PSIS menang besar atas Persikad Depok
Minggu, 09 Juni 2013 - 21:42 WIB
PSIS menang besar atas Persikad Depok
A
A
A
Sindonews.com - PSIS Semarang menang besar 5-0 atas tamunya Persikad Depok, pada laga lanjutan Divisi Utama Liga Indonesia, di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu, (9/5).
Kemenangan atas Persikad ini mengantarkan PSIS memuncaki klasmen sementara grup II dengan 31 poin menggeser PSCS Cilacap yang saat ini sama-sama mengemas 31 poin, setelah PSCS hanya mampu bermain imbang 1-1 saat bermain di kandang Persipur Purwodadi pada hari yang sama.
Addison Alves menunjukan ketajamannya, dengan mencetak hatrik pada menit 20, 35 dan 80. Sementara dua gol lainnya diciptakan oleh Hari Nur pada menit 48 dan 68. Namun sayang Alves harus diusir wasit pada menit ke 88 karena mendapatkan dua kartu kuning. Dengan begitu Alves
dipastikan tidak akan memperkuat Mahesa Jenar saat menjamu Persikabo Bogor 13 Juni mendatang.
Bermain dihadapan lebih dari 18 ribu pasang mata, PSIS langsung mengambil inisiatif menyarang sejak kick off babak pertama. Bahkan PSIS mengurung Persikad, sehingga hanya bermain setengah lapangan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan oleh duert strike Hari Nur dan Addison Alves. Namun, sayang peluang pada menit-menit awal gagal menembus rapatnya barisan belakang Persikad. Salah satunya yang membahayakan, adalah sundulan Alves pada menit ke 16, namun sayang berhasil ditepis kiper Persikad.
Kebuntuan akhirnya pecah. Pada menit ke 20 Addison Alves, yang meneruskan umpan dari tendangan bebas Imral "Korea"Usman sukses menggetarkan jala Persikad yang dijaga oleh, Diki Zulkarnaen dengan sundulan kepalanya.
Berhasil memimpin satu gol, membuat anak-anak asuh Firmandoyo semakin menggila. Selang 15 menit kemudian, Alves berhasil menggandakan keunggulan. Memaksimalkan umpan silang dari tandemnya Hari Nur, Alves berhasil melesakan bola ke gawang Persikad, setelah melewati dua
pemain belakang lawan. 2-0 untuk PSIS bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, PSIS tidak mengendorkan serangan, meski sudah unggul dua gol. Hasilnya babak kedua baru berjalan tiga menit Hari Nur yang berdiri bebas berhasil memperdaya kiper Persikad, dan berhasil memperbesar keunggulan.
Persikad yang mencoba untuk bangkit dari tekanan justru pada menit ke 47 harus kehilangan salah satu pemainnya, yakni Fadli Idris karena diganjar kartu merah setelah mendapatkan dua kartu kuning. Kalah jumlah pemain, Persikad makin terpuruk, dan membuat pemain PSIS semakin leluasa membangun setiap serangan.
Tak butuh waktu lama, tepatnya menit ke 68, Hari Nur yang menerima umpan crossing dari Imral Usman, kembali menggetarkan jala lawan dan menambah keunggulan PSIS menjadi 4-0.
Addison Alves benar-benar menujukan ketajamannya sebagai bomber PSIS. Pada menit ke 80 pemain asal Brasil ini kembali memperbesar kunggulan untuk PSIS. Menerima asist dari Rizky Julian Putra, Alves menciptakan hatrik pertamanya bersama PSIS.
Namun sayang, Alves tak dapat melanjutkan pertandingan pada menit ke 86. Dia mendapatkan kartu kuning kedua dan terpaksa diusir wasit. Pertandingan kali ini benar-benar menjadi milik PSIS. Terbukti selama 90 menit Persikad tak memiliki peluang yang membahayakan gawang PSIS
yang dijaga Catur Adi Nugroho.
Assiten pelatih PSIS Eko Purjianto menyatakanm, puas dengan hasil kerja pasukannya. Meski Alves dipastikan tidak akan bisa main ketika PSIS menjamu Persikabo Bogor karena mendapat dua kartu kuning, namun hal itu tidak menjadi masalah. Menurut Eko, pemain yang lain, Seperti Hari Nur dan I Nyoman Sukarja pun bisa menjadi andalan.
”Kami puas karena sesuai target mampu mengamankan poin penuh di kandang,”ujarnya. Sementara itu pelatih Persikad Wahyu Ramadhani mengaku tidak menyangka anak-anak asuhnya bakal menelan kekalahan cukup besar dari PSIS. Menurutnya kekalahan tersebut akibat anak asuhnya bermaian kurang percaya diri dan mengikuti arus permaianan lawan. ”PSIS lebih pintar, mereka memanfaatkan kesempatan dengan baik,” katanya.
Kemenangan atas Persikad ini mengantarkan PSIS memuncaki klasmen sementara grup II dengan 31 poin menggeser PSCS Cilacap yang saat ini sama-sama mengemas 31 poin, setelah PSCS hanya mampu bermain imbang 1-1 saat bermain di kandang Persipur Purwodadi pada hari yang sama.
Addison Alves menunjukan ketajamannya, dengan mencetak hatrik pada menit 20, 35 dan 80. Sementara dua gol lainnya diciptakan oleh Hari Nur pada menit 48 dan 68. Namun sayang Alves harus diusir wasit pada menit ke 88 karena mendapatkan dua kartu kuning. Dengan begitu Alves
dipastikan tidak akan memperkuat Mahesa Jenar saat menjamu Persikabo Bogor 13 Juni mendatang.
Bermain dihadapan lebih dari 18 ribu pasang mata, PSIS langsung mengambil inisiatif menyarang sejak kick off babak pertama. Bahkan PSIS mengurung Persikad, sehingga hanya bermain setengah lapangan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan oleh duert strike Hari Nur dan Addison Alves. Namun, sayang peluang pada menit-menit awal gagal menembus rapatnya barisan belakang Persikad. Salah satunya yang membahayakan, adalah sundulan Alves pada menit ke 16, namun sayang berhasil ditepis kiper Persikad.
Kebuntuan akhirnya pecah. Pada menit ke 20 Addison Alves, yang meneruskan umpan dari tendangan bebas Imral "Korea"Usman sukses menggetarkan jala Persikad yang dijaga oleh, Diki Zulkarnaen dengan sundulan kepalanya.
Berhasil memimpin satu gol, membuat anak-anak asuh Firmandoyo semakin menggila. Selang 15 menit kemudian, Alves berhasil menggandakan keunggulan. Memaksimalkan umpan silang dari tandemnya Hari Nur, Alves berhasil melesakan bola ke gawang Persikad, setelah melewati dua
pemain belakang lawan. 2-0 untuk PSIS bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, PSIS tidak mengendorkan serangan, meski sudah unggul dua gol. Hasilnya babak kedua baru berjalan tiga menit Hari Nur yang berdiri bebas berhasil memperdaya kiper Persikad, dan berhasil memperbesar keunggulan.
Persikad yang mencoba untuk bangkit dari tekanan justru pada menit ke 47 harus kehilangan salah satu pemainnya, yakni Fadli Idris karena diganjar kartu merah setelah mendapatkan dua kartu kuning. Kalah jumlah pemain, Persikad makin terpuruk, dan membuat pemain PSIS semakin leluasa membangun setiap serangan.
Tak butuh waktu lama, tepatnya menit ke 68, Hari Nur yang menerima umpan crossing dari Imral Usman, kembali menggetarkan jala lawan dan menambah keunggulan PSIS menjadi 4-0.
Addison Alves benar-benar menujukan ketajamannya sebagai bomber PSIS. Pada menit ke 80 pemain asal Brasil ini kembali memperbesar kunggulan untuk PSIS. Menerima asist dari Rizky Julian Putra, Alves menciptakan hatrik pertamanya bersama PSIS.
Namun sayang, Alves tak dapat melanjutkan pertandingan pada menit ke 86. Dia mendapatkan kartu kuning kedua dan terpaksa diusir wasit. Pertandingan kali ini benar-benar menjadi milik PSIS. Terbukti selama 90 menit Persikad tak memiliki peluang yang membahayakan gawang PSIS
yang dijaga Catur Adi Nugroho.
Assiten pelatih PSIS Eko Purjianto menyatakanm, puas dengan hasil kerja pasukannya. Meski Alves dipastikan tidak akan bisa main ketika PSIS menjamu Persikabo Bogor karena mendapat dua kartu kuning, namun hal itu tidak menjadi masalah. Menurut Eko, pemain yang lain, Seperti Hari Nur dan I Nyoman Sukarja pun bisa menjadi andalan.
”Kami puas karena sesuai target mampu mengamankan poin penuh di kandang,”ujarnya. Sementara itu pelatih Persikad Wahyu Ramadhani mengaku tidak menyangka anak-anak asuhnya bakal menelan kekalahan cukup besar dari PSIS. Menurutnya kekalahan tersebut akibat anak asuhnya bermaian kurang percaya diri dan mengikuti arus permaianan lawan. ”PSIS lebih pintar, mereka memanfaatkan kesempatan dengan baik,” katanya.
(wbs)