Minus wakil di Timnas, SFC fokus tantang Persija
Senin, 22 Juli 2013 - 20:48 WIB
Minus wakil di Timnas, SFC fokus tantang Persija
A
A
A
Sindonews.com - Armada Sriwijaya FC memfokuskan diri menantang Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno (SGBK), Kamis (25/7), nanti. Itu setelah tim asuhan Kas Hartadi tidak mengirimkan wakilnya di tim Indonesia All-Star yang akan menguji tim raksasa Inggris, Chelsea.
Sebelumnya, SFC turut menyumbang satu pemainnya, Ahmad Jufrianto, untuk mengisi sektor gelandang bertahan tim Indonesia XI saat melawan Arsenal dan Livepool. Tapi saat pelatih timnas kembali ke tangan Rahmad Darmawan, nama Jupe -panggilan Jufrianto- tidak lagi masuk dalam daftar pemain tmnas.
Menurut Ahmad Jufrianto, dirinya tak terlalu memikirkan tentang tak ada namanya didalam daftar pemain yang disiapkan RD. Karena dirinya justru lebih fokus bersama SFC untuk persiapan menghadapi Persija Jakarta.
''Menghadapi tim-tim dari Eropa benar-benar memberikan pelajaran dan pengalaman bagi saya. Tapi soal tidak dipanggilnya saya untuk menghadapi Chelsea, juga bukan hal menyedihkan. Karena saya juga bisa konsentrasi bersama SFC,” katanya.
Pemilik nomor punggung 13 ini menuturkan, saat ini seluruh pemain SFC memang harus konsentrasi penuh untuk semua pertandingan sisa. Karena manajemen sendiri tetap mematok target menyapu bersih kemenangan dari 6 pertandingan yang ada tersebut.
''Makanya, fokus kami bukan hanya menghadapi Persija, tapi semua pertandingan di akhir kompetisi ini. Memang tidak mudah, tapi kami harus sama-sama bekerja keras untuk mendapatkan kemenangan itu,” sambungnya.
Sementara pelatih kepala SFC Kas Hartadi mengungkapkan, bahwa tidak adanya nama Ahmad Jufrianto pada daftar pemain timnas dibawah kendali RD, membuat dirinya bisa menyiapkan tim secara lebih matang, saat menjalani laga tandang dimarkas Macan Kemayoran-julukan Persija.
Seperti saat menghadapi Persepam Madura United dan SFC dipecundangi 0-4 di kandang sendiri, Kas Hartadi harus menarik Jupe setelah babak pertama selesai. Artinya, tenaga Jupe saat menahan laju serangan Persepam, menjadi tidak maksimal. ''Artinya, saat Jupe tidak bersama dengan kegiatan timnas, saya bisa menata persiapan tim lagi. Karena Jupe dan Ponaryo Astaman, kembali bisa dimainkan bersama,” tukasnya.
Bukan hanya bisa main bersama, tapi tenaga mereka yang memang menjadi kunci permainan SFC, dapat lebih maksimal. Terlebih lawan yang akan dihadapi SFC adalah kebangkitan Persija, bersama pelatih barunya Benny Dollo (Bendol). Dibawah tangan Bendol, Macan Kemayoran seperti terlahir kembali dan keluar dari keterpurukan di dasar klasemen.
''Persija sudah berbeda, mereka sudah kembali seperti saat mereka ditakuti lawan. Makanya, dengan kehadiran tenaga Jupe dan Popon di sektor gelandang, akan menjadi penyeimbang serangan dan pertahanan kami,” katanya.
Mantan asisten Ivan Venkov Kolev ini menambahkan, setelah menghadapi PSPS Pekanbaru malam ini, dirinya langsung memboyong semua pemain ke Jakarta. Kas Hartadi tidak lagi membawa anak asuhnya balik ke Palembang, karena akan memperbesar biaya perjalanan.
''Kami langsung ke Jakarta dan memilih mempersiapkan tim di sini (Jakarta). Jika kami harus kembali ke Palembang, maka akan lebih menyita waktu dan biaya. Mudah-mudahan kami bisa merealisasikan target tandang ini,” tutupnya.
Sebelumnya, SFC turut menyumbang satu pemainnya, Ahmad Jufrianto, untuk mengisi sektor gelandang bertahan tim Indonesia XI saat melawan Arsenal dan Livepool. Tapi saat pelatih timnas kembali ke tangan Rahmad Darmawan, nama Jupe -panggilan Jufrianto- tidak lagi masuk dalam daftar pemain tmnas.
Menurut Ahmad Jufrianto, dirinya tak terlalu memikirkan tentang tak ada namanya didalam daftar pemain yang disiapkan RD. Karena dirinya justru lebih fokus bersama SFC untuk persiapan menghadapi Persija Jakarta.
''Menghadapi tim-tim dari Eropa benar-benar memberikan pelajaran dan pengalaman bagi saya. Tapi soal tidak dipanggilnya saya untuk menghadapi Chelsea, juga bukan hal menyedihkan. Karena saya juga bisa konsentrasi bersama SFC,” katanya.
Pemilik nomor punggung 13 ini menuturkan, saat ini seluruh pemain SFC memang harus konsentrasi penuh untuk semua pertandingan sisa. Karena manajemen sendiri tetap mematok target menyapu bersih kemenangan dari 6 pertandingan yang ada tersebut.
''Makanya, fokus kami bukan hanya menghadapi Persija, tapi semua pertandingan di akhir kompetisi ini. Memang tidak mudah, tapi kami harus sama-sama bekerja keras untuk mendapatkan kemenangan itu,” sambungnya.
Sementara pelatih kepala SFC Kas Hartadi mengungkapkan, bahwa tidak adanya nama Ahmad Jufrianto pada daftar pemain timnas dibawah kendali RD, membuat dirinya bisa menyiapkan tim secara lebih matang, saat menjalani laga tandang dimarkas Macan Kemayoran-julukan Persija.
Seperti saat menghadapi Persepam Madura United dan SFC dipecundangi 0-4 di kandang sendiri, Kas Hartadi harus menarik Jupe setelah babak pertama selesai. Artinya, tenaga Jupe saat menahan laju serangan Persepam, menjadi tidak maksimal. ''Artinya, saat Jupe tidak bersama dengan kegiatan timnas, saya bisa menata persiapan tim lagi. Karena Jupe dan Ponaryo Astaman, kembali bisa dimainkan bersama,” tukasnya.
Bukan hanya bisa main bersama, tapi tenaga mereka yang memang menjadi kunci permainan SFC, dapat lebih maksimal. Terlebih lawan yang akan dihadapi SFC adalah kebangkitan Persija, bersama pelatih barunya Benny Dollo (Bendol). Dibawah tangan Bendol, Macan Kemayoran seperti terlahir kembali dan keluar dari keterpurukan di dasar klasemen.
''Persija sudah berbeda, mereka sudah kembali seperti saat mereka ditakuti lawan. Makanya, dengan kehadiran tenaga Jupe dan Popon di sektor gelandang, akan menjadi penyeimbang serangan dan pertahanan kami,” katanya.
Mantan asisten Ivan Venkov Kolev ini menambahkan, setelah menghadapi PSPS Pekanbaru malam ini, dirinya langsung memboyong semua pemain ke Jakarta. Kas Hartadi tidak lagi membawa anak asuhnya balik ke Palembang, karena akan memperbesar biaya perjalanan.
''Kami langsung ke Jakarta dan memilih mempersiapkan tim di sini (Jakarta). Jika kami harus kembali ke Palembang, maka akan lebih menyita waktu dan biaya. Mudah-mudahan kami bisa merealisasikan target tandang ini,” tutupnya.
(aww)