Galliani kesal laga Milan-Udinese ditutup
Selasa, 08 Oktober 2013 - 17:21 WIB
Galliani kesal laga Milan-Udinese ditutup
A
A
A
Sindonews.com - Wakil presiden AC Milan, Adriano Galliani, angkat bicara terkait keputusan menggelar laga antara Milan versus Udinese ditutup tanpa penonton. Ia mengkritik keputusan tersebut dan peraturan itu seharusnya perlu ditinjau ulang.
Pada laga giornata ke-8 yang berlangsung di San Siro, harus tanpa suporter dalam stadion. Ini dikarenakan ulah supporter Milan yang menyanyikan yel-yel yang dianggap tak pantas saat mereka kalah 3-2 dari Juventus.
Berdasarkan peraturan baru, pihak berwenang dapat menutup sebagian stadion atau seluruh arena bukan hanya karena ejekan rasial, namun diskriminasi dari wilayah tersebut. Untuk menindaklanjuti keputusan ini, Galliani mengaku sudah mengadakan pembicaraan dengan Presiden Asosiasi Sepakbola Italia (FIGC), Giancarlo Abate.
“Saya paham bahwa rasisme merupakan masalah besar, ini juga masalah ke seluruh dunia. Namun diskriminasi wilayah merupakan sesuatu yang berbeda,” ujar Galliani pada Football Italia.
“Peraturan mengenai hal in perlu ditinjau ulang Saya sudah mengadakan pembicaraan dengan Presiden Asosiasi Sepakbola Italia, Giancarlo Abate, akan hal ini," pungkasnya.
Pada laga giornata ke-8 yang berlangsung di San Siro, harus tanpa suporter dalam stadion. Ini dikarenakan ulah supporter Milan yang menyanyikan yel-yel yang dianggap tak pantas saat mereka kalah 3-2 dari Juventus.
Berdasarkan peraturan baru, pihak berwenang dapat menutup sebagian stadion atau seluruh arena bukan hanya karena ejekan rasial, namun diskriminasi dari wilayah tersebut. Untuk menindaklanjuti keputusan ini, Galliani mengaku sudah mengadakan pembicaraan dengan Presiden Asosiasi Sepakbola Italia (FIGC), Giancarlo Abate.
“Saya paham bahwa rasisme merupakan masalah besar, ini juga masalah ke seluruh dunia. Namun diskriminasi wilayah merupakan sesuatu yang berbeda,” ujar Galliani pada Football Italia.
“Peraturan mengenai hal in perlu ditinjau ulang Saya sudah mengadakan pembicaraan dengan Presiden Asosiasi Sepakbola Italia, Giancarlo Abate, akan hal ini," pungkasnya.
(nug)