Celaka, empat cabor baru bikin Jatim pusing

Senin, 07 Oktober 2013 - 22:24 WIB
Celaka, empat cabor...
Celaka, empat cabor baru bikin Jatim pusing
A A A
Sindonews.com - Target Jawa Timur untuk merebut kembali gelar juara umum di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/Jawa Barat, 2016 mendatang terasa semakin berat. Apalagi setelah KONI Pusat merestui penambahan empat cabang olahraga baru.

Empat cabor baru yang akan dipertandingkan pada multiven empat tahunan itu adalah berkuda, hoki, dansa, serta drumband. Celakanya, semua cabor itu selama ini bukan menjadi lumbung emas Jatim melainkan cabor "milik" dua rival terberat, DKI Jakarta dan tuan rumah Jawa Barat.

Ketua Harian KONI Jatim, Dhimam Abror mengatakan keputusan mempertandingkan empat cabor baru itu diambil dalam rapat anggota KONI Pusat, belum lama ini ''Empat cabor baru itu cukup bikin pusing kami, karena dari empat cabor tersebut, hanya satu cabor yang bisa dimaksimalkan oleh Jatim, yaitu hoki,” keluhnya.

Celakanya lagi, total ada 44 nomor pertandingan atau medali emas yang diperebutkan dari emapt cabor tersebut. Berkuda paling banyak yaitu mempertandingkan 20 nomor. Disusul drumband 10 nomor, dan hoki 4 nomor. "Untuk dansa masih bisa delapan atau 10 nomor pertandingan, " ujar Abror.

Dari 44 nomor pertandingan, lanjut Abror, Jatim hanya berpelung merebut dua nomor saja di cabor hoki. Yaitu nomor lapangan putera dan puteri. ” Hoki Jatim sekarang sudah mulai hidup, namun maksimal kita dapat dua nomor dari empat nomor yang dipertandingkan. " ucapnya.

Sementara berkuda yang melombakan 20 nomor, kekuatan Jatim justru lemah. Sebab, selama ini Pengprov Pordasi Jatim lebih fokus pada nomor pacuan bukan nomor keserasian. Ironisnya, nomor pacuan tidak dipertadingkan di PON. Cabor berkuda bisa jadi akan didominasi tuan rumah Jabar dan beberapa nomor milik DKI Jakarta.

Sama dengan berkuda, cabor dansa juga akan menguntungkan DKI dan Jabar. Dua daerah ini di PON 2012 lalu berada di atas Jatim. DKI sebagai juara umum dan Jabar di posisi runner-up. "Cabor dansa yang akan dimainkan akan memperkaya pendapatan emas DKI Jakarta, sedangkan drumband dan berkuda kita masih buta dalam kekuatan lawan,” ucapnya.
(aww)
Berita Terkait
Dua Finalis PON XIX...
Dua Finalis PON XIX Jawa Barat dan Maluku Utara Bertemu di Group B
5 Fakta Unik PON XX...
5 Fakta Unik PON XX Papua 2021, dari Keamanan hingga Noken
7 Arena PON XX Papua...
7 Arena PON XX Papua 2021 yang Diresmikan Presiden Jokowi
Memalukan! Muktamar...
Memalukan! Muktamar XIX Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Kendari Ricuh
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
2 Partai Tinju Internasional...
2 Partai Tinju Internasional Guncang Bali Big Fight XIX
Berita Terkini
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
18 menit yang lalu
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
36 menit yang lalu
An Se-young Juara Indonesia...
An Se-young Juara Indonesia Open 2026, Rekor Susy Susanti Terancam
2 jam yang lalu
Jonatan Christie Gagal...
Jonatan Christie Gagal Juara, Viktor Lai Taklukkan Istora di Final Indonesia Open 2026
2 jam yang lalu
Jelang Timnas Indonesia...
Jelang Timnas Indonesia Vs Mozambik, Beckham Putra Tulis Pesan Motivasi
4 jam yang lalu
Jonatan Christie Tak...
Jonatan Christie Tak Mau Terbebani Ekspektasi di Final Indonesia Open 2026
8 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved