Ahsan/Hendra akui kurang antisipasi perubahan strategi lawan
Sabtu, 21 September 2013 - 17:15 WIB
Ahsan/Hendra akui kurang antisipasi perubahan strategi lawan
A
A
A
Sindonews.com - Hendra Setiawan yang berpasangan dengan Mohammad Ahsan mengakui, kurang mengantisipasi perubahan strategi permainan yang dilancarkan lawan. Sehingga mereka kerap tertinggal di perolehan angka di game kedua saat menghadapi duet China, Kang Jun/Liu Cheng di semifinal turnamen Jepang Terbuka 2013.
Diketahui, laga semifinal antara Ahsan/Hendra yang berhadapan Kang Jun/Liu Cheng, bisa dikatakan sangat sengit. Pada game pertama, unggulan pertama Indonesia ini berhasil menang dengan 21-12.
Tetapi pada game kedua, Ahsan/Hendra justru kehilangan fokus mereka. Alhasil lawan yang baru dihadapinya itu mampu merebut dengan skor 18-21. Pada game penentuan, Ahsan/Hendra yang menjadi satu-satunya harapan tim Merah Putih di turnamen ini tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menutup pertandingan dengan 21-18.
"Kami kehilangan game kedua karena Kang/Liu selalu lebih dulu menyerang. Kami kurang mengantisipasi hal ini. Hari ini kami juga sering terburu-buru, jadi banyak mati sendiri," tutur Hendra dilansir PBSI, Sabtu (21/9/2013).
Indonesia hanya mengirimkan satu wakil ke final lewat Hendra/Ahsan. Pasangan ganda putri Pia Zebadiah Bernadet/Rizki Amelia Pradipta gagal melaju ke final setelah dikalahkan unggulan pertama, Ma Jin/Tang Jinhua (China), 21-17, 14-21, 12-21.
Diketahui, laga semifinal antara Ahsan/Hendra yang berhadapan Kang Jun/Liu Cheng, bisa dikatakan sangat sengit. Pada game pertama, unggulan pertama Indonesia ini berhasil menang dengan 21-12.
Tetapi pada game kedua, Ahsan/Hendra justru kehilangan fokus mereka. Alhasil lawan yang baru dihadapinya itu mampu merebut dengan skor 18-21. Pada game penentuan, Ahsan/Hendra yang menjadi satu-satunya harapan tim Merah Putih di turnamen ini tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menutup pertandingan dengan 21-18.
"Kami kehilangan game kedua karena Kang/Liu selalu lebih dulu menyerang. Kami kurang mengantisipasi hal ini. Hari ini kami juga sering terburu-buru, jadi banyak mati sendiri," tutur Hendra dilansir PBSI, Sabtu (21/9/2013).
Indonesia hanya mengirimkan satu wakil ke final lewat Hendra/Ahsan. Pasangan ganda putri Pia Zebadiah Bernadet/Rizki Amelia Pradipta gagal melaju ke final setelah dikalahkan unggulan pertama, Ma Jin/Tang Jinhua (China), 21-17, 14-21, 12-21.
(wbs)