Kecintaan Maloney terhadap tinju sudah memudar

Jum'at, 11 Oktober 2013 - 18:28 WIB
Kecintaan Maloney terhadap...
Kecintaan Maloney terhadap tinju sudah memudar
A A A
Sindonews.com - Manajer dan promotor tinju, Frank Maloney, memutuskan mengakhiri aktivitasnya dari olahraga adu jotos ini. Dia telah mengamankan kesepakatan sementara untuk mempromosikan pertarungan David Price berikutnya, ketika petinju kelas berat asal Liverpool itu tengah membangun kembali karirnya, setelah mengalami dua kekalahan beruntun dari Tony Thompson di tahun ini.

Maloney menyatakan bahwa secara bertahap dia jatuh cinta dengan tinju setelah terlihat menonjol pada tahun 1990-an. "Pada setahun terakhir, saya secara bertahap jatuh cinta dengan tinju dan gairah saya sekarang telah hilang," kata Maloney dalam sebuah pernyataan.

"Saya melakukan banyak pencarian jiwa selama musim panas, dan hati saya tidak lagi dalam olahraga yang sangat saya cintai."

"Jika saya terus sebagai promotor (Price) itu akan menjadi tidak adil karena saya tidak bisa memberikan komitmen dan cinta untuk olahraga yang dibutuhkan untuk mendapatkan karirnya kembali ke jalurnya."

Maloney menjadi terkenal pada 1990 ketika dia berhasil membawa Lennox Lewis menjadi juara dunia kelas berat pertama dari Inggris.
(nug)
Berita Terkini
Empat Tahun Persiapan...
Empat Tahun Persiapan Tim, Spanyol Akhirnya Tembus Final Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
William Saliba Cedera...
William Saliba Cedera Serius Saat Prancis Disingkirkan Spanyol
1 jam yang lalu
Mengapa Penalti Spanyol...
Mengapa Penalti Spanyol Tetap Sah Meski Lamine Yamal Diduga Handball?
1 jam yang lalu
Dituduh Untungkan Spanyol,...
Dituduh Untungkan Spanyol, Kenapa Wasit Ivan Barton Batalkan Tendangan Bebas Prancis?
2 jam yang lalu
Spanyol Berharap Jumpa...
Spanyol Berharap Jumpa Argentina di Final, Lamine Yamal: Saya Ingin Lawan Messi
2 jam yang lalu
10 Fakta Menarik Spanyol...
10 Fakta Menarik Spanyol Tembus Final Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved