Kalah di laga terakhir, Persiba puas tiga besar
Jum'at, 25 Oktober 2013 - 19:05 WIB
Kalah di laga terakhir, Persiba puas tiga besar
A
A
A
Sindonews.com - Persiba Bantul tampil mengecewakan di hadapan publiknya pada laga terakhir play off Indonesia Premiere League (IPL) pada Jumat (25/10). Meski sempat unggul terlebih dahulu, Persiba Bantul dibenamkan dengan skore akhir 1-2 oleh lawannya Perseman Manokwari.
Namun demikian, tim berjuluk Laskar Sultan Agung tersebut tetap lolos tiga besar grup L. Dari seluruh tim di playoff IPL yang lolos, PSSI akan kembali melakukan verifikasi untuk selanjutnya digabungkan ikut kompetisi Indonesia Super League (ISL) pada musim depan.
Dalam laga melawan Manokwari kemarin, Persiba Bantul menurunkan para pemain andalannya. Namun demikian, Nopendi, dkk belum mampu menekan kecepatan anak-anak Peseman.
Dari awal babak pertama, tempo permainan kedua tim berjalan lambat. Menit ke 20, Persiba unggul terlebih dahulu melalui sundulan Slamet Nurcahyo, memanfaatkan umpan dari Johan Manaji. Skore sementara 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Menit ke-38, Kapten Persiba, Ezequiel Gonzales ditarik keluar karena cedera, digantikan Imam. Pergantian tersebut membuat Persiba Bantul tampil dengan pola permainan bertahan.
Mulai pertandingan babak kedua, para pemain yang sudah kelelahan, membuat Persiba semakin tertekan. Pada menit ke 66, striker Perseman Manokwari, Lucas Latupeirisa dilanggar oleh bek Persiba, Eduardo Bizaro di dalam kotak penalti.
Akibatnya, Wasit Maulana Nugraha yang memimpin jalannya pertandingan, menunjuk titik putih. Tak mau menyia-nyiakan kesempatan, Lucas yang menjadi algojo penalti mampu mengecoh kiper Persiba, Wahyu Tri Nughoro. Gol tersebut untuk sementara menyamakan kedudukan dengan skore 1-1.
Kemasukan satu gol, Persiba mencoba bermain keluar dengan mengandalkan strikernya, Roberto Kwateh. Tetapi, justru Perseman Manokwari membalikkan keadaan, pada menit ke 86, melalui sepakan keras strikernya Kornelis Kaimu di dalam kotak penalti, bola kembali masuk ke jala gawang Wahyu Tri Nugroho. Skore 1-2 untuk keunggulan Perseman pun berakhir hingga peluit panjang.
Hasil ini membuat Persiba turun di peringkat dua, dengan nilai poin 7. Namun, selisih gol masih kalah dibandingkan Persepar Palangkaraya. Persiba Bantul memasukkan 10 gol dan kemasukan 6 gol. Sementara, Persepar memasukkan 9 gol dan kemasukan 4 gol. Namun, Persepar masih menyisakan satu laga lagi, melawan PSIR Rembang. Sementara, Perseman Manokwari berada di posisi 3 dengan nilai poin 7.
Meski kalah, Asisten Pelatih Persiba Bantul, Sajuri Syahid tetap mensyukurinya, sebab masih lolos ke tiga besar grup L. Menurutnya, hasil itu merupakan yang terbaik, bagi timnya. "Kalah menang malah tambah pusing. (Pemain) Ketika latihan, seenaknya, itu menyakitkan. Yang penting verifikasi masuk," katanya.
Tidak maksimalnya permainan, menurutnya karena daya tahan para pemain dan energinya kurang. Anak-anak asuhannya, sudah berusia dibandingkan pemain dari Manokwari. "Pemain lawan tampil bagus, dengan kecepatan-kecepatannya," tuturnya.
Sementara, pelatih dari Perseman Manokwari, Arcan Iurie mengatakan, sebelum laga dimulai, dirinya tidak meminta menang terhadap para pemain. Namun, agar bermain maksimal untuk dirinya sendiri. "Siapa yang percaya kita menang," katanya.
Manajer Perseman Ishak Rey menambahkan, tidak diturunkannya striker andalan, Marcio Souza dalam line-up pemain, karena yang bersangkutan belum siap kondisi secara psikologis. "Souza masih punya komitmen bermain dengan kami. Ia tidak fit secara psikologis, sebab ada masalah internal kami. Tapi sudah terselesaikan," ucapnya.
Klasemen Sementara Grup L:
No Tim Main Selisih Gol Poin
1.Persepar Palangkaraya 3 9-4 7
2. Persiba Bantul 4 10-6 7
3. Perseman Manowari 4 9-7 7
4. PSIR Rembang 3 8-9 4
5. Persiraja Banda Aceh 4 7-16 0
Namun demikian, tim berjuluk Laskar Sultan Agung tersebut tetap lolos tiga besar grup L. Dari seluruh tim di playoff IPL yang lolos, PSSI akan kembali melakukan verifikasi untuk selanjutnya digabungkan ikut kompetisi Indonesia Super League (ISL) pada musim depan.
Dalam laga melawan Manokwari kemarin, Persiba Bantul menurunkan para pemain andalannya. Namun demikian, Nopendi, dkk belum mampu menekan kecepatan anak-anak Peseman.
Dari awal babak pertama, tempo permainan kedua tim berjalan lambat. Menit ke 20, Persiba unggul terlebih dahulu melalui sundulan Slamet Nurcahyo, memanfaatkan umpan dari Johan Manaji. Skore sementara 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Menit ke-38, Kapten Persiba, Ezequiel Gonzales ditarik keluar karena cedera, digantikan Imam. Pergantian tersebut membuat Persiba Bantul tampil dengan pola permainan bertahan.
Mulai pertandingan babak kedua, para pemain yang sudah kelelahan, membuat Persiba semakin tertekan. Pada menit ke 66, striker Perseman Manokwari, Lucas Latupeirisa dilanggar oleh bek Persiba, Eduardo Bizaro di dalam kotak penalti.
Akibatnya, Wasit Maulana Nugraha yang memimpin jalannya pertandingan, menunjuk titik putih. Tak mau menyia-nyiakan kesempatan, Lucas yang menjadi algojo penalti mampu mengecoh kiper Persiba, Wahyu Tri Nughoro. Gol tersebut untuk sementara menyamakan kedudukan dengan skore 1-1.
Kemasukan satu gol, Persiba mencoba bermain keluar dengan mengandalkan strikernya, Roberto Kwateh. Tetapi, justru Perseman Manokwari membalikkan keadaan, pada menit ke 86, melalui sepakan keras strikernya Kornelis Kaimu di dalam kotak penalti, bola kembali masuk ke jala gawang Wahyu Tri Nugroho. Skore 1-2 untuk keunggulan Perseman pun berakhir hingga peluit panjang.
Hasil ini membuat Persiba turun di peringkat dua, dengan nilai poin 7. Namun, selisih gol masih kalah dibandingkan Persepar Palangkaraya. Persiba Bantul memasukkan 10 gol dan kemasukan 6 gol. Sementara, Persepar memasukkan 9 gol dan kemasukan 4 gol. Namun, Persepar masih menyisakan satu laga lagi, melawan PSIR Rembang. Sementara, Perseman Manokwari berada di posisi 3 dengan nilai poin 7.
Meski kalah, Asisten Pelatih Persiba Bantul, Sajuri Syahid tetap mensyukurinya, sebab masih lolos ke tiga besar grup L. Menurutnya, hasil itu merupakan yang terbaik, bagi timnya. "Kalah menang malah tambah pusing. (Pemain) Ketika latihan, seenaknya, itu menyakitkan. Yang penting verifikasi masuk," katanya.
Tidak maksimalnya permainan, menurutnya karena daya tahan para pemain dan energinya kurang. Anak-anak asuhannya, sudah berusia dibandingkan pemain dari Manokwari. "Pemain lawan tampil bagus, dengan kecepatan-kecepatannya," tuturnya.
Sementara, pelatih dari Perseman Manokwari, Arcan Iurie mengatakan, sebelum laga dimulai, dirinya tidak meminta menang terhadap para pemain. Namun, agar bermain maksimal untuk dirinya sendiri. "Siapa yang percaya kita menang," katanya.
Manajer Perseman Ishak Rey menambahkan, tidak diturunkannya striker andalan, Marcio Souza dalam line-up pemain, karena yang bersangkutan belum siap kondisi secara psikologis. "Souza masih punya komitmen bermain dengan kami. Ia tidak fit secara psikologis, sebab ada masalah internal kami. Tapi sudah terselesaikan," ucapnya.
Klasemen Sementara Grup L:
No Tim Main Selisih Gol Poin
1.Persepar Palangkaraya 3 9-4 7
2. Persiba Bantul 4 10-6 7
3. Perseman Manowari 4 9-7 7
4. PSIR Rembang 3 8-9 4
5. Persiraja Banda Aceh 4 7-16 0
(aww)