Granollers ngaku harus bersusah payah gulingkan Monaco
Minggu, 04 Agustus 2013 - 00:47 WIB
Granollers ngaku harus bersusah payah gulingkan Monaco
A
A
A
Sindonews.com - Petenis tunggal putra asal Spanyol, Marcel Granollers, mengaku terus berjuang dalam menghadapi unggulan kedua, Juan Monaco, di final Austria Terbuka 2013, Sabtu (3/8). Perjuangannya pun tak sia-sia, pasalnya pada akhirnya dia berhasil menyabet gelar tur ATP keempat dalam karirnya, lewat kemenangan 0-6, 7-6 (3), 6-4 atas Monaco dalam waktu dua jam 13 menit.
Selain berhasil memenangkan gelar juara, Granollers pun menjadi pemain kedua yang berhasil memenangkan gelar juara setelah kalah 0-6 di set pertama. Petenis pertama yang berhasil mencatatkan hasil gemilang seperti itu adalah Nikolay Davydenko, ketika petenis asal Rusia itu mengalahkan Rafael Nadal 0-6, 7-6 (8), 6 -4 di final Qatar Terbuka 2010 di Doha.
"Hari ini saya setengah dalam perjalanan ke 'bandara', tapi saya terus berjuang dan mulai bermain lebih baik di tengah-tengah set kedua," ungkap Granollers, setelah mengakhiri pertandingan dengan secara dramatis.
Petenis nomor 53 dunia itu mengangkat trofi juara untuk kali pertama sejak 2011, saat dia memenangkan Swiss Terbuka di Gstaad dan Valencia Terbuka 500. Dia pun sukses memperbaiki rekor menang-kalah 4-2 di final.
Berkat kemenangan itu, Granollers berpeluang untuk kembali ke 40 besar dunia, setelah mendapatkan tambahan 250 poin di peringkat dan hadiah uang sebesar 74.000 euro atau sekitar Rp1,01 miliar. Dia sendiri berhasil mencapai ranking tertinggi dunia di peringkat 19 pada Juli tahun lalu.
Selain berhasil memenangkan gelar juara, Granollers pun menjadi pemain kedua yang berhasil memenangkan gelar juara setelah kalah 0-6 di set pertama. Petenis pertama yang berhasil mencatatkan hasil gemilang seperti itu adalah Nikolay Davydenko, ketika petenis asal Rusia itu mengalahkan Rafael Nadal 0-6, 7-6 (8), 6 -4 di final Qatar Terbuka 2010 di Doha.
"Hari ini saya setengah dalam perjalanan ke 'bandara', tapi saya terus berjuang dan mulai bermain lebih baik di tengah-tengah set kedua," ungkap Granollers, setelah mengakhiri pertandingan dengan secara dramatis.
Petenis nomor 53 dunia itu mengangkat trofi juara untuk kali pertama sejak 2011, saat dia memenangkan Swiss Terbuka di Gstaad dan Valencia Terbuka 500. Dia pun sukses memperbaiki rekor menang-kalah 4-2 di final.
Berkat kemenangan itu, Granollers berpeluang untuk kembali ke 40 besar dunia, setelah mendapatkan tambahan 250 poin di peringkat dan hadiah uang sebesar 74.000 euro atau sekitar Rp1,01 miliar. Dia sendiri berhasil mencapai ranking tertinggi dunia di peringkat 19 pada Juli tahun lalu.
(nug)