Persijap tetap ngotot di laga terakhir
Senin, 21 Oktober 2013 - 13:46 WIB
Persijap tetap ngotot di laga terakhir
A
A
A
Sindonews.com - Usai mengalahkan, Bontang FC pada laga lanjutan babak play off Indonesia Premier League (IPL) 3-0, Minggu, (20/10), secara matematis Persijap Jepara sudah bisa dipastikan masuk ke tiga besar babak play off. Dengan itu mereka bisa masuk tahap verifikasi untuk lolos Indonesia Super League (ISL) musim depan.
Persijap saat ini mengumpulkan tujuh poin dari hasil dua kali menang dan satu kali seri. Dengan poin tujuh Persijap kokoh di puncak klasmen sementara grup K. Dibawah Persijap ada Pro Duta yang mengantongi empat poin, disusul PSM Makassar dengan tiga poin, sama dengan Bontang FC berada diperingakat empat. Dan di dasar klasemen ada PSLS Lhokseumawe yang belum mengumpulkan poin sama sekali.
Meski sudah memastikan diri masuk tiga besar tim yang akan diverifikasi, pelatih Persijap Raja Isa enggan jemawa. Dengan masih menyisakan, satu kali pertandingan Persijap belumlah resmi masih tiga besar.
Oleh karena itu, pada laga terakhir melawan PSM Makasar Kamis (25/10) mendatang, pasukan Laskar Kalinyamat akan tetap fight untuk memperpanjang rekor tak pernah kalah di kandang sendiri. “Kita ingin mengakhiri Play off dengan sempurna,” kata Raja Isa.
Untuk memberikan perlawanan sengit terhadap Juku Eja-julukan PSM Makasar, Pelatih Persijap Jepara Raja Isa tidak ingin mensia-siakan waktu istirahat tiga hari untuk benar-benar mengembalikan stamina pemainnya.
Evaldo dkk, sebelumnya dalam waktu lima hari menjalani tiga kali pertandingan yang cukup padat dan berat. Laga pertama, melawan Pro Duta yang berakhir imbang 1-1 pada Rabu (16/10). Kemudian disusul, melawan PSLS Lhokseumawe, pada Jum’at (18/10). Pada pertandingan tersebut, Persijap menang telak lima gol tanpa balas. Sehari kemudian menyusul, melawan Bontang Fc, Minggu (20/10) yang berakhir dengan kemenangan Persijap 3-0.
Dengan jadwal yang padat, stamina penggawa Persijap terkuras, sehingga butuh waktu istirahat yang lebih lama untuk mengembalikannya, supaya pada pertandingan terakhir mampu tampil maksimal.
Raja Isa mengatakan, waktu yang cukup panjang untuk istirahat akan dimanfaatkan untuk mengembalikan stamina pemain. Pemain akan diajak refresing dan berenang untuk menghilangkan ketegangan, selama pertandingan.
“Yang pasti latihan tetap, tetapi akan bersifat fun game, supaya pemain tidak tegang, karena selesai melakukan pertandingan yang padat dan keras,” katanya.
Selain mengoptimalkan istirahat pemain, Raja Isa juga akan mengevaluasi hasil dari tiga pertandingan sebelumnya, sebagai bekal menghadapi PSM Makasar.
GM Persijap Muhammad Said Bassalamah mengaku, ingin mendapatkan hasil maksimal pada partai terakhir dan mempersembahkan kemenangan pada suporter pada partai terakhir.”Saya sudah menyampaikan ke pelatih dan, partai terakhir tetap fight, dan target tetap poin penuh,” katanya.
Persijap saat ini mengumpulkan tujuh poin dari hasil dua kali menang dan satu kali seri. Dengan poin tujuh Persijap kokoh di puncak klasmen sementara grup K. Dibawah Persijap ada Pro Duta yang mengantongi empat poin, disusul PSM Makassar dengan tiga poin, sama dengan Bontang FC berada diperingakat empat. Dan di dasar klasemen ada PSLS Lhokseumawe yang belum mengumpulkan poin sama sekali.
Meski sudah memastikan diri masuk tiga besar tim yang akan diverifikasi, pelatih Persijap Raja Isa enggan jemawa. Dengan masih menyisakan, satu kali pertandingan Persijap belumlah resmi masih tiga besar.
Oleh karena itu, pada laga terakhir melawan PSM Makasar Kamis (25/10) mendatang, pasukan Laskar Kalinyamat akan tetap fight untuk memperpanjang rekor tak pernah kalah di kandang sendiri. “Kita ingin mengakhiri Play off dengan sempurna,” kata Raja Isa.
Untuk memberikan perlawanan sengit terhadap Juku Eja-julukan PSM Makasar, Pelatih Persijap Jepara Raja Isa tidak ingin mensia-siakan waktu istirahat tiga hari untuk benar-benar mengembalikan stamina pemainnya.
Evaldo dkk, sebelumnya dalam waktu lima hari menjalani tiga kali pertandingan yang cukup padat dan berat. Laga pertama, melawan Pro Duta yang berakhir imbang 1-1 pada Rabu (16/10). Kemudian disusul, melawan PSLS Lhokseumawe, pada Jum’at (18/10). Pada pertandingan tersebut, Persijap menang telak lima gol tanpa balas. Sehari kemudian menyusul, melawan Bontang Fc, Minggu (20/10) yang berakhir dengan kemenangan Persijap 3-0.
Dengan jadwal yang padat, stamina penggawa Persijap terkuras, sehingga butuh waktu istirahat yang lebih lama untuk mengembalikannya, supaya pada pertandingan terakhir mampu tampil maksimal.
Raja Isa mengatakan, waktu yang cukup panjang untuk istirahat akan dimanfaatkan untuk mengembalikan stamina pemain. Pemain akan diajak refresing dan berenang untuk menghilangkan ketegangan, selama pertandingan.
“Yang pasti latihan tetap, tetapi akan bersifat fun game, supaya pemain tidak tegang, karena selesai melakukan pertandingan yang padat dan keras,” katanya.
Selain mengoptimalkan istirahat pemain, Raja Isa juga akan mengevaluasi hasil dari tiga pertandingan sebelumnya, sebagai bekal menghadapi PSM Makasar.
GM Persijap Muhammad Said Bassalamah mengaku, ingin mendapatkan hasil maksimal pada partai terakhir dan mempersembahkan kemenangan pada suporter pada partai terakhir.”Saya sudah menyampaikan ke pelatih dan, partai terakhir tetap fight, dan target tetap poin penuh,” katanya.
(irc)