Di Canio: Kontra Aston Villa seperti final Liga Champions
Sabtu, 27 April 2013 - 19:02 WIB
Di Canio: Kontra Aston Villa seperti final Liga Champions
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Sunderland Paolo Di Canio mengatakan saat anak asuhnya berjuang melawan Aston Villa pada laga lanjutan Liga Premier Inggris, akhir pekan nanti menurutnya ibarat final Liga Champions. Pasalnya kemenangan di Villa Park nanti akan membuat selisih poin menjadi enam poin antara The Black Cat-julukan bagi Sunderland dengan anak asuh Paul Lambert dengan sisa tiga pertandingan lagi maka hal itu bisa menghindarkan mereka dari zona degradasi.
"Jika kami menang pada pertandingan nanti, kami akan tetap di atas. Saya memberitahu kepada pemain saya jika laga nanti seperti final Liga Champions. Sejak hari pertama saya bergabung, saya mengatakan kepada mereka jika pekan ini sebagai minggu yang penting untuk tetap bertahan di papan tengah," terang Di Canio seperti dilansir Sky Sports, Sabtu (27/4/2013).
Ia juga menambahkan dengan empat pertandingan tersisa membuat semua kemungkinan masih bisa terjadi. Ia mengakui jika timnya telah mampu jauh menghindar dari zona degradasi, tapi baginya sepak bola bukanlah matematika. Karena itu ia meminta anak asuhnya untuk tetap fokus pada sisa pertandingan musim ini.
"Saya mengatakan kepada para pemain ketika saya datang kesini, kami dapat bertahan jika mampu meraih hasil maksimal di tiga laga. Sejauh ini kami telah mampu memenangkan dua pertandingan secara beruntun. Maka jika kami mampu memenangkan pertandingan berikutnya, maka saya yakin kami mampu bertahan," tandasnya.
"Jika kami menang pada pertandingan nanti, kami akan tetap di atas. Saya memberitahu kepada pemain saya jika laga nanti seperti final Liga Champions. Sejak hari pertama saya bergabung, saya mengatakan kepada mereka jika pekan ini sebagai minggu yang penting untuk tetap bertahan di papan tengah," terang Di Canio seperti dilansir Sky Sports, Sabtu (27/4/2013).
Ia juga menambahkan dengan empat pertandingan tersisa membuat semua kemungkinan masih bisa terjadi. Ia mengakui jika timnya telah mampu jauh menghindar dari zona degradasi, tapi baginya sepak bola bukanlah matematika. Karena itu ia meminta anak asuhnya untuk tetap fokus pada sisa pertandingan musim ini.
"Saya mengatakan kepada para pemain ketika saya datang kesini, kami dapat bertahan jika mampu meraih hasil maksimal di tiga laga. Sejauh ini kami telah mampu memenangkan dua pertandingan secara beruntun. Maka jika kami mampu memenangkan pertandingan berikutnya, maka saya yakin kami mampu bertahan," tandasnya.
(akr)