IAAF bantah terlibat kasus Schwazer

Rabu, 19 Juni 2013 - 19:31 WIB
IAAF bantah terlibat...
IAAF bantah terlibat kasus Schwazer
A A A
Sindonews.com - Federasi Atletik Internasional (IAAF) membantah jika mereka mengetahui pelanggaran yang dilakukan atlet pejalan cepat Italia, Alex Schwazer, terkait terungkapnya masalah doping sebelum mengikuti Olimpiade London tahun lalu. Rumor itu muncul ketika salah satu media, New York Times, membeberkan masalah tersebut, Selasa (18/6) kemarin.

Surat kabar itu menyatakan bahwa IAAF memiliki bukti terkait penggunaan doping yang digunakan Schwazer. Tetapi mereka tidak melakukan apa pun untuk menghentikan langkahnya menuju Olimpiade London. Peraih emas Olimpiade Beijing 2008 itu terbukti positif menggunakan zat terlarang jenis EPO saat menjalani tes dengan Badan Anti-Doping Dunia (WADA) sebelum dimulainya Olimpiade.

Alhasil, ia harus mengubur impiannya untuk mempertahankan gelar pada nomor jalan cepat 50 km. Akibat kejadian itu, CONI (Komite Olimpiade Italia) memutuskan untuk memberikan hukuman tiga tahun larangan kepada Schwazer. Meski begitu, ia merasa lega ketika kasus yang selama ini dikuburnya berhasil terungkap. "IAAF terkejut dengan tuduhan yang dibuat oleh New York Times, mengenai hasil investigasi yang dilakukannya saat otoritas Italia menjatuhkan hukuman kepada Schwazer," pernyataan resmi IAAF dilansir Reuters, Rabu (19/6/2013).

"Dengan kesempatan ini, IAAF membantah tuduhan tersebut. Baginya, kami sudah melakukan proses yang ketat dengan bekerja sama dengan WADA untuk mengetahui paspor biologis olahragawan atau atlet," sambungnya.

Nama Schwazer semakin tenar di Italia, ketika ia merebut medali emas di Olimpiade Beijing 2008 lalu. Pria yang kini berusia 28 tahun itu berhasil menggeser rekor yang dipegang Vyacheslav Ivanenko selama 20 tahun.

Kendati demikian, IAAF tidak ingin terlalu jauh menanggapi polemik yang belum diketahui kebenarannya itu. Sebelum akhirnya putusan mengenai hukuman tersebut dijatuhkan kepada Schwazer. "Karena penyelidikan sedang berlangsung, IAAF tidak akan membuat komentar lebih lanjut saat ini," tutupnya.
(nug)
Berita Terkait
Mengenal Meldonium,...
Mengenal Meldonium, Zat Doping yang Menjerat Atlet Mykhailo Mudryk dan Maria Sharapova
Positif Doping, Atlet...
Positif Doping, Atlet Sepeda Prancis Dihukum Empat Tahun
Sejarah Baru, Menpora...
Sejarah Baru, Menpora dan Kemenkes Berencana Bangun Laboratorium Anti Doping
Hantu Tes Doping Bagi...
Hantu Tes Doping Bagi Para Atlet, Berkaca dari Kasus Iannone
Dukung Atlet Berprestasi,...
Dukung Atlet Berprestasi, Wapres Resmikan Lab Doping dan Sentra Latihan Unesa
5 Jenis Doping Petinju...
5 Jenis Doping Petinju Top Dunia yang Guncang Ring Tinju
Berita Terkini
Atlet Berkuda Narantraya...
Atlet Berkuda Narantraya Jeihan Widjaya Naik Podium, Sabet Posisi Tiga Djiugo Next Adventure 2026
6 jam yang lalu
FIFA Terpaksa Langgar...
FIFA Terpaksa Langgar Aturan Sendiri Jelang Semifinal Piala Dunia 2026 Argentina vs Inggris
6 jam yang lalu
Team INKAI Raih 7 Emas...
Team INKAI Raih 7 Emas di Kejuaraan Dunia SEAKF Vietnam 2026
6 jam yang lalu
Live Streaming Premier...
Live Streaming Premier Padel Malaga 2026 di VISION+: Jadwal Tanding dari Awal Sampai Final
11 jam yang lalu
FIFA Setujui Permintaan...
FIFA Setujui Permintaan Khusus ArgentinaPakai Jersey Biru Tua Saat Lawan Inggris
11 jam yang lalu
Kilas Balik Piala Dunia:...
Kilas Balik Piala Dunia: Prancis Permalukan Spanyol 3-1
13 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved