Utamakan pemain loyal dan bangga berkostum SFC
Jum'at, 04 Oktober 2013 - 21:42 WIB
Utamakan pemain loyal dan bangga berkostum SFC
A
A
A
Sindonews.com - Manajemen Sriwijaya FC (SFC) menetapkan kriteria khusus bagi semua pemain yang akan berseragam Laskar Wong Kito musim depan. Bukan hanya soal berapa mahar yang harus dibayar, tapi bagaimana rasa bangga pemain tersebut saat bermain untuk Laskar Wong Kito.
Karena untuk merealisasikan target merebut takhta juara musim depan, tidak hanya dibutuhkan pemain-pemain yang telah memiliki skill yang bagus. Namun kekuatan tim secara menyeluruh dan mental terhadap rasa memiliki klub, menjadi kewajiban bagi setiap pemain.
Menurut Manajer SFC Robert Heri, manajemen juga telah sedikit mengevaluasi semua penyebab kegagalan SFC pada musim ini. berada diposisi 5, bukan hal yang buruk. Tapi ada faktor-faktor non teknis yang menyebabkan perjuangan Laskar Wong Kito tidak maksimal.
''Makanya, Presiden SFC telah menyatakan bahwa semua pemain yang akan menjadi bagian tim, harus punya rasa loyal dan kebanggaan terhadap klub. Tidak cukup hanya sekadar pada kesepakatan harga saja,” katanya.
Pria yang juga menjabat Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Prov Sumsel ini menuturkan, atas dasar itulah mengapa pihaknya tidak memperpanjang kontrak pemain musim ini. Sebaliknya, manajemen lebih memilih untuk mencari pemain baru yang memang belum pernah ke SFC sebelumnya.
''Mungkin banyak yang bertanya, mengama kami tidak memperpanjang kontrak pemain yang ada. Jawabannya simple, semua hanya soal loyalitas dan kebanggaan menjadi bagian dari tim SFC,” tuturnya.
Dua hal tersebut, sambung Robert, menjadi sangat penting bagi sebuah klub dalam mengarungi kompetisi. Jika memiliki loyalitas dan kebanggaan, maka tim akan kompak, tampil bagus dan mampu mencapai target yang diinginkan. Ketika ditanya alasan manajemen tidak memperpanjang kontrak Kas Hartadi, Robert tak mau membeberkan semuanya.
''Manajemen belum menetapkan secara resmi, siapa pelatih yang akan mengarsiteki SFC musim depan. hanya, dari beberapa nama yang ada, mungkin Subangkit yang kemungkinan besar menjadi dikontrak,” tandasnya.
Terhadap kepastian semua nama-nama yang sudah masuk daftar bidik SFC, Robert justru berbalik meminta para jurnalis untuk memprediksi sendiri. Alasan Robert enggan menyebut nama pemain, lantaran SFC ingin menjaga keharmonisan antar klub tempat pemain yang diincar tersebut.
''Ini soal etika, jadi tidak etis kalau kita sebut nama pemain yang kita inginkan, sementara mereka masih terikat kontrak dan memperkuat klub tertentu,” tutupnya.
Karena untuk merealisasikan target merebut takhta juara musim depan, tidak hanya dibutuhkan pemain-pemain yang telah memiliki skill yang bagus. Namun kekuatan tim secara menyeluruh dan mental terhadap rasa memiliki klub, menjadi kewajiban bagi setiap pemain.
Menurut Manajer SFC Robert Heri, manajemen juga telah sedikit mengevaluasi semua penyebab kegagalan SFC pada musim ini. berada diposisi 5, bukan hal yang buruk. Tapi ada faktor-faktor non teknis yang menyebabkan perjuangan Laskar Wong Kito tidak maksimal.
''Makanya, Presiden SFC telah menyatakan bahwa semua pemain yang akan menjadi bagian tim, harus punya rasa loyal dan kebanggaan terhadap klub. Tidak cukup hanya sekadar pada kesepakatan harga saja,” katanya.
Pria yang juga menjabat Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Prov Sumsel ini menuturkan, atas dasar itulah mengapa pihaknya tidak memperpanjang kontrak pemain musim ini. Sebaliknya, manajemen lebih memilih untuk mencari pemain baru yang memang belum pernah ke SFC sebelumnya.
''Mungkin banyak yang bertanya, mengama kami tidak memperpanjang kontrak pemain yang ada. Jawabannya simple, semua hanya soal loyalitas dan kebanggaan menjadi bagian dari tim SFC,” tuturnya.
Dua hal tersebut, sambung Robert, menjadi sangat penting bagi sebuah klub dalam mengarungi kompetisi. Jika memiliki loyalitas dan kebanggaan, maka tim akan kompak, tampil bagus dan mampu mencapai target yang diinginkan. Ketika ditanya alasan manajemen tidak memperpanjang kontrak Kas Hartadi, Robert tak mau membeberkan semuanya.
''Manajemen belum menetapkan secara resmi, siapa pelatih yang akan mengarsiteki SFC musim depan. hanya, dari beberapa nama yang ada, mungkin Subangkit yang kemungkinan besar menjadi dikontrak,” tandasnya.
Terhadap kepastian semua nama-nama yang sudah masuk daftar bidik SFC, Robert justru berbalik meminta para jurnalis untuk memprediksi sendiri. Alasan Robert enggan menyebut nama pemain, lantaran SFC ingin menjaga keharmonisan antar klub tempat pemain yang diincar tersebut.
''Ini soal etika, jadi tidak etis kalau kita sebut nama pemain yang kita inginkan, sementara mereka masih terikat kontrak dan memperkuat klub tertentu,” tutupnya.
(aww)