Selama di Barca Ibra diacuhkan Guardiola
Sabtu, 31 Agustus 2013 - 19:00 WIB
Selama di Barca Ibra diacuhkan Guardiola
A
A
A
Sindonews.com - Striker Paris Saint-Germain (PSG), Zlatan Ibrahimovic menceritakan hubungan tak harmonisnya dengan mantan pelatihnya di Barcelona, Jose 'Pep' Guardiola. Ibra mengaku Guardiola kerap bertindak tidak acuh alias cuek kepada dirinya.
Saat itu Guardiola dan Ibra sama-sama masih memperkuat Barca. Sebagai pelatih, Guardiola meminta Ibra untuk bersikap rendah hati, namun nasihat tersebut diabaikan pemain asal Swedia itu. Alasannya, Ibra merasa sikap tersebut bukanlah wajah aslinya. Alhasil Guardiola pun akhirnya cuek kepada pemain berusia 31 tahun itu.
“Dia ingin saya untuk menjadi orang biasa, tapi saya adalah Zalatan. Saya ingin menjadi orang yang berbeda dan original. Guardiola tidak bisa menerima itu,” ungkap Ibra seperti dilansir Goal, Sabtu (31/8/2013).
“Setiap kali saya masuk dalam kafe, maka dia keluar dari sana. Ketika kami bertemu di lorong maka dia hanya melihat lantai. Dia bukan manusia. Dia bisa menjadi pelatih terbaik di dunia, tapi saya tak peduli. Suatu hari saya meledak kepadanya di ruang ganti, setelah itu dia tidak lagi berbicara kepada saya,” pungkasnya.
Selama membela Barcelona Ibra memang kerap dikabarkan berseteru dengan Guardiola. Perseteruan tersebut menjadi salah satu alasan Barca menjualnya ke Milan pada 2011 lalu dengan biaya 24 juta euro.
Saat itu Guardiola dan Ibra sama-sama masih memperkuat Barca. Sebagai pelatih, Guardiola meminta Ibra untuk bersikap rendah hati, namun nasihat tersebut diabaikan pemain asal Swedia itu. Alasannya, Ibra merasa sikap tersebut bukanlah wajah aslinya. Alhasil Guardiola pun akhirnya cuek kepada pemain berusia 31 tahun itu.
“Dia ingin saya untuk menjadi orang biasa, tapi saya adalah Zalatan. Saya ingin menjadi orang yang berbeda dan original. Guardiola tidak bisa menerima itu,” ungkap Ibra seperti dilansir Goal, Sabtu (31/8/2013).
“Setiap kali saya masuk dalam kafe, maka dia keluar dari sana. Ketika kami bertemu di lorong maka dia hanya melihat lantai. Dia bukan manusia. Dia bisa menjadi pelatih terbaik di dunia, tapi saya tak peduli. Suatu hari saya meledak kepadanya di ruang ganti, setelah itu dia tidak lagi berbicara kepada saya,” pungkasnya.
Selama membela Barcelona Ibra memang kerap dikabarkan berseteru dengan Guardiola. Perseteruan tersebut menjadi salah satu alasan Barca menjualnya ke Milan pada 2011 lalu dengan biaya 24 juta euro.
(akr)