Unggalan teratas mentas lebih awal
Rabu, 10 Juli 2013 - 16:24 WIB
Unggalan teratas mentas lebih awal
A
A
A
Sindonews.com - Unggulan teratas Lucie Safarova (Republik Ceko) secara mengejutkan dengan mudah menyerah kepada pemain peringkat 190 dunia Valeria Solovyeva (Rusia) di pertandingan babak pertama Grand Prix Budapest, Selasa (9/7) waktu setempat.
Safarova terlihat tidak berkutik dan menyerah dengan skor yang sangat mencolok 1-6, 0-6. Sukses menggulung unggulan pertama, tentu disambut sangat gembira oleh Solovyeva, yang benar-benar tak diperhitungkan di turnamen lapangan tanah liat ini. "Saya sangat senang," tegas Solovyeva.
"Saya datang ke lapangan dan berjuang untuk setiap poin dan menggunakan strategi. Saya telah bekerja keras dengan pelatih saya, dan itu berhasil. Saya sangat senang bisa melalui lawan seperti pemain tangguh Safarova."
Dalam 18 kali penyelenggaraan turnamen ini, bukan kali ini saja unggulan teratas terjegal di babak pertama. Kejadian itu terjadi pada 1999, ketika unggulan pertama Jana Novotna, yang juga berasal dari Ceko, disisihkan Ludmila Cervanova (Slovakia). Dan secara kebetulan, unggulan kedua pada kala itu, Henrieta Nagyova (Slovakia) juga terlempar pada babak pertama.
Safarova terlihat tidak berkutik dan menyerah dengan skor yang sangat mencolok 1-6, 0-6. Sukses menggulung unggulan pertama, tentu disambut sangat gembira oleh Solovyeva, yang benar-benar tak diperhitungkan di turnamen lapangan tanah liat ini. "Saya sangat senang," tegas Solovyeva.
"Saya datang ke lapangan dan berjuang untuk setiap poin dan menggunakan strategi. Saya telah bekerja keras dengan pelatih saya, dan itu berhasil. Saya sangat senang bisa melalui lawan seperti pemain tangguh Safarova."
Dalam 18 kali penyelenggaraan turnamen ini, bukan kali ini saja unggulan teratas terjegal di babak pertama. Kejadian itu terjadi pada 1999, ketika unggulan pertama Jana Novotna, yang juga berasal dari Ceko, disisihkan Ludmila Cervanova (Slovakia). Dan secara kebetulan, unggulan kedua pada kala itu, Henrieta Nagyova (Slovakia) juga terlempar pada babak pertama.
(nug)