Persijap pulangkan Persebaya tanpa poin
Kamis, 04 Juli 2013 - 23:32 WIB
Persijap pulangkan Persebaya tanpa poin
A
A
A
Sindonews.com - Persijap Jepara sukses mengemas tiga poin setelah mengalahkan Persebaya Surabaya dengan skor 1-0 pada laga lanjutan Indonesia Premier League (IPL) di stadion Gelora Bumi Kartini, (GBK) Jepara, malam tadi. Gol semata wayang Persijap berhasil diciptakan oleh striker Agung Supriyanto pada menit 21 babak pertama. Kemenangan ini menjadi kan Persijap naik satu peringkat ke peringkat 9 dengan 20 poin.
Persijap yang tampil dihadapan lebih dari 3000 pendukungnya tampil tidak seperti biasanya. Evaldo dkk lebih bermain tertutup dan berhati-hati sejak babak pertama dimulai. Hal yang sama ditunjukan oleh Andik Vermasyah dkk. Kedua tim yang terlalu berhati-hati, membuat serangan yang membahayakan jarang dilakukan.
Baru pada menit ke 18 Persijap membuka peluang melalui Anam Sahrul. Sayang tendangannya melebar ke sisi kanan gawang Persebaya yang dijaga oleh Dimas Galih. Agung Supriyanto akhirnya memecah kebuntuan. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti Persebaya pada menit 21 memaksa kiper Persebaya memungut bola dari gawangnya sendiri. Hingga turun minum, kedudukan 1-0 tidak berubah.
Pada paruh kedua, Persebaya yang mulai bangkit untuk mengejar ketertinggalan mulai menekan. Namun sayang serangan yang dibangun Persebaya selalu kandas di barisan belakang Persijap. Persijap nampaknya tahu betul jika serangan Persebaya dibangun dari Andik Vermasyah. Oleh sebab itu, gelandang Timnas ini tidak pernah diberi ruang untuk melakukan pergerakan. Setiap Andik mendapatkan bola, selalu dipresing ketat oleh dua sampai tiga pemain Persijap.
Pada menit 76, Persebaya nyaris menyamakan kedudukan. Andik Vermasyah yang lepas dari kawalan berhasil melepaskan tembakan kearah gawang Joko Ribowo, namun sayang tendangan tipis ke kanan gawang. Peluang ini menjadi peluang terbaik bagi Persebaya sepanjang pertandingan. Persijap sebenarnya bisa menambah keunggulan pada menit 86 jika tendangan salto dari Julio Alcorse tidak dianulir wasit, karena sudah dianggap offside.
Pada akhir-akhir babak kedua, Persijap sempat tertekan namun, sampai akhir babak kedua berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Pelatih Persijap Raja Isa mengaku puas dengan hasil kerja anak-anak asuhnya. Menurutnya, apa yang diistruksikan sebelum pertandingan dilaksanakan dengan baik.
”Pada pertandingan kali ini kami lebih tertutup karena kami tahu lawan yang kami hadapi adalah tim tangguh. Pemain juga Saya instruksikan untuk lebih sabar. Dan hasilnya, Agung Supriyanto memanfaatkan peluang dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu asisten Pelatih Persebaya Ahmad Rosyidin mengaku, permainan pasukannya kurang mampu maksimal karena faktor kelelahan. “Kita baru datang tadi pagi dan sore langsung bertanding, kami tidak punya waktu untuk istirahat, “ujarnya.
Dia mengaku, meski tanpa kehadiran pelatih kepala Ibnu Grahan, penampilan Andik Vermasyah tetap bersemangat.”Tidak masalah meski tanpa pelatih, karena saya melihat anak-anak tetap bermain dengan motivasi tinggi,” katanya.
Persijap yang tampil dihadapan lebih dari 3000 pendukungnya tampil tidak seperti biasanya. Evaldo dkk lebih bermain tertutup dan berhati-hati sejak babak pertama dimulai. Hal yang sama ditunjukan oleh Andik Vermasyah dkk. Kedua tim yang terlalu berhati-hati, membuat serangan yang membahayakan jarang dilakukan.
Baru pada menit ke 18 Persijap membuka peluang melalui Anam Sahrul. Sayang tendangannya melebar ke sisi kanan gawang Persebaya yang dijaga oleh Dimas Galih. Agung Supriyanto akhirnya memecah kebuntuan. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti Persebaya pada menit 21 memaksa kiper Persebaya memungut bola dari gawangnya sendiri. Hingga turun minum, kedudukan 1-0 tidak berubah.
Pada paruh kedua, Persebaya yang mulai bangkit untuk mengejar ketertinggalan mulai menekan. Namun sayang serangan yang dibangun Persebaya selalu kandas di barisan belakang Persijap. Persijap nampaknya tahu betul jika serangan Persebaya dibangun dari Andik Vermasyah. Oleh sebab itu, gelandang Timnas ini tidak pernah diberi ruang untuk melakukan pergerakan. Setiap Andik mendapatkan bola, selalu dipresing ketat oleh dua sampai tiga pemain Persijap.
Pada menit 76, Persebaya nyaris menyamakan kedudukan. Andik Vermasyah yang lepas dari kawalan berhasil melepaskan tembakan kearah gawang Joko Ribowo, namun sayang tendangan tipis ke kanan gawang. Peluang ini menjadi peluang terbaik bagi Persebaya sepanjang pertandingan. Persijap sebenarnya bisa menambah keunggulan pada menit 86 jika tendangan salto dari Julio Alcorse tidak dianulir wasit, karena sudah dianggap offside.
Pada akhir-akhir babak kedua, Persijap sempat tertekan namun, sampai akhir babak kedua berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Pelatih Persijap Raja Isa mengaku puas dengan hasil kerja anak-anak asuhnya. Menurutnya, apa yang diistruksikan sebelum pertandingan dilaksanakan dengan baik.
”Pada pertandingan kali ini kami lebih tertutup karena kami tahu lawan yang kami hadapi adalah tim tangguh. Pemain juga Saya instruksikan untuk lebih sabar. Dan hasilnya, Agung Supriyanto memanfaatkan peluang dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu asisten Pelatih Persebaya Ahmad Rosyidin mengaku, permainan pasukannya kurang mampu maksimal karena faktor kelelahan. “Kita baru datang tadi pagi dan sore langsung bertanding, kami tidak punya waktu untuk istirahat, “ujarnya.
Dia mengaku, meski tanpa kehadiran pelatih kepala Ibnu Grahan, penampilan Andik Vermasyah tetap bersemangat.”Tidak masalah meski tanpa pelatih, karena saya melihat anak-anak tetap bermain dengan motivasi tinggi,” katanya.
(akr)