ISL harga mati

Sabtu, 13 Juli 2013 - 12:14 WIB
ISL harga mati
ISL harga mati
A A A
Sindonews.com- Pelita Bandung Raya (PBR) optimistis tetap bertahan di kasta Indonesia Super League (ISL) pada kompetisi musim depan. Meski bukan hal yang mudah, meninggalkan dan menjauhi zona degradasi menjadi incaran mereka di beberapa pertandingan tersisa musim ini.

Hingga laga ke 28, PBR justru kembali terperosok ke zona merah. Mereka berada di peringkat enam belas dengan 28 poin. Selama kompetisi musim ini berjalan, skuad The Boys Are Back mencatatkan lima kemenangan, sebelas hasil seri, dan dua belas kali menelan kekalahan.

Direktur Utama PT Kreasi Performa Pasundan, Marco Gracia Paulo mengaku percaya tim yang dinaunginya bisa bertahan di ISL. Menurutnya, PBR memiliki kualitas menjanjikan hanya pantas ditampilkan di kompetisi level tertinggi di Tanah Air.

"ISL harga mati, itu kelas kami. Saya bilang ke semua pemain, untuk mengikuti babak play off pun kalian tidak pantas, apalagi berkiprah di DU (Divisi Utama)," ucap Marco.

Meski menginginkan selamat dari zona degradasi, dia tidak menargetkan di peringkat berapa PBR harus finis. Namun, jika performa dan motivasi tinggi tetap dipertahankan Dolly Gultom dkk, makan bertahan di ISL sebenarnya bukan hal sulit bagi The Boys Are Back.

"Kalau main seperti kemarin melawan Sriwijaya FC, seharusnya peringkat sepuluh atau sebelas bisa diamankan di sisa kompetisi ini. Tapi selain penampilan, tentu ada aspek lain yang juga menentukan. Jadi yang penting tampil semaksimal mungkin, biar tuhan yang berikan hasilnya," sebut Marco.

Di ISL musim ini, PBR menyisakan enam pertandingan sebelum kompetisi usai. Di atas kertas, lawan-lawan yang dihadapi skuad The Boys Are Back pun bukan tim sembarangan. Mereka hanya akan menemui lawan mudah saat berhadapan dengan PSPS Pekanbaru yang kini berstatus juru kunci. Selebihnya, tim-tim sekelas Persija Jakarta, Persisam Putra Samarinda, Mitra Kutai Kartanegara, Barito Putra dan Persiba Balikpapan dipastikan menyuguhkan tantangan berat.

"Tapi para pemain kami pun beberapa kali mampu membuktikan bahwa mereka bagus. Tinggal konsistensi saja. Saya sudah panggil tim pelatih untuk bertukar pikiran dan sekedar mengingatkan, bahwa posisi kami sekarang sedang kurang menguntungkan. Saya percayakan enam pertandingan sisa ini pada pelatih," pungkas Marco.
(wbs)
Berita Terkait
13 Lapak PKL di Jalan...
13 Lapak PKL di Jalan Pelita Raya Makassar Ditertibkan
Bandung Raya Cerah Berawan,...
Bandung Raya Cerah Berawan, Bandung Barat Diselimuti Kabut
Pemkot Bandung Ungkap...
Pemkot Bandung Ungkap Kemungkinan PSBB di Bandung Raya
Prawira Harum Bandung...
Prawira Harum Bandung Kalahkan Pelita Jaya Bakrie
Pelita Jaya Bakrie vs...
Pelita Jaya Bakrie vs Prawira Haruma Bandung: Final Ideal IBL 2023
Hujan Ringan Basahi...
Hujan Ringan Basahi Bandung Raya pada Pagi dan Siang Hari
Berita Terkini
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Awas Tergelincir Oranje
1 jam yang lalu
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Pesta Oranje di Depan Mata?
2 jam yang lalu
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
6 jam yang lalu
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
6 jam yang lalu
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
7 jam yang lalu
FIFA vs Iran-Mesir,...
FIFA vs Iran-Mesir, Ribut Soal Simbol Pelangi
9 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved