Suporter desak PSIS bentuk manajemen baru
Kamis, 19 September 2013 - 16:03 WIB
Suporter desak PSIS bentuk manajemen baru
A
A
A
Sindonews.com - Kelompok Suporter fanatik PSIS Semarang Panser Biru dan Snex tak sabar dengan kelambanan manajemen. Mereka mendesak pengurus harian untuk segera membentuk manajamen baru untuk mempersiapkan tim PSIS untuk menghadapi kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia musim depan.
Desakan untuk segera membentuk manajemen mengingat waktu kompetisi hanya menyisakan waktu kurang dari empat bulan, jika kompetisi dilaksanakan pada bulan Januari 2014. Para suporter berharap, jika memang saat ini sudah ada beberapa calon yang siap masuk dan siap menangani PSIS pengurus harian tidak perlu ragu untuk segera menindak lanjuti.
Sebagaimana diketahui, sejumlah nama sudah santer dikabarkan bakal mengisi pos Manajemen PSIS musim depan, salah satu yang terus terdengar adalah kembalinya duet Yoyok Sukawi dengan Setyo Agung Nugroho. Kedua sosok ini sudah tidak perlu diragukan lagi pengalamnnya dalam menanangi PSIS Semarang.
Ketika ditangani keduanya, pada musim 2006, PSIS mampu menjadi salah satu tim besar yang disegani di Indonesia. Prestasi PSIS terbaik adalah ketika menjadi runner-up Liga Indonesia.
Ketua Umum Panser Biru Mario Baskoro menyatakan, jika ingin promosi ke Indonesia Super League (ISL) persiapan Mahesa Jenar -julukan PSIS- kali ini harus lebih matang, dibandingkan persiapan musim lalu yang hanya satu bulan.
"Kami berharap pengurus segera merealisasikan pembentukan manajemen baru, sehingga persiapan tim bisa semakin matang," katanya.
Mario menilai, persiapan untuk membentuk tim yang matang dan benar-benar berkualitas, paling tidak sudah dilakukan empat bulan sebelum kompetisi dimulai sehingga tim benar-benar matang, dan mampu bersaing dengan tim lain.
Tim PSIS musim depan yang diidam-idamkan para suporter adalah tim yang memang disiapkan untuk mengikuti kompetisi sepak bola tertinggi di Indonesia."Kalau kemarin kan timnya masih kelas Divisi Utama, kami berharap untuk musim depan, tim yang disiapkan bukan lagi kelas Divisi Utama tetapi sudah kelas ISL, sehingga tidak akan kesulitan untuk Promosi," katanya.
Selain tim yang benar-benar tangguh, persoalan pelatih menurut Mario juga perlu mendapatkan perhatian tersendiri. Manajemen baru harus mencari pelatih yang benar-benar memiliki pengalaman dan jam terbang yang cukup.
Terpisah, Ketua Umum Snex Rendra Kusworo menambahkan, pengurus harus bertindak cepat. Waktu yang tersisa empat bulan tidak bisa membuat pengurus bersantai.
"Sekarang ini tim-tim lain sudah mulai menunjukkan persiapan mereka, kalau PSIS tidak segera melakukan persiapan mimpi untuk promosi akan kembali melayang," katanya.
Dia mengaku, siapapun nantinya yang akan memegang PSIS haruslah orang yang benar-benar siap baik secara organisasi maupun secara finansial."Tim ini butuh orang yang benar-benar mau berkorban, dan orang yang benar-benar mencintai PSIS," imbuhnya
Desakan untuk segera membentuk manajemen mengingat waktu kompetisi hanya menyisakan waktu kurang dari empat bulan, jika kompetisi dilaksanakan pada bulan Januari 2014. Para suporter berharap, jika memang saat ini sudah ada beberapa calon yang siap masuk dan siap menangani PSIS pengurus harian tidak perlu ragu untuk segera menindak lanjuti.
Sebagaimana diketahui, sejumlah nama sudah santer dikabarkan bakal mengisi pos Manajemen PSIS musim depan, salah satu yang terus terdengar adalah kembalinya duet Yoyok Sukawi dengan Setyo Agung Nugroho. Kedua sosok ini sudah tidak perlu diragukan lagi pengalamnnya dalam menanangi PSIS Semarang.
Ketika ditangani keduanya, pada musim 2006, PSIS mampu menjadi salah satu tim besar yang disegani di Indonesia. Prestasi PSIS terbaik adalah ketika menjadi runner-up Liga Indonesia.
Ketua Umum Panser Biru Mario Baskoro menyatakan, jika ingin promosi ke Indonesia Super League (ISL) persiapan Mahesa Jenar -julukan PSIS- kali ini harus lebih matang, dibandingkan persiapan musim lalu yang hanya satu bulan.
"Kami berharap pengurus segera merealisasikan pembentukan manajemen baru, sehingga persiapan tim bisa semakin matang," katanya.
Mario menilai, persiapan untuk membentuk tim yang matang dan benar-benar berkualitas, paling tidak sudah dilakukan empat bulan sebelum kompetisi dimulai sehingga tim benar-benar matang, dan mampu bersaing dengan tim lain.
Tim PSIS musim depan yang diidam-idamkan para suporter adalah tim yang memang disiapkan untuk mengikuti kompetisi sepak bola tertinggi di Indonesia."Kalau kemarin kan timnya masih kelas Divisi Utama, kami berharap untuk musim depan, tim yang disiapkan bukan lagi kelas Divisi Utama tetapi sudah kelas ISL, sehingga tidak akan kesulitan untuk Promosi," katanya.
Selain tim yang benar-benar tangguh, persoalan pelatih menurut Mario juga perlu mendapatkan perhatian tersendiri. Manajemen baru harus mencari pelatih yang benar-benar memiliki pengalaman dan jam terbang yang cukup.
Terpisah, Ketua Umum Snex Rendra Kusworo menambahkan, pengurus harus bertindak cepat. Waktu yang tersisa empat bulan tidak bisa membuat pengurus bersantai.
"Sekarang ini tim-tim lain sudah mulai menunjukkan persiapan mereka, kalau PSIS tidak segera melakukan persiapan mimpi untuk promosi akan kembali melayang," katanya.
Dia mengaku, siapapun nantinya yang akan memegang PSIS haruslah orang yang benar-benar siap baik secara organisasi maupun secara finansial."Tim ini butuh orang yang benar-benar mau berkorban, dan orang yang benar-benar mencintai PSIS," imbuhnya
(aww)