pemain ini paling tinggi di antara pemain lain. mungkin sudah 16 gol dibuat oleh dua pemain itu. Makanya, saya berharap pemain belakang kami harus lebih disiplin,” jelasnya.
Hanya saja, pelatih yang telah memberikan dua gelar untuk SFC selama tahun 2012 lalu itu, belum mau membeberkan, siapa-siapa pemain yang pantas untuk mengunci pemain utama Persiwa. Kas Hartadi menilai, masih terlalu dini untuk menentukan pemain-pemain yang diplot menghadapi Wamena nanti.
''Kami banyak memiliki pemain belakang dan semuanya dalam kondisi siap. Tapi saya belum menentukan siapa yang lebih dulu saya mainkan. Karena semua pemain harus menunjukkan performa mereka selama latihan dua pekan ini,” sambungnya.
Bukan saja di sektor pertahanan, untuk lini tengah dan depan pun, Kas Hartadi masih belum menentukan. Karena peran vital Ponaryo Astaman ditengah, harus dibantu dengan gelandang yang mampu membantu pertahanan. Bisa saja, Kas Hartadi akan menggunakan tenaga Ahmad Jufrianto lagi, setelah absen pada pertandingan sebelumnya menghadapi Persela Lamongan.
''Saat ini, untuk menentukan kekuatan 11 orang yang akan dimainkan, harus mengedepankan siapa yang paling siap dan harus bermain menang. Karena, semakin mendekati akhir kompetisi, maka pertarungan semakin keras. Makanya, saya akan tentukan siapa yang akan bermain paling tidak sehari sebelum pertandingan,” tukasnya.
(aww)