Juku Eja sudah bosan dikecewakan perubahan jadwal
Kamis, 22 Agustus 2013 - 17:08 WIB
Juku Eja sudah bosan dikecewakan perubahan jadwal
A
A
A
Sindonews.com - Jadwal putaran kedua Indonesian Premier League (IPL) yang diagendakan pada 25 Agustus mendatang dipastikan mundur hingga 4 September. Operator IPL beralasan, pengunduran jadwal tersebut didasari berbagai alasan.
Banyaknya permasalahan di kompetisi yang dinakhodai oleh Widjayanto tersebut, bukan hanya masalah teknis. Problem itu juga dipicu banyaknya agenda pemilihan kepala daerah (Pilkada) di sejumlah provinsi.
Media Officer IPL Abi Hasantoso, menyebutkan bahwa pengunduran jadwal tersebut dilakukan atas permintaan sejumlah klub yang berkompetisi di IPL. Bukan hanya itu juga dikondisikan dengan situasi di sejumlah daerah. "Jadi jadwalnya bakal dirilis besok," kata dia.
Meski demikian, dia menyebut pengunduran kickoff tersebut bukan menjadi alasan bahwa kompetisi IPL amburadul. Karena pihak penyelenggara liga tetap menggaransi bahwa kompetisi akan kembali berjalan normal. Apalagi memang ditarget kompetisi bakal usai pada 10 November mendatang.
"Jadi jadwal yang disebar nantinya akan disesuaikan dengan permintaan klub. Intinya tanggal 10 November nanti kompetisi selesai. Kalaupun telat paling lama itu seminggu dari jadwal yang ada," kata Abi.
Sementara itu, perubahan jadwal tersebut membuat pihak manajemen PSM kecewa. Pasalnya, sebelumnya manajemen PSM yang dinahkodai Rully Habibie dari dulu sudah meminta kejelasan kickoff dari pihak penyelenggara liga.
Chief Executive Officer (CEO) PSM Rully Habibie mengungkapkan, hal seperti ini memang dikhawatirkan bakal terjadi. Pasalnya, keputusan yang keluar seperti ini harusnya dibicarakan terlebih dahulu dengan klub dan operator liga.
"Dari dulu kami menunggu pemanggilan dari PT LPIS untuk membicarakan masalah ini. Kalau hanya mengambil keputusan seperti ini tentu sangat merugikan tim. Kita mesti merundingkan masalah ini. Kami pun tunggu kejelasan pastinya," kata dia.
Sementara itu, perubahan jadwal ini pun langsung dikeluhkan sejumlah klub. Seperti Persepar Palangkaraya dan PSM Makassar. Tim merasa dirugikan dirugikan karena saat ini tim sudah fokus mempersiapan pertandingan perdana pada 25 Agustus nanti.
"Infonya baru didapat. Padahal kami sudah sangat siap untuk putaran kedua ini. Ada banyak kerugian yang kami dapatkan. Kami butuh kejelasan," ujar Media Officer Persepar Sigit Widodo.
Saat ini Andi Oddang dkk sudah melakukan persiapan tim dua pekan lalu, bahkan Imran Amirullah yang juga pelatih karateker PSM sudah menjalankan dua laga uji coba untuk melihat celah timnya. Dari dua laga tersebut Imran sudah membenahi fisik, stamina, kekompakan dan ketajaman lini depan skuad.
Banyaknya permasalahan di kompetisi yang dinakhodai oleh Widjayanto tersebut, bukan hanya masalah teknis. Problem itu juga dipicu banyaknya agenda pemilihan kepala daerah (Pilkada) di sejumlah provinsi.
Media Officer IPL Abi Hasantoso, menyebutkan bahwa pengunduran jadwal tersebut dilakukan atas permintaan sejumlah klub yang berkompetisi di IPL. Bukan hanya itu juga dikondisikan dengan situasi di sejumlah daerah. "Jadi jadwalnya bakal dirilis besok," kata dia.
Meski demikian, dia menyebut pengunduran kickoff tersebut bukan menjadi alasan bahwa kompetisi IPL amburadul. Karena pihak penyelenggara liga tetap menggaransi bahwa kompetisi akan kembali berjalan normal. Apalagi memang ditarget kompetisi bakal usai pada 10 November mendatang.
"Jadi jadwal yang disebar nantinya akan disesuaikan dengan permintaan klub. Intinya tanggal 10 November nanti kompetisi selesai. Kalaupun telat paling lama itu seminggu dari jadwal yang ada," kata Abi.
Sementara itu, perubahan jadwal tersebut membuat pihak manajemen PSM kecewa. Pasalnya, sebelumnya manajemen PSM yang dinahkodai Rully Habibie dari dulu sudah meminta kejelasan kickoff dari pihak penyelenggara liga.
Chief Executive Officer (CEO) PSM Rully Habibie mengungkapkan, hal seperti ini memang dikhawatirkan bakal terjadi. Pasalnya, keputusan yang keluar seperti ini harusnya dibicarakan terlebih dahulu dengan klub dan operator liga.
"Dari dulu kami menunggu pemanggilan dari PT LPIS untuk membicarakan masalah ini. Kalau hanya mengambil keputusan seperti ini tentu sangat merugikan tim. Kita mesti merundingkan masalah ini. Kami pun tunggu kejelasan pastinya," kata dia.
Sementara itu, perubahan jadwal ini pun langsung dikeluhkan sejumlah klub. Seperti Persepar Palangkaraya dan PSM Makassar. Tim merasa dirugikan dirugikan karena saat ini tim sudah fokus mempersiapan pertandingan perdana pada 25 Agustus nanti.
"Infonya baru didapat. Padahal kami sudah sangat siap untuk putaran kedua ini. Ada banyak kerugian yang kami dapatkan. Kami butuh kejelasan," ujar Media Officer Persepar Sigit Widodo.
Saat ini Andi Oddang dkk sudah melakukan persiapan tim dua pekan lalu, bahkan Imran Amirullah yang juga pelatih karateker PSM sudah menjalankan dua laga uji coba untuk melihat celah timnya. Dari dua laga tersebut Imran sudah membenahi fisik, stamina, kekompakan dan ketajaman lini depan skuad.
(aww)