Gara-gara Guardiola, Presiden dan pelatih Bayern ribut
Jum'at, 19 April 2013 - 09:13 WIB
Gara-gara Guardiola, Presiden dan pelatih Bayern ribut
A
A
A
Sindonews.com – Presiden Bayern Muenchen Uli Hoeness mengungkapkan adanya perselisihan antara dirinya dengan pelatih Jupp Heynckes terkait pengumuman Pep Guardiola sebagai pelatih tim musim depan.
Ketika itu pada pertengahan musim ini, Hoeness secara mengejutkan mengumumkan secara resmi nama Guardiola yang akan menggantikan Heynckes musim depan.
“Saya menyatakan ada ketegangan antara Jupp dan saya. Tapi saya rasa semua berjalan normal. Jupp dan saya adalah teman dan kami akan bertahan dengan jalan kami masing-masing,” ujar Hoeness dilansir soccerway, Jumat (19/4/2013).
Heynckes, yang sempat meninggalkan Bayern Munich ke Bayer Leverkusen tahun 2009, kembali dipercaya menukangi FC Holywood tahun 2011. Kembaliya Heynckes mampu membangkitkan kembali kejayaan Bayern yang sempat digusur Borussia Dortmuund.
Pelatih berusia 67 tahun itu berhasil mengantarkan Bayern juara Bundesliga musim ini, lalu melaju ke semifinal Liga Champions dan juga ke final Piala Jerman. Tinggal dua titel lagi yang akan membuat Bayern melengkapi treble winner musim ini.
Bersama Heynckes, Bayern menjadi tim tercepat pertama dalam sejarah yang berhasil memastikan titel Bundesliga di sisa tujuh laga terakhir. Menurut Hoeness, mereka harus berterima kasih kepada rivalnya, Dortmund yang turut memberikan peran dalam kemajuan Bayern.
“Kami berterima kasih kepada Dortmund. Mereka benar-benar menantang kami dan itu secara otomatis meningkatkan level kami. Berkat Dortmund, kita telah menjadi begitu kuat. Dortmund bukanlah suatu kebetulan. Mereka akan menjadi musuh permanen," katanya.
Ketika itu pada pertengahan musim ini, Hoeness secara mengejutkan mengumumkan secara resmi nama Guardiola yang akan menggantikan Heynckes musim depan.
“Saya menyatakan ada ketegangan antara Jupp dan saya. Tapi saya rasa semua berjalan normal. Jupp dan saya adalah teman dan kami akan bertahan dengan jalan kami masing-masing,” ujar Hoeness dilansir soccerway, Jumat (19/4/2013).
Heynckes, yang sempat meninggalkan Bayern Munich ke Bayer Leverkusen tahun 2009, kembali dipercaya menukangi FC Holywood tahun 2011. Kembaliya Heynckes mampu membangkitkan kembali kejayaan Bayern yang sempat digusur Borussia Dortmuund.
Pelatih berusia 67 tahun itu berhasil mengantarkan Bayern juara Bundesliga musim ini, lalu melaju ke semifinal Liga Champions dan juga ke final Piala Jerman. Tinggal dua titel lagi yang akan membuat Bayern melengkapi treble winner musim ini.
Bersama Heynckes, Bayern menjadi tim tercepat pertama dalam sejarah yang berhasil memastikan titel Bundesliga di sisa tujuh laga terakhir. Menurut Hoeness, mereka harus berterima kasih kepada rivalnya, Dortmund yang turut memberikan peran dalam kemajuan Bayern.
“Kami berterima kasih kepada Dortmund. Mereka benar-benar menantang kami dan itu secara otomatis meningkatkan level kami. Berkat Dortmund, kita telah menjadi begitu kuat. Dortmund bukanlah suatu kebetulan. Mereka akan menjadi musuh permanen," katanya.
(irc)