Penutup manis Mourinho di akhir musim
Minggu, 02 Juni 2013 - 00:02 WIB
Penutup manis Mourinho di akhir musim
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho yang akan meninggalkan Santigao Bernabeu pada musim depan berhasil menutup laga terakhirnya bersama Los Blancos -julukan Madrid- dengan kemenangan. Madrid harus berjuang keras pada laga ini sebelum menutup laga 4-2 atas tamunya Osasuna pada pekan terakhir La Liga, Spanyol musim 2012-2013, Sabtu (1/6/2013).
Bermain di kandang sendiri, meski laga ini sudah tidak berpengaruh lagi karena gelar juara telah dikunci rival abadi mereka Barcelona tapi skuad asuhan Mourinho tetap tampil menekan sejak menit awal. Madrid mendapatkan peluang pertama melalui tendangan bebas, namun sayang tendangan Di Maria masih jauh dari sasaran. Tim tamu lantas tidak tinggal diam dan membalasnya melalui tandukan Joseba Llorente namun masih dapat dihalau.
Selanjutnya Osasuna seperti menemukan semangat dalam permainannya dengan terus menekan pertahanan Madrid, buktinya Cejudo melesatkan tendangan spekulasi dari jarak 15 meter namun kembali harus gagal. Madrid yang mencoba bangkit akhirnya mampu memberikan tekanan, berawal dari pergerakan Ozil yang berhasil memberikan umpan matang kepada Higuain tapi sayang penyelesaiannya masih belum maksimal.
Kembali tim tuan rumah menekan, kali ini giliran Di Maria yang melesatkan tendangan kerasnya, tapi penampilan cemerlang kiper Osasuna berhasil membloknya. Gol yang ditunggu fans Madrid akhirnya datang di menit ke 35 melalui Gonzalo Higuain yang berhasil memanfaatkan secara maksimal umpan matang Angel Di Maria. Skor 1-0 untuk Madrid.
Selanjutnya dua menit berselang skuad asuhan Jose Mourinho memperbesar keunggulan ketika Michael Essien meneruskan umpan Mesut Ozil dan mengubah skor menjadi 2-0. Pada sisa babak pertama Osasuna yang terus menekan tidak mampu menciptakan satu gol guna memperkecil keadaan. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki paruh kedua The Special One melakukan perubahan strategi dengan menarik keluar Di Maria.
Osasuna langsung menggebrak di babak kedua ini dengan memperkecil keadaan di menit ke 52 melalui gol yang dilesatkan oleh Roberto Torres memanfaatkan umpan Timor. Skor berubah menjadi 1-2. Seperti mendapatkan momentum, tim tamu terus menekan dan mampu mencetak gol penyama kedudukan di menit ke 63 setelah Alvaro Cejudo memaksimalkan umpan Manu Omwu. Skor berubah menjadi 2-2.
Beruntung Madrid mempunyai Karim Benzema yang mampu membalikkan keadaan menjadi 3-2 di menit 69 setelah mampu meneruskan umpan Mesut Ozil. Kembali tim tuan rumah menjauh dari kejaran setelah Callejón mencetak gol di penghujung laga. Hingga peluit panjang berbunyi skor tetap bertahan 4-2 dan ini menjadi penutup yang manis bagi karir Mourinho di Madrid.
Susunan pemain kedua tim:
Real Madrid (4-2-3-1): Jesus; Arbeloa, Carvalho, Albiol, Essien; Modric, Callejon; Benzema, Ozil, Di Maria; Higuain
Osasuna (4-2-3-1): Riesgo; Oier, Ruben, Unai, Nano; Silva, Timor; Cejudo, Torres, Armenteros; Llorente
Bermain di kandang sendiri, meski laga ini sudah tidak berpengaruh lagi karena gelar juara telah dikunci rival abadi mereka Barcelona tapi skuad asuhan Mourinho tetap tampil menekan sejak menit awal. Madrid mendapatkan peluang pertama melalui tendangan bebas, namun sayang tendangan Di Maria masih jauh dari sasaran. Tim tamu lantas tidak tinggal diam dan membalasnya melalui tandukan Joseba Llorente namun masih dapat dihalau.
Selanjutnya Osasuna seperti menemukan semangat dalam permainannya dengan terus menekan pertahanan Madrid, buktinya Cejudo melesatkan tendangan spekulasi dari jarak 15 meter namun kembali harus gagal. Madrid yang mencoba bangkit akhirnya mampu memberikan tekanan, berawal dari pergerakan Ozil yang berhasil memberikan umpan matang kepada Higuain tapi sayang penyelesaiannya masih belum maksimal.
Kembali tim tuan rumah menekan, kali ini giliran Di Maria yang melesatkan tendangan kerasnya, tapi penampilan cemerlang kiper Osasuna berhasil membloknya. Gol yang ditunggu fans Madrid akhirnya datang di menit ke 35 melalui Gonzalo Higuain yang berhasil memanfaatkan secara maksimal umpan matang Angel Di Maria. Skor 1-0 untuk Madrid.
Selanjutnya dua menit berselang skuad asuhan Jose Mourinho memperbesar keunggulan ketika Michael Essien meneruskan umpan Mesut Ozil dan mengubah skor menjadi 2-0. Pada sisa babak pertama Osasuna yang terus menekan tidak mampu menciptakan satu gol guna memperkecil keadaan. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki paruh kedua The Special One melakukan perubahan strategi dengan menarik keluar Di Maria.
Osasuna langsung menggebrak di babak kedua ini dengan memperkecil keadaan di menit ke 52 melalui gol yang dilesatkan oleh Roberto Torres memanfaatkan umpan Timor. Skor berubah menjadi 1-2. Seperti mendapatkan momentum, tim tamu terus menekan dan mampu mencetak gol penyama kedudukan di menit ke 63 setelah Alvaro Cejudo memaksimalkan umpan Manu Omwu. Skor berubah menjadi 2-2.
Beruntung Madrid mempunyai Karim Benzema yang mampu membalikkan keadaan menjadi 3-2 di menit 69 setelah mampu meneruskan umpan Mesut Ozil. Kembali tim tuan rumah menjauh dari kejaran setelah Callejón mencetak gol di penghujung laga. Hingga peluit panjang berbunyi skor tetap bertahan 4-2 dan ini menjadi penutup yang manis bagi karir Mourinho di Madrid.
Susunan pemain kedua tim:
Real Madrid (4-2-3-1): Jesus; Arbeloa, Carvalho, Albiol, Essien; Modric, Callejon; Benzema, Ozil, Di Maria; Higuain
Osasuna (4-2-3-1): Riesgo; Oier, Ruben, Unai, Nano; Silva, Timor; Cejudo, Torres, Armenteros; Llorente
(akr)