Aturan wasit ketat, skuad PSIS dapat kuliah kilat

Selasa, 25 Juni 2013 - 15:32 WIB
Aturan wasit ketat,...
Aturan wasit ketat, skuad PSIS dapat kuliah kilat
A A A
Sindonews.com - Pemain-pemain PSIS Semarang diminta tidak melakukan kesalahan tidak penting selama babak 12 Besar, mulai 28 Juni mendatang. Pasalnya, jika masih melakukan kesalahan-kesalahan termasuk melakukan pelanggaran akan sangat merugikan tim.

Supaya kesalahan-kesalahan bisa diminimalisasi, seluruh pemain PSIS diberikan ''kuliah” singkat atau workshop Laws of the Game. Kuliah singkat selama kurang lebih dua jam itu dilaksanakan Senin (24/6) malam di Gedung Justinus, Unika Soegijapranata juga diikuti oleh ofisial tim, seperti jajaran pelatih dan manajemen.

Anggota Komisi Wasit PSSI Joko Mulyono menjadi instruktur pada workshop tersebut. Dalam kesempatan tersebut Joko Mulyono menyampaikan sejumlah aturan-aturan pertandingan sepak bola standar FIFA.

Joko juga menyampaikan sejumlah pelanggaran-pelanggaran yang masih sering dilakukan oleh para pemain ketika berada di tengah lapangan, semisal melakukan takling yang membahayakan pemain lain.

"Semua pemain sebenarnya sudah tahu aturan-aturan bermain, tetapi kadang mereka masih sering melakukan kesalahan. Contohnya melakukan protes berlebihan, melakukan tackling berbahaya yang bisa mendapatkan kartu," ujar Joko Mulyono.

Usai workshop, Joko menyatakan, sebenarnya para pemain saat ini sudah semakin baik. Pelanggaran-pelanggaran yang tidak perlu dilakukan sudah banyak berkurang dibandingkan musim lalu. "Divisi Utama sekarang ini semakin kompetitif," imbuhnya.

Selain pemain yang semakin baik, lanjut Joko, wasit-wasit yang ditugaskan juga semakin menunjukkan profesionalismenya dalam memimpin pertandingan. Hal ini, kata Joko tidak lepas dari aturan ketat yang diberlakukan oleh komisi wasit Indonesia. "Komisi wasit sekarang ini sangat ketat, sudah ada 12 wasit yang mendapatkan hukuman. Ini bukti bahwa kami terus melakukan pengawasan terhadap kinerja wasit," ujarnya.

General manajer PSIS Ferdinand Hindiarto mengatakan, pelatihan singkat tersebut sengaja dilakukan untuk kembali mengingatkan, kepada para pemain tentang aturan-aturan dalam permainan sepak bola.

"Dengan workshop ini, pemain diharapkan bisa memahami betul aturan pertandingan sehingga tidak membuat kesalahan yang tidak penting atau protes berlebihan, yang bisa berujung dikeluarkannya pemain. Kalau ini terjadi tim yang akan dirugikan,"ujarnya
(aww)
Berita Terkait
Indonesia Tertahan di...
Indonesia Tertahan di Babak 12 Besar Setelah Kalah Tipis dari Prancis
Hasil Lengkap Babak...
Hasil Lengkap Babak 16 Besar Liga Europa, Jumat (12/3/2021) WIB
Kontes Ambyar Indonesia...
Kontes Ambyar Indonesia 2024, Marselya dan Dilla Terhenti di Babak 12 Besar
8 Tim Lolos ke Babak...
8 Tim Lolos ke Babak 16 Besar Liga Europa 2024/2025
Melaju ke Babak 12 Besar...
Melaju ke Babak 12 Besar Rising Star Dangdut, Jelita dan Ridwan: Harus Lebih Konsentrasi
Hasil Badminton Asia...
Hasil Badminton Asia Championships 2023: Anthony Tantang Peringkat 12 Dunia di Babak 16 Besar
Berita Terkini
7 Fakta di Balik Brasil...
7 Fakta di Balik Brasil Tersingkir dari Piala Dunia 2026
7 menit yang lalu
Kejutan! Brasil Tersingkir,...
Kejutan! Brasil Tersingkir, Norwegia Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
47 menit yang lalu
FIFA Izinkan Pemain...
FIFA Izinkan Pemain Amerika Serikat yang Dikartu Merah Tampil Lawan Belgia?
4 jam yang lalu
Paraguay Bak Main Tarkam...
Paraguay Bak Main Tarkam di Piala Dunia 2026, Orlando Gill: Bola Boleh Lewat, Kaki Jangan!
5 jam yang lalu
Teror Petasan Sasar...
Teror Petasan Sasar Hotel Pemain Timnas Inggris Jelang Lawan Meksiko
6 jam yang lalu
Messi Puji Penampilan...
Messi Puji Penampilan Kiper Fenomenal Cape Verde di Piala Dunia 2026, Vozinha: Kata-katanya Sangat Berarti
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved