MNC rancang turnamen golf internasional di Lido
MNC rancang turnamen golf internasional di Lido
A
A
A
Sindonews.com - MNC Land sukses menggelar Enjoy Lido Lakes Golf Tournament 2013 di lapangan Lido Golf Club, Bogor, Sabtu (2/11/20130). Dengan keberhasilan itu, mereka berencana menggelar turnamen yang bertaraf Internasional.
Menurut Direktur Global Mediacom Budi Rustanto, turnamen kali ini hanya sebagai sarana olahraga dan menggairahkan pecinta golf untuk bermain di lapangan. Pasalnya, ajang ini sekaligus mengenalkan lapangan golf Lido yang kini dimiliki MNC beberapa bulan lalu, menjadi salah satu lapangan golf terbaik di Jawa Barat.
Meski demikian, Budi akan merenovasi lapangan yang dinilai sudah terlalu tua. Sebab, ada beberapa titik tergolong sulit dan membuat pukulan tidak mudah dilakukan dengan baik. Jadi, merenovasi lapangan menjadi target utamanya untuk bisa menggelar turnamen bertaraf Internasional yang dimulai pada kuartal kedua tahun depan.
"Kita juga akan mencoba turnamen ini bisa dilangsungkan secara rutin," kata Budi usai pertandingan. "Kita juga akan merenovasi lapangan golf dengan arsitek terkenal seperti lapangan milik Ernie Els. Jadi, kita berharap lapangan bisa menjadi lebih baik dan berkualitas Internasional. Kemungkinan selesai renovasi selesai pada 2015," ucapnya.
Meski baru mengadakan turnamen untuk pertama kalinya, MNC merasa senang dengan apresiasi pegolf di Indonesia. Bahkan, ajang itu mampu menarik perhatian 120 golfer dari beberapa kalanngan mulai member/non member, eksekutif, dan pegawai pemerintah maupun swasta.
Namun, banyak pegolf yang mengakui kesulitan dengan tingkat permukaan lapangan. Hal itu yang membuat Budi ingin mengbah struktur tanah yang tergolong cukup berat di beberapa titik. Tapi, dia mengakui pemandangan di Lido terbilang sangat Indah.
"Turnamen ini bersifat challenging. Tapi, banyak yang bilang susah. Makanya, kita akan mendisain agar lebih mudah. Jadi, orang-orang yang ingin bermain di sini merasa nyaman," ucap Budi. "Kesulitannya ada di bagian fairway yang miring dan speed green terlalu licin. Jadi, kita akan bikin semudah mungkin," paparnya.
Sementara itu, Bupati Sukabumi Sukmawijaya merasa senang bisa mendapatkan kesempatan bermain di turnamen itu. Tapi, dia tidak terlalu berambisi untuk meraih kemenangan. Sebab, ajang ini dinilainya hanya untuk berekreasi dan hiburan semata.
Tapi, dia mengaku bermain tidak maksimal pada laga itu. Meski sudah bermain olahraga itu sejak enam tahun lalu. Namun, Sukmawijaya tetap senang dengan adanya turnamen itu. Jadi, bermain lebih tertantang dan sedikit tegang. Selain itu, dia juga mendukung dengan niat Budi yang berencana merenovasi lapangan tersebut..
"Saya bermain tidak cukup bagus. Tapi, dapat satu birdie. Sisanya banyak yang par," ucap Sukmawijaya. "Turnamen ini bagus dan menjadi salah satu turnamen yang cukup menghibur. Apalagi, jika lapangan sudah direnovasi, pasti akan sangat menarik," sambungnya.
Menurut Direktur Global Mediacom Budi Rustanto, turnamen kali ini hanya sebagai sarana olahraga dan menggairahkan pecinta golf untuk bermain di lapangan. Pasalnya, ajang ini sekaligus mengenalkan lapangan golf Lido yang kini dimiliki MNC beberapa bulan lalu, menjadi salah satu lapangan golf terbaik di Jawa Barat.
Meski demikian, Budi akan merenovasi lapangan yang dinilai sudah terlalu tua. Sebab, ada beberapa titik tergolong sulit dan membuat pukulan tidak mudah dilakukan dengan baik. Jadi, merenovasi lapangan menjadi target utamanya untuk bisa menggelar turnamen bertaraf Internasional yang dimulai pada kuartal kedua tahun depan.
"Kita juga akan mencoba turnamen ini bisa dilangsungkan secara rutin," kata Budi usai pertandingan. "Kita juga akan merenovasi lapangan golf dengan arsitek terkenal seperti lapangan milik Ernie Els. Jadi, kita berharap lapangan bisa menjadi lebih baik dan berkualitas Internasional. Kemungkinan selesai renovasi selesai pada 2015," ucapnya.
Meski baru mengadakan turnamen untuk pertama kalinya, MNC merasa senang dengan apresiasi pegolf di Indonesia. Bahkan, ajang itu mampu menarik perhatian 120 golfer dari beberapa kalanngan mulai member/non member, eksekutif, dan pegawai pemerintah maupun swasta.
Namun, banyak pegolf yang mengakui kesulitan dengan tingkat permukaan lapangan. Hal itu yang membuat Budi ingin mengbah struktur tanah yang tergolong cukup berat di beberapa titik. Tapi, dia mengakui pemandangan di Lido terbilang sangat Indah.
"Turnamen ini bersifat challenging. Tapi, banyak yang bilang susah. Makanya, kita akan mendisain agar lebih mudah. Jadi, orang-orang yang ingin bermain di sini merasa nyaman," ucap Budi. "Kesulitannya ada di bagian fairway yang miring dan speed green terlalu licin. Jadi, kita akan bikin semudah mungkin," paparnya.
Sementara itu, Bupati Sukabumi Sukmawijaya merasa senang bisa mendapatkan kesempatan bermain di turnamen itu. Tapi, dia tidak terlalu berambisi untuk meraih kemenangan. Sebab, ajang ini dinilainya hanya untuk berekreasi dan hiburan semata.
Tapi, dia mengaku bermain tidak maksimal pada laga itu. Meski sudah bermain olahraga itu sejak enam tahun lalu. Namun, Sukmawijaya tetap senang dengan adanya turnamen itu. Jadi, bermain lebih tertantang dan sedikit tegang. Selain itu, dia juga mendukung dengan niat Budi yang berencana merenovasi lapangan tersebut..
"Saya bermain tidak cukup bagus. Tapi, dapat satu birdie. Sisanya banyak yang par," ucap Sukmawijaya. "Turnamen ini bagus dan menjadi salah satu turnamen yang cukup menghibur. Apalagi, jika lapangan sudah direnovasi, pasti akan sangat menarik," sambungnya.
(irc)