Silvestre tidak takut bersaing di Milan
Kamis, 01 Agustus 2013 - 17:08 WIB
Silvestre tidak takut bersaing di Milan
A
A
A
Sindonews.com - Rekrutan anyar AC Milan Matias Silvestre mengaku girang bisa bergabung dengan rival sekota Inter Milan itu. Walaupaun sadar cukup sulit mendapatkan tempat utama, Silvestre mengaku tak gentar dan bertekad memberikan kemampuan terbaik bila diberi kesempatan tampil oleh pelatih Massimiliano Allegri.
Kehadiran Silvestre tidak lepas dari cedera bek Daniele Bonera yang harus absen tiga bulan ke depan. Milan pun akhirnya bergerak cepat dengan mendapatkan servis pemain asal Argentina itu.
"Ini bukan saat yang tepat untuk membuat janji. Saya akan menunjukan dengan fakta-fakta. Saya tahu bahwa ada tantangan besar di depan saya, tapi saya tidak takut,”ujar Silvestre football-italia, Jumat (1/8/2013).
Bek berusia 28 tahun itu, mengungkapkan cedera yang berkepanjangan menghambatnya untuk tampil baik di Inter. Tak hanya itu, formasi tiga bek sejajar sedikit banyak membuatnya sulit untuk beradaptasi.
"Semua tampak tidak beres dari awal. Say terkena cedera saat melakoni pra-musim. Di Inter sistem berubah dengan pertahanan tiga orang. Itu perjuangan yang berat bagi saya. Namun, Milan bermain dengan empat orang pertahanan, sesuatu yang saya inginkan dan itu meyakinkan saya,”tambahnya.
"Saya tidak benar-benar ingin mencari alasan. Itu adalah musim yang mengerikan. Saya hanya ingin melupakan semua itu,”pungkas mantan pemain Palermo tersebut.
Kehadiran Silvestre tidak lepas dari cedera bek Daniele Bonera yang harus absen tiga bulan ke depan. Milan pun akhirnya bergerak cepat dengan mendapatkan servis pemain asal Argentina itu.
"Ini bukan saat yang tepat untuk membuat janji. Saya akan menunjukan dengan fakta-fakta. Saya tahu bahwa ada tantangan besar di depan saya, tapi saya tidak takut,”ujar Silvestre football-italia, Jumat (1/8/2013).
Bek berusia 28 tahun itu, mengungkapkan cedera yang berkepanjangan menghambatnya untuk tampil baik di Inter. Tak hanya itu, formasi tiga bek sejajar sedikit banyak membuatnya sulit untuk beradaptasi.
"Semua tampak tidak beres dari awal. Say terkena cedera saat melakoni pra-musim. Di Inter sistem berubah dengan pertahanan tiga orang. Itu perjuangan yang berat bagi saya. Namun, Milan bermain dengan empat orang pertahanan, sesuatu yang saya inginkan dan itu meyakinkan saya,”tambahnya.
"Saya tidak benar-benar ingin mencari alasan. Itu adalah musim yang mengerikan. Saya hanya ingin melupakan semua itu,”pungkas mantan pemain Palermo tersebut.
(wbs)