Masuk grup maut, PSIS pertajam variasi serangan
Selasa, 18 Juni 2013 - 17:30 WIB
Masuk grup maut, PSIS pertajam variasi serangan
A
A
A
Sindonews.com - PSIS Semarang tak berlama-lama meratapi kegagalan memuncaki klasemen akhir grup II Divisi Utama PT Liga Indonesia. Evaluasi secara keseluruhan terhadap hasil selama babak penyisihan grup pun dilakukan oleh manajemen dan pelatih, sebagai persiapan menjalani babak 12 Besar.PSIS besar kemungkinan akan berada di peringkat tiga klasemen akhir grup II dengan poin 32 menyusul hasil imbang dengan PSCS Cilacap, Senin (17/6). Dengan berakhir di posisi ketiga, PSIS akan masuk ke grup B bersama Persebaya Surabaya yang merupakan jawara grup 3, PSBS Biak runner-up grub 4 dan PS Bangka yang merupakan jawara grup 1.Memasuki babak 12 Besar tentu perlu persiapan yang matang jika PSIS tidak ingin ambisinya untuk lolos Indonesia Super League (ISL) musim depan terhenti di tengah jalan. Terlebih tim yang bakal menjadi lawannya adalah tim-tim tangguh di grup masing-masing.Laga babak 12 Besar putaran pertama rencananya akan digelar pada 28 Juni, 2 Juli dan 6 Juli. Sedangkan putaran kedua atau leg kedua babak 12 Besar tidak akan digulirkan pada 19, 23, dan 27 Agustus 2013 atau setelah lebaran. Di babak 12 Besar mendatang, 12 tim yang melaju akan dibagi menjadi tiga Grup.Masing-masing Grupnya akan dihuni oleh empat tim. Tiga juara grup dan satu runner-up terbaik berhak melaju ke babak semifinal yang rencananya akan digeber 6 September 2013.Pelatih PSIS Firmandoyo mengaku, dari hasil evaluasi secara keseluruhan tim sejak putaran pertama hingga pertandingan terakhir melawan PCSC Cilacap di stadion Wijaya Kusuma Cilacap, Senin (17/6) kemarin, banyak kekurangan yang harus dibenahi, sebelum babak 12 besar dimulai.Kekurangan yang dirasa sampai saat ini masih menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus di selesaikan diantaranya adalah masalah penyelesaian akhir yang masih kurang konsisten. Hal itu akan dicoba diatasi dengan, melakukan banyak variasi serangan.Selama ini, diakuinya variasi serangan dan improvisasi dalam menyerang masih kurang. Transisi dari menyerang ke bertahan juga harus diperbaiki. ''Setelah selesai fase grup ini pemain kami istirahatkan selama tiga hari dan mulai Kamis (20/6) sore mereka akan kembali latihan seperti biasa,''ujar Firmandoyo.''Kalau untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh tentu dengan waktu hanya satu minggu tidak akan bisa, tetapi yang akan saya lakukan adalah tetap menjaga kondisi pemain, supaya tetap memiliki motivasi tinggi. Pemain harus tahu diri, babak 12 besar butuh tenaga, butuh kerja lebih keras,” lanjut dia.Firmandoyo menegaskan, meski selama fase grup mengalami banyak rintangan, dan tidak bisa mulus, namun menurutnya, para pemainnya sudah semakin matangdan terus menujukan performa terbaiknya.”Kita harus sadar, bahwa saat ini PSIS berada di Divisi Utama, bukan di ISL. Dengan materi pemain yang saat ini ada, sudah cukup baik. Para pemain juga terus menunjukan permaian terbaik mereka,”katanya.Diakuinya,meski bisa dikatakan PSIS hanya finish di peringkat tiga, namun dengan skuad yang saat ini ada, dirinya mengaku PSIS tetap menjadi tim yang diperhitungkan oleh tim lain.''Tim lain pasti juga mikir kalau berhadapan dengan PSIS. Intinya apa? Semua tim yang lolos 12 besar adalah tim kuat. Kami harus siap menghadapi pertarungan yang lebih besar,” ujarnya.
(aww)