Fans lakukan aksi rasis, Juventus terancam sanksi
Selasa, 29 Oktober 2013 - 03:28 WIB
Fans lakukan aksi rasis, Juventus terancam sanksi
A
A
A
Sindonews.com - Juventini-julukan fans Juventus-didakwa melakukan tindakan rasisme saat mereka melawan Genoa akhir pekan lalu. Alhasil, La Fidanzata d'Italia dinyatakan bersalah dan terancam sanksi berupa penutupan sebagian tribun stadion.
Pada giornata kesembilan yang digelar di Juventus Stadium, Minggu (27/10) malam WIB lalu, Juve lawan Genoa dan menang dua gol tanpa balas.
Tapi fans Juve melakukan tindakan yang merugikan klub dengan menyanyikan lagu berbau rasisme untuk orang-orang Napoli. Lebih dari sekali ultras Juve yang berada di tribun selatan melakukannya.
Tak ayal, otoritas Lega Seri A pun menyalahkan Juventus dan kemudian mengancam untuk menutup tribun bagian selatan stadion selama dua pertandingan.
Namun, hukuman itu akan ditangguhkan selama setahun dan akan berlaku jika dalam kurun waktu itu fans Juve berulah kembali. Bahkan otoritas Seri A akan menindak lebih tegas klub asal Turin itu.
"Fans Juventus yang berada di baris pertama dan kedua tribun selatan pada pukul 14.140 waktu setempat menyanyikan lagu berikut-Mandikanlah mereka dengan api, Vesuvius memandikan mereka dengan api," demikian pernyataan resmi Lega Seri A seperti dikutip Sky Sports.
"Antara menit kesembilan dan ke-10 serta menit ke-64 dan antara 65 menit fans yang sama menyanyikan. "Bau sekali, bahkan Anjing saja lari saat Neapolitans datang. oh, korban kolera dan gempa bumi, kalian tidak pernah mandi." sambungnya.
Gunung Vesuvius merupakan gunung api aktif yang berada terletak enam mil sebelah timur Napoli. Vesuvius pernah meletus beberapa ratus tahun silam dan membumi hanguskan kota itu.
Kedua yaitu wabah penyakit kolera pernah membunuh ribuan orang Naples sekitar peralihan abad ke-19.
Sebelum Juve yang terkena ultimatum yang sama dari Serie A, klub-klub lain seperti Inter Milan, AC Milan, AS Roma, dan Torino yang notabene berada di Utara juga kena batunya yakni disanksi FIGC usai melecehkan Napoli yang berada di selatan Italia.
Pada giornata kesembilan yang digelar di Juventus Stadium, Minggu (27/10) malam WIB lalu, Juve lawan Genoa dan menang dua gol tanpa balas.
Tapi fans Juve melakukan tindakan yang merugikan klub dengan menyanyikan lagu berbau rasisme untuk orang-orang Napoli. Lebih dari sekali ultras Juve yang berada di tribun selatan melakukannya.
Tak ayal, otoritas Lega Seri A pun menyalahkan Juventus dan kemudian mengancam untuk menutup tribun bagian selatan stadion selama dua pertandingan.
Namun, hukuman itu akan ditangguhkan selama setahun dan akan berlaku jika dalam kurun waktu itu fans Juve berulah kembali. Bahkan otoritas Seri A akan menindak lebih tegas klub asal Turin itu.
"Fans Juventus yang berada di baris pertama dan kedua tribun selatan pada pukul 14.140 waktu setempat menyanyikan lagu berikut-Mandikanlah mereka dengan api, Vesuvius memandikan mereka dengan api," demikian pernyataan resmi Lega Seri A seperti dikutip Sky Sports.
"Antara menit kesembilan dan ke-10 serta menit ke-64 dan antara 65 menit fans yang sama menyanyikan. "Bau sekali, bahkan Anjing saja lari saat Neapolitans datang. oh, korban kolera dan gempa bumi, kalian tidak pernah mandi." sambungnya.
Gunung Vesuvius merupakan gunung api aktif yang berada terletak enam mil sebelah timur Napoli. Vesuvius pernah meletus beberapa ratus tahun silam dan membumi hanguskan kota itu.
Kedua yaitu wabah penyakit kolera pernah membunuh ribuan orang Naples sekitar peralihan abad ke-19.
Sebelum Juve yang terkena ultimatum yang sama dari Serie A, klub-klub lain seperti Inter Milan, AC Milan, AS Roma, dan Torino yang notabene berada di Utara juga kena batunya yakni disanksi FIGC usai melecehkan Napoli yang berada di selatan Italia.
(dka)