Sukses bantai Persiram, satu kaki SFC muda di semifinal
Jum'at, 23 Agustus 2013 - 16:41 WIB
Sukses bantai Persiram, satu kaki SFC muda di semifinal
A
A
A
Sindonews.com - Selangkah lagi perjalanan Sriwijaya FC (SFC) U-21 menembus semifinal pertama di Indonesia Super League (ISL) U-21. Hanya saja, Laskar Muda Wong Kito wajib memenangkan partai terakhir kontra Pelita Bandung Raya (PBR) U-21 pada 25 Agustus mendatang.
Meski Kendati baru saja membantai Persiram Rajaampat U-21 dengan skor telak 5-0 pada babak delapan besar di Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Kamis (22/8) malam lalu, namun tim lain seperti PBR, Persija dan Persiram sendiri memiliki kans yang sama untuk lolos ke semifinal.
Memang SFC junior hanya membutuhkan minimal hasil imbang tanpa gol, pada saat bertemu PBR nanti, tapi jika bisa saja lawan akan memaksimalkan pertandingan terakhir mereka. Jika secara bersamaan SFC kalah dari PBR dan Persija menang atas Persiram, maka SFC akan terbuang dari delapan besar.
''Kami memang sudah menginjakkan satu kaki ke semifinal, tapi posisi ini masih belum aman sepenuhnya. Anak-anak masih harus berjuang pada pertandingan terakhir, sebelum benar-benar memastikan diri lolos ke babak semifinal nanti,” ucap pelatih kepala SFC U-21, Subangkit.
Sang nakhoda pun menyadari, walaupun berhasil memuncaki klasemen sementara dengan raihan 6 poin dari dua pertandinga. Namun SFC U-21 belum bisa memastikan diri merebut satu dari dua tiket semifinal.
Apalagi PBR masih menaruh harapan untuk mengamankan satu tiket ke semifinal, dan jalan itu mau tidak mau harus ditempuh dengan cara mengalahkan SFC. Bahkan untuk lebih aman lagi, PBR wajib meraih kemenangan sebesar-besarnya atas SFC, minimal dengan margin 6-0.
''Saya tetap akan instruksikan anak-anak untuk bermain total, saya tak ingin berspekulasi terhadap hasil di pertandingan akhir, karena target kami harus menembus semifinal,” sambungnya.
Apa yang diungkapkan Subangkit cukup wajar. Pasalnya, posisi PBR yang semula berada di puncak klasemen sementara, terpaksa harus melorot ke posisi runner up, usai ditaklukkan Persija dengan skor tipis 1-0 pada Kamis (23/8) sore itu. Kendati Persija menang atas PBR dan sama-sama mengemas 3 poin, tapi tim ibukota itu tetap harus berada di posisi ketiga sebab kalah dalam produktifitas gol.
Manajer SFC U-21 Augie Bunyamin menuturkan, progres permainan SFC junior cukup signifikan. Dirinya berharap pola permainan yang telah diterapkan pelatih dan diterjemahkan pemain pada pertandingan, tetap dipertahankan.
''Pertandingan terakhir menjadi kunci apakah kami akan masuk ke semifinal. Kalau melihat dari dua pertandingan yang telah dilalui, kami yakin SFC U-21 bisa mengalahkan PBR nanti,” tutupnya
Meski Kendati baru saja membantai Persiram Rajaampat U-21 dengan skor telak 5-0 pada babak delapan besar di Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Kamis (22/8) malam lalu, namun tim lain seperti PBR, Persija dan Persiram sendiri memiliki kans yang sama untuk lolos ke semifinal.
Memang SFC junior hanya membutuhkan minimal hasil imbang tanpa gol, pada saat bertemu PBR nanti, tapi jika bisa saja lawan akan memaksimalkan pertandingan terakhir mereka. Jika secara bersamaan SFC kalah dari PBR dan Persija menang atas Persiram, maka SFC akan terbuang dari delapan besar.
''Kami memang sudah menginjakkan satu kaki ke semifinal, tapi posisi ini masih belum aman sepenuhnya. Anak-anak masih harus berjuang pada pertandingan terakhir, sebelum benar-benar memastikan diri lolos ke babak semifinal nanti,” ucap pelatih kepala SFC U-21, Subangkit.
Sang nakhoda pun menyadari, walaupun berhasil memuncaki klasemen sementara dengan raihan 6 poin dari dua pertandinga. Namun SFC U-21 belum bisa memastikan diri merebut satu dari dua tiket semifinal.
Apalagi PBR masih menaruh harapan untuk mengamankan satu tiket ke semifinal, dan jalan itu mau tidak mau harus ditempuh dengan cara mengalahkan SFC. Bahkan untuk lebih aman lagi, PBR wajib meraih kemenangan sebesar-besarnya atas SFC, minimal dengan margin 6-0.
''Saya tetap akan instruksikan anak-anak untuk bermain total, saya tak ingin berspekulasi terhadap hasil di pertandingan akhir, karena target kami harus menembus semifinal,” sambungnya.
Apa yang diungkapkan Subangkit cukup wajar. Pasalnya, posisi PBR yang semula berada di puncak klasemen sementara, terpaksa harus melorot ke posisi runner up, usai ditaklukkan Persija dengan skor tipis 1-0 pada Kamis (23/8) sore itu. Kendati Persija menang atas PBR dan sama-sama mengemas 3 poin, tapi tim ibukota itu tetap harus berada di posisi ketiga sebab kalah dalam produktifitas gol.
Manajer SFC U-21 Augie Bunyamin menuturkan, progres permainan SFC junior cukup signifikan. Dirinya berharap pola permainan yang telah diterapkan pelatih dan diterjemahkan pemain pada pertandingan, tetap dipertahankan.
''Pertandingan terakhir menjadi kunci apakah kami akan masuk ke semifinal. Kalau melihat dari dua pertandingan yang telah dilalui, kami yakin SFC U-21 bisa mengalahkan PBR nanti,” tutupnya
(aww)