Peluang jebolan PON Jateng ambil alih posisi Power
Senin, 29 April 2013 - 15:43 WIB
Peluang jebolan PON Jateng ambil alih posisi Power
A
A
A
Sindonews.com - Siapa yang bakal menggantikan Morris Power Bayour yang mendapatkan hukuman akumulasi kartu kuning memang belum ditentukan. Namun, pelatih PSIS Firmandoyo mulai menyalakan lampu hijau bakal menurunkan bek muda jebolan PON Jateng, Rico Fernando.
Peluang Rico memang cukup besar mengingat dalam beberapa pertandingan terakhir PSIS, Rico selalu masuk daftar pemain pengganti. Sementara itu, rekan satu timnya, Ipan Priyanto, justru terus berada di tribun penonton ketika PSIS bertanding. Ipan sebenarnya, pernah satu kali diturunkan menjadi starter, saat PSIS melawan Persitema Temanggung beberapa waktu lalu.
Namun, hanya beberapa menit Dia langsung ditarik keluar karena, dinilai masih kurang tenang. Pelatih PSIS Firmandoyo mengaku, tidak ingin terbebani untuk mencari pengganti Morris dan kini dirinya lebih fokus untuk membenahi setiap kekurangan yang masih ada pada tim. ”Untuk pengganti Morris bisa sambil jalan, Karena pada dasarnya pemain kita sudah siap. Baik Ipan maupun Rico sama-sama memiliki kekurangan dan kelebihan,” ujarnya.
Dia mengaku, masih banyak kekurangan yang ada pada timnya, oleh sebab itu waktu beberapa hari sebelum bertandang ke markas Persipur 5 Mei mendatang akan digunakan untuk melakukan evaluasi. ”Persipur juga tim kuat, meski kita pernah menang bukan berarti mereka tim lemah, jadi tetap perlu persiapan,” katanya.
Salah satu kekurangan yang ada pada tim, menurut Firmandoyo adalah, masih kurangnya konsentrasi pemain dan pemain masih sering melakukan kesalahan-kesalahan yang sebenarnya tidak perlu dilakukan.”Kita masih sering melakukan kesalahan-kesalahan kecil, tapi itu bisa berakibat fatal bagi tim,” katanya.
Sementara itu, Rico Fernando yang dihubungi secara terpisah mengaku, siapa apabila Firmandoyo memberikan kepercayaan untuk turun. Meski dirinya belum pernah satu kalipun dimainkan dalam kompetisi resmi, namun menurutnya hal itu tidak akan mempengaruhi mental dan ketenangannya. ''Mental dari dulu sudah siap untuk bermain, tetapi memang belum diberikan kesempatan,” katanya.
Dia berjanji, jika dirinya ditunjuk untuk menggantikan posisi Moris maka akan bermain sebaik mungkin dan memberikan yang terbaik untuk tim. ''Ndak ada masalah, mudah-mudahan dalam wakut dekat ini bisa melakukan persiapan lebih baik, sehingga sewaktu-waktu diberi kepercayaan saya sudah siap,” ujar pemain kelahiran Kudus ini.
Peluang Rico memang cukup besar mengingat dalam beberapa pertandingan terakhir PSIS, Rico selalu masuk daftar pemain pengganti. Sementara itu, rekan satu timnya, Ipan Priyanto, justru terus berada di tribun penonton ketika PSIS bertanding. Ipan sebenarnya, pernah satu kali diturunkan menjadi starter, saat PSIS melawan Persitema Temanggung beberapa waktu lalu.
Namun, hanya beberapa menit Dia langsung ditarik keluar karena, dinilai masih kurang tenang. Pelatih PSIS Firmandoyo mengaku, tidak ingin terbebani untuk mencari pengganti Morris dan kini dirinya lebih fokus untuk membenahi setiap kekurangan yang masih ada pada tim. ”Untuk pengganti Morris bisa sambil jalan, Karena pada dasarnya pemain kita sudah siap. Baik Ipan maupun Rico sama-sama memiliki kekurangan dan kelebihan,” ujarnya.
Dia mengaku, masih banyak kekurangan yang ada pada timnya, oleh sebab itu waktu beberapa hari sebelum bertandang ke markas Persipur 5 Mei mendatang akan digunakan untuk melakukan evaluasi. ”Persipur juga tim kuat, meski kita pernah menang bukan berarti mereka tim lemah, jadi tetap perlu persiapan,” katanya.
Salah satu kekurangan yang ada pada tim, menurut Firmandoyo adalah, masih kurangnya konsentrasi pemain dan pemain masih sering melakukan kesalahan-kesalahan yang sebenarnya tidak perlu dilakukan.”Kita masih sering melakukan kesalahan-kesalahan kecil, tapi itu bisa berakibat fatal bagi tim,” katanya.
Sementara itu, Rico Fernando yang dihubungi secara terpisah mengaku, siapa apabila Firmandoyo memberikan kepercayaan untuk turun. Meski dirinya belum pernah satu kalipun dimainkan dalam kompetisi resmi, namun menurutnya hal itu tidak akan mempengaruhi mental dan ketenangannya. ''Mental dari dulu sudah siap untuk bermain, tetapi memang belum diberikan kesempatan,” katanya.
Dia berjanji, jika dirinya ditunjuk untuk menggantikan posisi Moris maka akan bermain sebaik mungkin dan memberikan yang terbaik untuk tim. ''Ndak ada masalah, mudah-mudahan dalam wakut dekat ini bisa melakukan persiapan lebih baik, sehingga sewaktu-waktu diberi kepercayaan saya sudah siap,” ujar pemain kelahiran Kudus ini.
(aww)