Polisi pasti tindak aksi balas dendam Bobotoh
Minggu, 23 Juni 2013 - 16:06 WIB
Polisi pasti tindak aksi balas dendam Bobotoh
A
A
A
Sindonews.com – Kasubag Humas Polresabes Bandung Kompol Rosdiana memastikan akan menindak para bobotoh atau pendukung Persib Bandung lainnya yang melakukan aksi brutal seperti sweeping dan merusak kendaraan plat B (Jakarta).
“Kalau itu terjadi (perusakan) pasti akan ditindak. Karena itu sudah masuk dalam kategori kriminalitas,” tegas Rosdiana kepada, sindonews.
Pihaknya berharap, aksi sweeping dan perusakan tidak berlanjut hingga menyebabkan masyarakat Jakrta yang akan berlibur di Kota Bandung mengurungkan niatnya.
Dia meyakini, tindakan perusakan yang menimpa beberapa mobil berplat B adalah oknum dari bobotoh secara spontan atas kekecewaan lantaran bus yang membawa pemain dan official Persib Bandung dirusak oleh oknum The Jack Mania Persija Jakarta.
"Kami sangat yakin bobotoh sudah dewasa dan tidak akan melakukan aksi anarkis seperti yang dilakukan The Jak," tuturnya.
Pihaknya berharap, agar para pentolan dari bobotoh untuk menennangkan ‘pasukannya’ agar tidak meluapkan emosi dalam aksi yang menjurus pada kriminalitas.
“Mari bersama-sama kita menjaga suasa Kota Bandung yang dikenal ramah dan santun terhadap siapa pun. Kita bersama-sama jaga kondusifitas di kota yang kita cintai ini,” ucapnya.
“Kalau itu terjadi (perusakan) pasti akan ditindak. Karena itu sudah masuk dalam kategori kriminalitas,” tegas Rosdiana kepada, sindonews.
Pihaknya berharap, aksi sweeping dan perusakan tidak berlanjut hingga menyebabkan masyarakat Jakrta yang akan berlibur di Kota Bandung mengurungkan niatnya.
Dia meyakini, tindakan perusakan yang menimpa beberapa mobil berplat B adalah oknum dari bobotoh secara spontan atas kekecewaan lantaran bus yang membawa pemain dan official Persib Bandung dirusak oleh oknum The Jack Mania Persija Jakarta.
"Kami sangat yakin bobotoh sudah dewasa dan tidak akan melakukan aksi anarkis seperti yang dilakukan The Jak," tuturnya.
Pihaknya berharap, agar para pentolan dari bobotoh untuk menennangkan ‘pasukannya’ agar tidak meluapkan emosi dalam aksi yang menjurus pada kriminalitas.
“Mari bersama-sama kita menjaga suasa Kota Bandung yang dikenal ramah dan santun terhadap siapa pun. Kita bersama-sama jaga kondusifitas di kota yang kita cintai ini,” ucapnya.
(wbs)